11 Penyebab Diabetes Paling Umum: dari Faktor Genetik Hingga Kebiasaan Hari-hari

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/05/2020
Bagikan sekarang

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang mengganggu kemampuan tubuh mengolah gula darah menjadi energi. Semua jenis penyakit diabetes, baik itu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, maupun diabetes gestasional memiliki efek serius pada tubuh. Namun, tahukah Anda apa penyebab diabetes melitus atau yang dikenal juga dengan kencing manis? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab diabetes melitus yang perlu diwaspadai

Diabetes melitus terjadi akibat hormon insulin yang tidak mencukupi kebutuhan atau tidak berfungsi dengan baik untuk mengolah gula darah.

Nah, untuk mencegah penyakit diabetes melitus, Anda perlu mengetahui berbagai penyebab dan faktor risikonya, seperti:

1. Faktor genetik

riwayat kesehatan keluarga

Salah satu penyebab diabetes melitus yang tidak bisa dielakkan adalah faktor genetik. Inilah mengapa penyakit diabetes sering disebut sebagai penyakit keturunan. Meski begitu, bukan berarti Anda pasti otomatis akan kena diabetes apabila ayah atau ibu Anda mengidapnya.

Adanya penyebab kencing manis berupa faktor genetik membuat seseorang berpeluang lebih besar untuk terkena penyakit tersebut. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa risiko seorang anak terkena penyakit diabetes akan lebih besar ketika ibunya memiliki penyakit ini juga.

Sementara jika kedua orangtua anak menderita diabetes, maka risikonya akan lebih besar lagi, mencapai sekitar 50 persen.

Menurut American Diabetes Association, diabetes mellitus tipe 2 memiliki hubungan yang sangat kuat dengan riwayat dan keturunan keluarga, dibandingkan dengan diabetes tipe 1.

Para ahli menduga bahwa ada gen khusus penyebab diabetes melitus yang bisa diturunkan dari orangtua ke generasi-generasi selanjutnya. Sayangnya, para ahli masih sulit untuk menentukan gen mana yang jadi penyebab diabetes diabetes melitus.

Faktor genetik bukan menjadi penyebab diabetes melitus tunggal, ada faktor lain yang turut berperan, contohnya penerapan gaya hidup yang buruk. Salah satunya, gaya hidup sedentari alias malas gerak

2. Faktor usia

periksa kesehatan bagi lansia

Siapa yang menyangka jika usia bisa jadi salah satu penyebab diabetes melitus? Ya, selain genetik, faktor usia juga jadi penyebab diabetes melitus yang tak bisa dicegah.

Seiring dengan bertambahnya usia, maka risiko Anda terkena penyakit diabetes pun akan meningkat. Sebenarnya tak jadi penyebab diabetes melitus saja, tapi juga berbagai penyakit kronis lainnya, seperti penyakit jantung dan stroke.

Hal ini bisa terjadi karena penyakit dan usia saling berhubungan satu sama lain. Semakin tua usia Anda, maka fungsi tubuh juga akan mengalami penurunan, termasuk perubahan dalam cara tubuh menggunakan gula darah.

Alhasil, banyak lansia yang terkena penyakit diabetes karena tubuhnya tidak bisa menggunakan gula darah dengan optimal.

Selain fungsi organ dan sistem tubuh yang mulai berkurang kinerjanya, usia sebagai penyebab diabetes melitus juga menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Hal ini bisa mempermudah terjadinya infeksi pada organ tubuh tertentu yang bertugas mengatur gula darah.

Faktor penyebab diabetes melitus yang menyerang seiring berjalannya waktu ini, membuat dokter merekomendasikan pasiennya yang berusia 45 tahun atau lebih untuk mengikuti tes diabetes. Tes ini sangat dianjurkan khususnya bila seseorang kelebihan berat badan.

3. Resistensi insulin

kadar gula darah tinggi

Kombinasi antara bawaan genetik dan gaya hidup yang buruk dapat menjadi penyebab resistensi insulin. Apalagi jika tubuh Anda kebal terhadap insulin (resisten), artinya tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar.

Anda mungkin saja menghasilkan cukup hormon insulin untuk menyalurkan glukosa ke dalam sel-sel tubuh. Namun, tubuh Anda belum tentu menggunakan insulin secara efektif sehingga gula menumpuk di dalam darah.

Jika kondisi ini dibiarkan terus-terusan, risiko Anda terkena penyakit diabetes tipe 2 akan semakin tinggi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa terjadinya resistensi insulin merupakan penyebab diabetes melitus tipe 2.

4. Banyak makan gula

terlalu banyak konsumsi gula

Makanan manis, seperti dessert memang merupakan jenis makanan yang sangat sulit untuk ditolak. Bentuknya yang unik dan rasanya memanjakan lidah membuat banyak orang ketagihan dengan makanan satu ini.

Namun, Anda harus hati-hati. Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam waktu yang lama, makanan manis bisa jadi penyebab diabetes melitus.

Bahkan, tak hanya jadi penyebab diabetes, pola makan tinggi gula juga dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan lainnya, seperti kenaikan berat badan yang pada akhirnya menimbulkan obesitas.

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa pola makan tinggi gula merupakan penyebab diabetes dan obesitas yang paling utama.

Meski berlebihan makan makanan manis jadi penyebab diabetes melitus, bukan berarti ini Anda anti gula sama sekali. Anda tetap boleh mengonsumsi makanan manis karena bagaimana pun tubuh membutuhkan gula sebagai asupan energi. Kuncinya satu, batasi asupan gula harian Anda.

Dengan melakukan perencanaan dan pola makan yang tepat, Anda masih tetap bisa makan makanan manis tanpa takut kadar gula darah melonjak drastis.

5. Malas gerak

bahaya obesitas

Sering makan makanan manis berlebihan ditambah gaya hidup sedentari alias malas gerak bisa jadi penyebab diabetes melitus.

Tak dipungkiri, kini segala aktivitas Anda kian dipermudah dengan adanya berbagai aplikasi online yang menawarkan layanan pembelian barang, makanan, atau jasa lainnya. Hanya beberapa kali klik saja, pesanan Anda akan langsung diantar ke depan pintu rumah atau ruangan kerja Anda.

Selain lebih hemat waktu, aplikasi online ini juga membuat Anda tidak perlu capek-capek mengeluarkan banyak tenaga untuk mendapatkan berbagai barang yang Anda butuhkan. Namun, tahukah Anda bahwa berbagai kemudahan ini justru bisa menjadi penyebab meningkatnya risiko diabetes melitus di kemudian hari?

Perlahan tapi pasti, malas gerak bisa menyebabkan resistensi insulin, yang merupakan faktor penyebab diabetes melitus. Apalagi jika gaya hidup ini diikuti dengan pola makan yang buruk dan kebiasaan yang tidak sehat, seperti merokok atau minum alkohol. Diabetes akan menyerang Anda lebih cepat.

Bahkan, menurut Badan Kesehatan Dunia atau WHO, gaya hidup sedentari adalah salah satu dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia, salah satunya akibat diabetes melitus yang berujung pada komplikasi.

6. Kelebihan berat badan

istri obesitas risiko penyakit diabetes tipe 2 pada suami

Punya kelebihan berat badan atau obesitas juga menjadi penyebab meningkatkan risiko diabetes melitus, dibandingkan orang yang sehat. Bahkan, American Diabetes Association mengatakan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko  diabetes melitus hingga 80 persen.

Penyebab diabetes ini menimbulkan perubahan metabolisme tubuh yang mengakibatkan sel-sel di tubuh tidak dapat merespon insulin dengan baik. Akibatnya, tubuh kurang sensitif terhadap insulin, sehingga terjadilah resistensi insulin.

Nah, resistensi insulin inilah akhirnya jadi penyebab diabetes melitus. Pasalnya, kondisi ini membuat glukosa menumpuk di dalam darah.

7. Pakai obat-obatan tertentu

Diazoxide adalah

Obat-obatan yang diminum untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang Anda alami mungkin dapat memengaruhi kadar gula dalam darah, yang pada akhirnya dapat menjadi faktor penyebab diabetes melitus. Apalagi jika Anda memiliki riwayat diabetes atau sudah terkena diabetes.

Berdasarkan UIC Center beberapa jenis obat-obatan yang menjadi penyebab meningkatkan risiko diabetes, di antaranya:

  • Steroid
  • Statin
  • Obat diuretik, khususnya diuretik thiazide
  • Beta-blocker
  • Pentamidine
  • Protese inhibitor
  • Beberapa obat tanpa resep dalam bentuk sirup dan mengandung banyak gula

Jika Anda sedang menggunakan salah satu atau beberapa obat-obat penyebab meningkatnya risiko diabetes, penting untuk menanyakan risiko dan manfaat obat dengan dokter. Jangan pula berhenti mengonsumsi obat jenis apa pun sebelum Anda menanyakan keamanannya pada dokter.

8. Kondisi medis tertentu

hidup tanpa pankreas

Ada banyak penyebab diabetes melitus yang mungkin tak pernah Anda duga sebelumnya. Salah satunya, kondisi medis tertentu. Ya, faktanya, beberapa orang bisa terserang diabetes karena penyebab ini, seperti:

Sindrom polikistik ovarium (PCOS)

Salah satu penyebab utama PCOS adalah obesitas, yang erat kaitannya dengan resistensi insulin dan diabetes. Jika sudah mengalami resistensi insulin, seseorang lebih berisiko untuk memiliki prediabetes atau diabetes tipe 2.

Pankreatitis

Pankreatitis adalah radang pada pankreas. Organ ini bertugas untuk menghasilkan hormon insulin yang fungsinya menjaga gula darah tetap normal. Terganggunya proses produksi insulin akibat penyakit ini bisa menjadi penyebab terjadinya diabetes melitus.

Sindrom Cushing

Sindrom satu ini meningkatkan produksi hormon kortisol yang efeknya akan meningkatkan kadar glukosa darah. Jumlah hormon kortisol yang berlebihan inilah yang akhirnya jadi penyebab kencing manis.

Glucagonoma

Penyakit ini bisa jadi penyebab diabetes melitus karena tubuh tidak bisa menghasilkan hormon insulin dan glukagon yang cukup.

9. Dehidrasi

minum air putih menghilangkan batu ginjal

Kekurangan cairan dalam tahap yang parah dapat menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan mulai dari penyakit ginjal, jantung, dan bahkan diabetes. Sayangnya, tak banyak tahu bahwa dehidrasi dan penyakit diabetes itu saling berhubungan satu sama lain.

Sebuah laporan dalam Journal Diabetes Care menemukan bahwa asupan cairan yang rendah dapat menjadi penyebab peningkatan gula darah yang akhirnya berujung pada diabetes.

Dalam laporan tersebut, para peneliti memantau orang dewasa sehat selama lebih dari sembilan tahun. Hasilnya, orang dewasa yang minum kurang dari 1/2 liter air per hari lebih berisiko mengalami peningkatan kadar gula darah dibandingkan mereka yang minum lebih dari 1 liter per hari.

Para ahli berteori bahwa penyebab diabetes ini dapat menyebabkan peningkatan hormon vasopresin, yang menyebabkan ginjal menahan air dan hati untuk menghasilkan gula darah. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur hormon insulin dari waktu ke tubuh.

Sementara bagi Anda yang kadar gulanya sudah tinggi, kekurangan cairan sudah tidak lagi jadi penyebab diabetes melainkan bisa memperburuk kondisi ini.

Dehidrasi dapat menyebabkan tekanan darah Anda naik dan tubuh menghasilkan hormon stres, yang keduanya bisa memicu kenaikan gula darah secara drastis (hiperglikemia). Akibatnya, gejala diabetes jadi lebih parah atau bahkan menyebabkan komplikasi.

10. Kebanyakan makan makanan asin

garam tidak boleh dimasak

Makan makanan manis tidak jadi satu-satunya penyebab diabetes. Mengonsumsi garam berlebihan juga bisa jadi faktor penyebab diabetes melitus. Kenapa?

Kebanyakan makan garam bisa meningkatkan risiko obesitas dan hipertensi, alias tekanan darah tinggi. Nah, ketika Anda sudah terkena hipertensi, maka risiko Anda mengalami diabetes juga semakin tinggi.

Di samping itu, garam juga bisa menyebabkan resistensi insulin, yang pada akhirnya jadi penyebab kadar gula dalam darah semakin meningkat hingga diabetes.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Swedia dan Finlandia, setiap 1.000 mg tambahan natrium pada garam yang dikonsumsi melebihi batas aman, maka risiko diabetes meningkat sebesar 43 persen.

11. Pakai obat kumur

pakai obat kumur

Anda mungkin tak mengira kalau obat kumur masuk sebagai salah satu penyebab diabetes melitus. Meski jadi rutinitas harian yang umum, penyebab diabetes satu ini nampaknya tak boleh Anda sepelekan.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam British Dental Journal pada tahun 2018, kebiasaan pakai obat kumur 2 kali sehari dilaporkan meningkatkan risiko diabetes sebanyak 50 persen, ketimbang hanya berkumur satu kali sehari.

Penelitian lain juga menyebutkan bahwa obat kumur bisa jadi penyebab diabetes melitus jadi semakin memburuk. Ini dikarenakan kandungan bahan kimia dalam obat kumur selain membunuh bakteri yang menyebabkan radang gusi nyata juga menghancurkan bakteri baik di dalam mulut yang penting untuk membentuk nitrat monoksida.

Nitrat monoksida sendiri dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatur produksi insulin. Nah, ketika koloni bakteri ini mait, maka kerja tubuh dalam memproduksi insulin dan mengatur kadar gula darah pun terganggu. Hal ini bisa menyebabkan resistensi insulin, yang jadi salah satu faktor penyebab diabetes melitus.

Untuk itu, Anda harus menggunakan obat kumur bijak, supaya manfaatnya tidak berubah menjadi penyebab meningkatnya faktor risiko diabetes.

Tips hidup sehat untuk mencegah diabetes

Faktor genetik yang menjadi penyebab diabetes memang tidak bisa diubah, tapi penting memerhatikan gaya hidup yang Anda terapkan sehari-hari.

Anda mungkin salah satu orang yang berisiko tinggi terkena penyakit diabetes, tetapi bila Anda merawat dan menjaga tubuh dengan baik, penyakit yang satu ini bisa dihindari.

Anggaplah ada dua orang membawa gen penyebab diabetes dari keluarganya. Seorang dari mereka memiliki pola makan yang sehat, menjaga kadar kolesterolnya, serta menjaga fisik tetap fit, sementara yang satu lagi mengalami obesitas (BMI >25) dan juga malas gerak.

Nah, orang yang kelebihan berat badan dan malas gerak sangat mungkin terkena diabetes tipe 2 karena pilihan gaya hidup sangat memengaruhi cara kerja tubuh Anda terhadap insulin. Jadi, dapat ditekankan bahwa penyebab diabetes tidak hanya gen atau usia saja, tapi bisa jadi kombinasi dari faktor lainnya.

Maka dari itu, sebelum terlambat, mulailah menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Tak mudah memang, tapi dengan niat dan tekad yang kuat, hal ini sangat mungkin dilakukan.

Tak perlu berubah secara drastis, mulailah dengan menerapkan hal sederhana berikut ini:

1. Bijak memilih makanan

Apa yang Anda konsumsi sehari-hari nyatanya memengaruhi kesehatan Anda secara menyeluruh. Itu sebabnya, bijaklah dalam memiliki makanan yang akan konsumsi. Seperti yang sudah disebutkan di atas, makanan tinggi gula merupakan salah satu faktor penyebab diabetes melitus yang utama.

Jadi, berusahalah untuk membatasi makanan penyebab diabetes ini. Selain makanan manis, Anda juga dianjurkan untuk menghindari makanan yang tinggi garam dan lemak. Ingat, bukan menghilangkan asupan gula, garam, dan lemak sama sekali. Namun, kurangi atau atur porsi makannya.

Pastikan Anda tidak mengonsumsi makanan penyebab diabetes ini secara berlebihan.

2. Waspadai gula tersembunyi

Makanan tinggi gula tak hanya terkandung pada dessert saja. Faktanya, gula banyak terkandung dalam berbagai jenis makanan lainnya, dengan sebutan yang berbeda-beda.

Beberapa nama lain gula yang sering terkandung dalam makanan atau minuman di antaranya, sukrosa, sirup jagung, madu, fruktosa, maltosa, dekstrosa, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, penting untuk selalu membaca nilai gizi yang tertera pada kemasan makanan atau minuman yang akan Anda beli. Lihatlah dengan teliti seberapa banyak gula yang terkandung di dalamnya. Ini adalah cara Anda mengurangi konsumsi makanan penyebab diabetes melitus.

Selain itu, jika Anda melihat suatu produk memiliki label sugar free, alias bebas gula, coba cek lagi komposisinya karena biasanya tetap ada tambahan pemanis buatan di dalamnya.

3. Rajin olahraga

Sejatinya aktivitas fisik, termasuk olahraga selain membuat tubuh bugar juga bisa membantu mencegah berbagai penyakit kronis di kemudian hari. Ya, olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga gula darah tetap terkendali.

Melakukan aktivitas ini bisa menjauhkan Anda dari penyebab diabetes melitus, yakni hidup sedentari. Aktivitas ini juga membantu para diabetes menurunkan atau menjaga berat badannya supaya tetap ideal. Tak hanya itu, olahraga juga menurunkan risiko mengalami obesitas, alias si faktor penyebab diabetes lainnya.

Tak harus melakukan aktivitas fisik yang berat. Lakukanlah berbagai jenis olahraga apa pun yang Anda sukai. Kuncinya satu, buatlah tubuh Anda bergerak setiap hari.

Beberapa jenis aktivitas fisik yang mudah dan murah dilakukan dalam rutinitas harian di antaranya jalan cepat, bersepeda, berenang, yoga, maupun jogging. Jika sebelumnya Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Meskipun perubahan gaya hidup bisa membantu meringankan gejala diabetes melitus, tindakan pencegahan selalu menjadi prioritas.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Fakta Seputar Penyakit Diabetes Mellitus di Indonesia

Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar yang dihadapi seluruh masyarakat Indonesia. Berikut berbagai fakta seputar diabetes di Indonesia.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Lalu Bagaimana Cara Mengontrolnya?

Meski cara mengontrol diabetes kedengarannya sulit, sebenarnya ada langkah-langkah sederhana yang bisa Anda ikuti. Cari tahu di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Panduan Tepat Merawat Anak yang Mengidap Diabetes

Menghadapi diabetes pada anak tentu tidak mudah. Namun, tak berarti mustahil dilakukan. Simak dulu 4 tips cerdas saat mengasuh anak dengan diabetes berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

Banyak Orang Kota Terkena Diabetes. Apa Penyebabnya?

Jakarta merupakan kota besar dengan banyak kasus diabetesnya di Indonesia. Apa penyebab banyak orang kota kena diabetes? Adakah cara mencegahnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Direkomendasikan untuk Anda

kopi filter mengurangi risiko diabetes

Kopi Filter Berpotensi Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020
makanan untuk mencegah diabetes

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020
merawat orangtua yang sakit diabetes

Panduan Merawat Orangtua yang Sakit Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15/11/2019
cara mencegah dan pencegahan diabetes

10 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019