Cara Ampuh Mengatasi Stres Pikiran Akibat Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Diabetes memengaruhi jutaan orang dan tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian paling banyak di seluruh dunia. Penyakit ini dihubungkan dengan segudang komplikasi dan kondisi mematikan. Sayangnya, masalah psikologis alias kesehatan mental pasiennya sering kali terabaikan. “Diabetes distress” atau stres diabetes adalah salah satu kondisi yang paling sering dialami oleh para penderita diabetes. Jika Anda salah satu yang mengalaminya, simak berbagai cara menghilangkan stres pikiran akibat diabetes di bawah ini.

Sebagian besar pasien diabetes mengalami masalah psikologis

Sebuah laporan terbaru dalam Journal of American Medical Association mengatakan bahwa 2/3 pasien dengan diabetes mengalami berbagai masalah psikologis yang tidak terdiagnosis dan terobati. Menurut laporan tersebut, penyakit depresi, kecemasan, stres pikiran, dan gangguan makan sering dialami oleh penderita diabetes.

Gangguan psikologis yang tidak terobati berdampak langsung pada kesehatan pasien yang terus memburuk. Jika dibiarkan terus, kondisi tersebut dapat mengakibatkan komplikasi termasuk kebutaan, amputasi, stroke, penurunan kognitif, penurunan kualitas hidup, dan bahkan kematian dini.

Lalu, apa hubungan antara diabetes dan stres?

Hubungan antara stres dan diabetes telah menjadi topik dari banyak penelitian dalam beberapa dekade terakhir. Meski para ahli masih tidak tahu mekanisme yang tepat dalam menghubungkan dua kondisi tersebut, mereka percaya bahwa kesehatan mental dan diabetes memiliki hubungan dua arah.

Artinya, jika seseorang mengalami masalah psikologis, misalnya stres pikiran, maka risiko terkena penyakit diabetes pun meningkat. Begitu juga sebaliknya, diabetes dapat menyebabkan panderitanya mengalami berbagai masalah psikologis. 

Secara umum, stres adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan gula darah naik. Kondisi ini tak hanya terjadi pada orang dengan diabetes saja. Orang yang tidak memiliki diabetes namun sedang mengalami stres maka kadar gula darah di dalam tubuhnya bisa meningkat. Peningkatan kadar gula darah ini sebenarnya adalah respon alami dari tubuh karena perubahan hormon (adrenalin dan kortisol) yang memengaruhi kadar gula darah.

Kedua hormon tersebut berfungsi meningkatkan gula darah untuk meningkatkan energi dalam tubuh. Karena tanpa Anda sadari, kondisi stres bisa menguras energi dan tenaga yang ada di dalam tubuh yang seharusnya dipakai untuk beraktivitas. Oleh karena itu tidak jarang orang yang mengalami stres juga sering kali merasa cepat lelah.

Normalnya, tubuh Anda memiliki kompensasi atau pengaturan tubuh untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun pada penderita diabetes, resistensi insulin justru menyebabkan gula darah tidak dapat dijaga dengan baik. Nah, saat penderita diabetes tidak bisa mengontrol gula darahnya, maka berbagai komplikasi dapat terjadi, seperti gagal jantunggagal ginjal, dan stroke.

Sayangnya, kebanyakan pasien yang mengalami stres pikiran serta berbagai masalah psikologis lainnya terkait diabetes tidak terdiagnosis. Akibatnya, para diabetesi yang mengalami masalah psikologis tidak mendapatkan penanganan yang baik.

Cara menghilangkan stres pikiran dan masalah psikologis lainnya karena diabetes

Kabar baiknya, stres pikiran serta berbagai masalah psikologis lainnya yang sering dialami oleh para diabetesi sebenarnya dapat diobati apabila cepat terdiagnosis. 

Rutin minum obat diabetes juga bisa jadi cara efektif untuk menghilangkan stres pikiran akibat diabetes. Peningkatkan sinyal insulin dari obat diabetes yang Anda konsumsi dapat menyebabkan fungsi kognitif yang lebih baik pada kondisi kejiwaan pasien.

Dokter mungkin juga akan meresepkan obat antidepresan sebagai salah satu cara menghilangkan stres pikiran dan masalah psikologis lainnya karena diabetes. Jika digunakan sesuai dengan aturan dokter, obat antidepresan tidak memengaruhi kadar glukosa darah para diabetesi.

Yang tak kalah penting, melakukan berbagai kegiatan positif yang menyenangkan serta meminta dukungan dari orang-orang terdekat juga sangat membantu Anda untuk menghadapi kondisi ini.

Sebagaimana pada hampir semua penyakit kronis, perawat kesehatan yang baik dan tepat dapat memengaruhi kesehatan pasien secara keseluruhan. Dengan memantau kesehatan mental pasien diabetes, maka kesehatan fisik pasien juga akan membaik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Cara Mengatasi Stres Karena PHK Akibat dari Pandemi COVID-19

Imbas dari COVID-19 membuat sebagian pekerja diberhentikan dari pekerjaannya dan merasa stres. Yuk, kenali cara mengatasi stres karena PHK di sini.

Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 04/05/2020

10 Tips Mencegah Ibu Hamil Stres Selama Pandemi COVID-19

Virus COVID-19 memang mengkhawatirkan dan terkadang membuat ibu hamil stres. Berikut tips mencegah stres pada ibu hamil selama COVID-19.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Coronavirus, COVID-19 02/05/2020

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Diabetesi termasuk golongan yang rentan terjangkit virus COVID-19. Selain lakukan upaya pencegahan, jaga juga kadar gula darah di rumah dengan tips berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Coronavirus, COVID-19 30/04/2020

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengatasi Patah Hati?

Mengatasi patah hati adalah hal yang kompleks. Ada harapan yang pupus dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
Bunuh diri covid-19

Kasus Bunuh Diri Selama Pandemi dan Cara Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
Manfaat psikologis puasa

Tidak Hanya untuk Fisik, Puasa Juga Memiliki Manfaat Psikologis

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
Ketertarikan fisik

5 Alasan Seseorang Memiliki Ketertarikan Fisik pada Orang Lain

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020