Olahraga, Cara Paling Mudah dan Murah Agar Hidup Lebih Bahagia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang tentu pernah lelah, stres, dan merasa tidak bahagia akibat berbagai tekanan yang harus dihadapi. Nah, tahukah Anda untuk menghalau hal-hal tersebut, ada cara yang mudah dan tidak membutuhkan biaya besar? Ya, cukup dengan olahraga, Anda bisa membangun pikiran yang lebih positif dan bahagia. Namun, sebenarnya bagaimana bisa olahraga bikin bahagia? Ini dia penjelasannya.

Benarkah olahraga bikin bahagia?

Ketika kita berolahraga, akan terjadi peningkatan hormon endorfin. Istilah hormon endorfin pertama kali ditemukan pada tahun 1970 oleh Roger Gulemin dan Andrew W. Hormon ini berfungsi sebagai neurotransmiter (pembawa sinyal-sinyal pada sistem saraf manusia), diproduksi oleh kelenjar pituitari dan memiliki struktur yang unik menyerupai morfin sehingga endorfin juga memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit.

Hormon endorfin inilah yang menjadi kunci mengapa olahraga bikin bahagia sekaligus menurunkan kadar stres Anda.

Selain meningkatkan hormon endorfin, olahraga ternyata juga dapat meningkatkan hormon dopamin, serotonin, dan triptofan. Dopamin sering kali disebut hormon kebahagiaan, karena memang akan menyebabkan seseorang merasa bahagia. Sedangkan serotonin berfungsi untuk mengatur emosi, daya ingat, dan menurunkan kadar stres pada tubuh akibat kelelahan fisik.

Dopamin dan serotonin kemudian akan bekerja sama dalam mengatur mood seseorang dan menimbulkan perasaan senang serta menciptakan pikiran-pikiran positif pada diri Anda. Hal ini tentu akan sangat bagus bagi kehidupan sosial dan karier Anda. Melakukan olahraga secara teratur dapat meningkatkan produksi dan metabolisme serotonin pada korteks otak dan batang otak.

Apakah ada manfaat unik lain dari olahraga?

Selain itu, ternyata berolahraga juga memiliki dampak positif lainnya. Olahraga rutin bisa membantu dalam penanganan masalah kejiwaan, mendukung pemulihan dari cedera pada otak, dan membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Olahraga juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Hal ini disebabkan karena penyakit-penyakti kronis akan meningkat risikonya bila berat badan Anda berlebihan. Dengan olahraga teratur, berat badan Anda akan lebih terjaga sehingga Anda terhindar dari obesitas.

Di samping olahraga bikin bahagia, kegiatan ini juga sering kali digunakan untuk mengurangi depresi. Mereka yang aktif berolahraga ternyata memiliki penurunan dalam tingkat kecemasan, stres dan depresi. Bahkan berolaharga juga dapat digunakan untuk salah satu terapi bagi mereka yang mengalami depresi tingkat ringan hingga sedang jika dipadukan dengan konseling dan jadwal tidur yang benar.

Panduan awal untuk berolahraga bagi pemula

  • Sebelum memulai dan sesudah selesai melakukan olahraga jangan lupa untuk melakukan pemanasan, kira-kira selama 5-10 menit.
  • Saat Anda melakukan pemanasan dan peregangan, lakukan secara perlahan, kira-kira sekitar 20-30 detik.
  • Anda dapat mencoba melakukan jalan sehat yang dimulai dengan tempo lambat. Tingkatkan kecepatan berjalan Anda secara bertahap.
  • Cobalah lakukan senam aerobik tiga kali setiap minggu dengan durasi 20-60 menit setiap kalinya.
  • Bila Anda sudah mulai terbiasa berolahraga, Anda dapat melakukan olahraga yang lebih berat seperti bersepeda, berenang, bermain basket, menari, atau mendaki gunung.
  • Jangan lupa minum air putih sebelum, saat, dan sesudah Anda olahraga.
  • Anda dapat mengajak teman, keluarga, atau pasangan untuk melakukan olahraga bersama agar lebih bersemangat.
  • Pilih naik tangga daripada naik lift atau eskalator. Bila gedung kampus, sekolah, atau kantor Anda terlalu tinggi, Anda bisa naik sampai lantai tiga atau empat dulu, baru kemudian lanjutkan dengan lift.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Banyak orang yang tak bisa lepas dari musik dalam hidupnya, bahkan sampai keterusan pakai earphone saat tidur. Tapi awas bahayanya bagi pendengaran Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Tambal gigi digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Berikut ini, merupakan jenis-jenis tambalan pada gigi dan proses pemasangannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alat reproduksi wanita

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
toxic people

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
tuba falopi tersumbat, gejala tukak lambung

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit