Cara Ampuh Mengatasi Stres Pikiran Akibat Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Diabetes memengaruhi jutaan orang dan tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian paling banyak di seluruh dunia. Penyakit ini dihubungkan dengan segudang komplikasi dan kondisi mematikan. Sayangnya, masalah psikologis alias kesehatan mental pasiennya sering kali terabaikan. “Diabetes distress” atau stres diabetes adalah salah satu kondisi yang paling sering dialami oleh para penderita diabetes. Jika Anda salah satu yang mengalaminya, simak berbagai cara menghilangkan stres pikiran akibat diabetes di bawah ini.

Sebagian besar pasien diabetes mengalami masalah psikologis

Sebuah laporan terbaru dalam Journal of American Medical Association mengatakan bahwa 2/3 pasien dengan diabetes mengalami berbagai masalah psikologis yang tidak terdiagnosis dan terobati. Menurut laporan tersebut, penyakit depresi, kecemasan, stres pikiran, dan gangguan makan sering dialami oleh penderita diabetes.

Gangguan psikologis yang tidak terobati berdampak langsung pada kesehatan pasien yang terus memburuk. Jika dibiarkan terus, kondisi tersebut dapat mengakibatkan komplikasi termasuk kebutaan, amputasi, stroke, penurunan kognitif, penurunan kualitas hidup, dan bahkan kematian dini.

Lalu, apa hubungan antara diabetes dan stres?

Hubungan antara stres dan diabetes telah menjadi topik dari banyak penelitian dalam beberapa dekade terakhir. Meski para ahli masih tidak tahu mekanisme yang tepat dalam menghubungkan dua kondisi tersebut, mereka percaya bahwa kesehatan mental dan diabetes memiliki hubungan dua arah.

Artinya, jika seseorang mengalami masalah psikologis, misalnya stres pikiran, maka risiko terkena penyakit diabetes pun meningkat. Begitu juga sebaliknya, diabetes dapat menyebabkan panderitanya mengalami berbagai masalah psikologis. 

Secara umum, stres adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan gula darah naik. Kondisi ini tak hanya terjadi pada orang dengan diabetes saja. Orang yang tidak memiliki diabetes namun sedang mengalami stres maka kadar gula darah di dalam tubuhnya bisa meningkat. Peningkatan kadar gula darah ini sebenarnya adalah respon alami dari tubuh karena perubahan hormon (adrenalin dan kortisol) yang memengaruhi kadar gula darah.

Kedua hormon tersebut berfungsi meningkatkan gula darah untuk meningkatkan energi dalam tubuh. Karena tanpa Anda sadari, kondisi stres bisa menguras energi dan tenaga yang ada di dalam tubuh yang seharusnya dipakai untuk beraktivitas. Oleh karena itu tidak jarang orang yang mengalami stres juga sering kali merasa cepat lelah.

Normalnya, tubuh Anda memiliki kompensasi atau pengaturan tubuh untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun pada penderita diabetes, resistensi insulin justru menyebabkan gula darah tidak dapat dijaga dengan baik. Nah, saat penderita diabetes tidak bisa mengontrol gula darahnya, maka berbagai komplikasi dapat terjadi, seperti gagal jantunggagal ginjal, dan stroke.

Sayangnya, kebanyakan pasien yang mengalami stres pikiran serta berbagai masalah psikologis lainnya terkait diabetes tidak terdiagnosis. Akibatnya, para diabetesi yang mengalami masalah psikologis tidak mendapatkan penanganan yang baik.

Cara menghilangkan stres pikiran dan masalah psikologis lainnya karena diabetes

Kabar baiknya, stres pikiran serta berbagai masalah psikologis lainnya yang sering dialami oleh para diabetesi sebenarnya dapat diobati apabila cepat terdiagnosis. 

Rutin minum obat diabetes juga bisa jadi cara efektif untuk menghilangkan stres pikiran akibat diabetes. Peningkatkan sinyal insulin dari obat diabetes yang Anda konsumsi dapat menyebabkan fungsi kognitif yang lebih baik pada kondisi kejiwaan pasien.

Dokter mungkin juga akan meresepkan obat antidepresan sebagai salah satu cara menghilangkan stres pikiran dan masalah psikologis lainnya karena diabetes. Jika digunakan sesuai dengan aturan dokter, obat antidepresan tidak memengaruhi kadar glukosa darah para diabetesi.

Yang tak kalah penting, melakukan berbagai kegiatan positif yang menyenangkan serta meminta dukungan dari orang-orang terdekat juga sangat membantu Anda untuk menghadapi kondisi ini.

Sebagaimana pada hampir semua penyakit kronis, perawat kesehatan yang baik dan tepat dapat memengaruhi kesehatan pasien secara keseluruhan. Dengan memantau kesehatan mental pasien diabetes, maka kesehatan fisik pasien juga akan membaik.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca