Tanda-tanda Anda Mengidap Kelainan Binge Eating Disorder

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda sering makan dengan porsi banyak? Hati-hati, mungkin Anda mengalami binge eating disorder. Apa saja gejala dan tandanya?

Apa itu binge eating disorder?

Binge eating disorder adalah sindrom penyimpangan perilaku makan. Ketika orang mengalami binge eating disorder, dia akan makan dalam porsi yang besar dan tidak dapat mengontrol kapan harus berhenti.

Hampir semua orang mungkin suka makan berlebihan dan tidak bisa mengontrol konsumsi makanannya, namun hal ini hanya terjadi pada beberapa waktu saja. Orang yang memiliki binge eating disorder sering melakukan tersebut dan pada akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang rutin. Jika Anda mengalami binge eating disorder, Anda mungkin merasa malu akan kebiasaan yang makan dengan porsi banyak dan tidak terkontrol tersebut, serta berniat untuk menghilangkan kebiasaan itu. Namun Anda merasa tertekan dan tidak bisa menahan nafsu untuk mengonsumsi makanan dengan porsi yang besar.

Binge eating tidak seperti bulimia, yang setelah mengonsumsi makanan dengan porsi besar kemudian menyalurkan rasa bersalahnya dengan memuntahkan makanannya atau mengonsumsi obat pencahar untuk mengeluarkan apa yang dia telah makan. Walaupun muncul rasa bersalah dan malu  akibat kebiasaannya tersebut, orang yang melakukan binge eating malah melarikan diri dengan cara mengonsumsi makanan kembali, karena berpikir dengan makan  mereka akan merasa nyaman dan tenang. Hal tersebut kemudian menjadi sebuah siklus, mengonsumsi makanan dengan porsi yang banyak karena merasa tertekan, lalu merasa stress karena telah melakukannya, dan pada akhirnya kembali mengonsumsi makanan sebagai pelariannya.

Siapa yang biasanya mengalami sindrom ini?

Siapa pun dapat mengalami binge eating disorder. Namun hal ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan laki-laki, dan wanita yang mengalami hal ini ternyata lebih banyak dibandingkan dengan wanita yang mengalami penyimpangan perilaku makan lainnya, seperti anorexia nervosa. Penyimpangan ini sering terjadi pada remaja atau dewasa muda.

Apakah saya menderita binge eating disorder?

Cobalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah Anda merasa tidak terkontrol saat makan sesuatu?
  • Apakah Anda selalu memikirkan tentang makanan atau apa yang Anda akan makan?
  • Apakah Anda sering makan diam-diam, agar terhindar terlihat oleh orang lain?
  • Apakah Anda makan hingga Anda merasakan sakit?
  • Apakah Anda mengonsumsi makanan jika sedang sedih, tertekan, dan stress?
  • Apakah Anda merasa malu setelah makan sesuatu?
  • Apakah Anda tidak punya daya untuk berhenti makan, padahal Anda ingin berhenti?

Jika jawaban dari pertanyaan tersebut rata-rata adalah iya, maka kemungkinan Anda mengalami binge eating disorder

Gejala dan tanda binge eating disorder

Tanda pada perilaku

  • Tidak dapat menghentikan diri ketika makan
  • Secara cepat mengonsumsi makanan dalam porsi yang besar
  • Tetap makan meskipun sudah merasa kenyang
  • Bersembunyi ketika makan
  • Makan dengan normal di depan orang-orang namun ketika makan sendiri, makan dengan rakus
  • Selalu makan hampir sepanjang hari dan tidak memiliki waktu makan

Tanda pada emosi

  • Merasakan stress dan tertekan kemudian berpikir hanya bisa kembali tenang jika makan
  • Merasa sangat malu karena porsi yang telah dimakan
  • Tidak pernah puas sebanyak apapun makanan yang dimakan
  • Putus asa untuk mengontrol berat badan dan kebiasaan makan

Cara mengatasi binge eating disorder

Jika Anda merasa Anda mengalami gejala dan tanda yang telah disebutkan sebelumnya, maka cobalah untuk melakukan cara-cara berikut:

1. Ubah pola pikir Anda mengenai makanan

Makanan merupakan hal yang dikonsumsi ketika tubuh membutuhkannya, bukan karena obat dari rasa emosional Anda. Dengarkanlah tubuh Anda, karena dengan begitu Anda dapat menentukan kapan Anda merasa lapar, merasa kenyang, atau bahkan merasa sakit karena suatu makanan. Fokus dengan apa yang Anda makan, dengan cara menikmati  rasa dan tekstur dari makanan Anda. Lalu tentukanlah jam makan Anda, jangan baru makan ketika Anda merasa lapar. Karena hal tersebut akan menyebabkan Anda makan berlebihan.

2. Cari cara lain untuk mengobati perasaan Anda

Salah satu masalah terbesar yang ada pada penyimpangan ini adalah makan karena ingin lepas dari stress dan rasa tertekan. Oleh karena itu, carilah alasan mengapa dan kapan Anda merasa tidak bisa mengontrol diri terhadap makanan. Tuliskan apa yang membuat Anda tertekan atau stress,  kemudian apa yang Anda rasakan sebelum dan sesudah makan, dan lakukan setiap Anda merasa tertekan. Dengan melakukan hal ini, Anda dapat mencari penyebab dan apa yang terjadi ketika Anda tertekan. Setelah mengetahuinya, cobalah untuk mencari hal lain yang dapat mengobati perasaan Anda, seperti menulis, membaca buku, atau bahkan berolahraga. Kegiatan tersebut akan menjauhkan Anda dari makanan dan menghilangkan rasa tertekan secara perlahan-lahan.

BACA JUGA

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

    Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

    Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

    Meski memiliki manfaat, perhatikan jumlah asupan kayu manis. Terlalu banyak mengonsumsi rempah ini memiliki risiko kayu manis yang berbahaya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

    Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    strategi menahan lapar

    Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    skincare anti-aging usia 50 tahun

    Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    minum kopi sebelum olahraga

    3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    cara mengobati tipes

    Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit