4 Manfaat Mujarab Thai Massage untuk Kesehatan (Tak Usah Jauh-Jauh ke Thailand!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak suka dipijat? Selain tokcer untuk mengusir pegal linu, pijat juga bisa jadi “pelarian” yang nikmat buat bersantai sejenak. Nah dari sekian banyak jenis pijat yang ada, sudahkah Anda mencoba Thai massage dari negeri seribu pagoda?

Sedikit berbeda dengan pijat pada umumnya yang mengharuskan Anda diam berbaring tengkurap, pijatan Thai massage akan membuat Anda ikut bergerak aktif bergonta-ganti posisi. Bahkan badan Anda mungkin juga ditarik ke sana-sini oleh terapis pijat. Memangnya kalau dengan begitu, apa saja manfaat Thai massage yang bisa kita rasakan?

Manfaat thai massage untuk kesehatan tubuh Anda

1. Mengurangi stres

Stres dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik Anda. Bahkan, stres berat yang berlanjut telah banyak dikaitkan dengan risiko penyakit serius seperti depresi dan penyakit kardiovaskular.

Menurut sebuah penelitian tahun 2015, dipijat thai massage saat sedang stres dapat mengurangi kadar zat sAA. Zat sAA adalah sebuah zat penanda stres tertentu yang ada di dalam air liur Anda.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pijat ala Thai lebih efektif mengatasi stres daripada hanya beristirahat atau tidur saja.

2. Meningkatkan stamina

Penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat thai massage dapat meningkatkan stamina tubuh. Sebuah percobaan mencoba membedakan antara manfaat thai massage dan pijat asal Swedia pada orang-orang yang sedang kelelahan.

Hasilnya, Thai massage lebih manjur dan efektif meningkatkan energi tubuh ketimbang pijat Swedia yang hanya memberikan sensasi santai dan rileks sehingga membuat orang tersebut mudah tidur.

3. Melancarkan peredaran darah

Manfaat Thai massage lainnya diyakini dapat melancarkan peredaran darah. Selama dipijat, Anda akan diminta untuk bangkit dari berbaring dan menekuk-nekuk tubuh sesuai instruksi terapis. Bisa dibilang, manuver-manuver badan selama pijat Thai serasa seperti sedang beryoga.

Tubuh yang terus bergerak aktif artinya jantung bekerja lebih efisien untuk mengalirkan darah beroksigen ke seluruh jaringan tubuh. Darah berisi oksigen inilah yang nantinya bermanfaat banyak untuk kesehatan setiap organ dalam Anda.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pijatan Thai massage pada bagian kaki khususnya bermanfaat meningkatkan keseimbangan tubuh orang yang punya masalah saraf, terutama orang yang mengidap neuropati perifer akibat komplikasi diabetes.

Penelit percaya karena peredaran darah yang lebih lancar akan dapat merangsang sistem somatosensori bekerja lebih baik juga. Ini adalah sistem yang memainkan peran utama dalam keseimbangan tubuh Anda.

4. Membuat tubuh lebih lentur

Thai massage yang gerakanya dikenal mirip dengan peregangan yoga, lama-lama bisa membantu tubuh terasa lebih lentur dan fleksibel. Peregangan yang pelan namun lembut dalam pijatan asal Thailand ini kemungkinan besar bisa membuat ruang gerak tubuh Anda lebih luwes bila dilakukan rutin.

Selain itu, manfaat Thai massage juga dapat meningkatkan sirkulasi cairan sinovial yang berada di antara persendian. Cairan-cairan ini fungsinya mengurangi gesekan antara sendi.

Jadi bila tubuh Anda tidak mudah sakit dan nyeri saat bergerak, kemungkinan ini adalah bukti manfaat dari rutin Thai massage.

Harus seberapa sering Thai massage?

Anda tidak diwajibkan sering-sering pijat. Pasalnya, pijatan Thai akan menekan otot dan merentangkan anggota gerak tubuh di luar toleransinya saat itu. Bila dilakukan terlalu sering, dikhawatirkan ada efek samping yang tidak baik pada tubuh Anda.

Setelah Thai massage,  usahakan untuk beristirahat dan minum banyak air. Disarankan juga untuk melakukan aktivitas lain seperti melakukan latihan peregangan dan relaksasi yang efeknya sama seperti Thai massage.

Apabila mengalami sakit saat Thai massage, ada baiknya hentikan dan katakan pada terapis. Jangan lupa juga sebelum pijat, katakan kondisi kesehatan apa yang Anda miliki agar terapis bisa memberikan pijatan yang sesuai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit