Tak Semua Batuk Itu Tanda COVID-19, Bagaimana Membedakannya?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang April 27, 2020
Bagikan sekarang

Sudah tahu bagaimana cara membedakan beragam jenis batuk? Karena tidak semua batuk ditafsir sebagai gejala COVID-19. Di situasi pandemik seperti ini, Anda perlu tahu mengidentifikasi batuk. Terkadang batuk secara tidak sadar membawa pikiran kita bertanya-tanya, apakah ini pertanda COVID-19? Padahal belum tentu.

Membedakan beragam jenis batuk

Batuk merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap penyakit. Ini merupakan cara tubuh untuk menepis iritan di dalam tenggorokan. Ada beragam jenis batuk yang tidak bisa disamaratakan sebagai gejala satu penyakit. 

Masing-masing penyakit memiliki kondisi dan gejala yang berbeda. Perbedaan identifikasi gejala batuk dan lainnya akan menentukan bagaimana cara pengobatannya secara tuntas.

Efek samping obat batuk

Batuk menjadi hal yang ramai dibicarakan, terutama di situasi pandemik COVID-19. Batuk memang diidentifikasi sebagai satu gejala virus corona tipe baru tersebut. Sebelum membahas soal batuk COVID-19, kita perlu membedakan tipe-tipe batuk.

1. Batuk berdahak

Batuk berdahak biasanya terjadi dengan frekuensi yang cukup sering. Dalam membedakan jenis batuk ini, biasanya ada dahak atau lendir yang keluar dari tenggorokan. Batuk berdahak merupakan tanda umum sakit flu atau batuk pilek.

Batuk berdahak diikuti dengan gejala-gejala, seperti hidung meler dan kelelahan. Batuk berdahak memberikan sensasi mengganjal pada tenggorokan. Tubuh akan berusaha menarik keluar dahak (mukus) dari sistem pernapasan, termasuk pada tenggorokan, jalur napas, paru-paru, dan hidung.

Respon tubuh ini membuat dahak keluar saat Anda batuk dan hidung mengeluarkan ingus.

2. Batuk kering

Hal yang membedakan jenis batuk kering adalah batu ini tidak berdahak. Ada sensasi gatal pada tenggorokan yang membuat refleks batuk. Batuk kering biasanya sulit dikendalikan dan terjadi pada waktu yang lama karena adanya peradangan iritasi saluran napas.

Batuk kering sering disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas. Misalnya, selesma atau flu. Ada juga kemungkinan penyakit lainnya, seperti:

Dikatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, salah satu gejala COVID-19 adalah batuk kering. Namun, tidak serta-merta batuk kering dikatakan sebagai gejala pasti COVID-19. Karena ada beberapa gejala khas lainnya yang bisa diketahui.

Mengetahui tipe batuk COVID-19

membedakan jenis batuk

Secara sekilas, penyakit ini mungkin mirip dengan flu, batuk-pilek, ataupun selesma. Untuk membedakan jenis batuk COVID-19, ada gejala khas lainnya yang menyertai.

Gejala ringan yang mungkin dialami pasien COVID-19 berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), antara lain:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Kelelahan
  • Hilang nafsu makan
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat

Namun, untuk kondisi yang lebih serius bisa timbul gejala berikut ini:

  • Kesulitan atau sesak napas
  • Dada seperti tertekan
  • Bibir dan wajah membiru

Bila terjadi demikian, ada baiknya segera menemui dokter di rumah sakit terdekat. Gejala-gejala bisa menjadi perkiraan tanda COVID-19. Namun, untuk mengetahui pasti penularan COVID-19, Anda perlu melakukan pemeriksaan laboratorium.

Meskipun gejala merujuk pada penyakit COVID-19, tetap dibutuhkan pemeriksaan medis yang lebih akurat.

Sakit tenggorokan karena batuk, jangan panik dulu

pelega tenggorokan

Melalui penjabaran di atas, Anda sudah bisa membedakan beragam jenis batuk dan kemungkinan gejala penyakit. Batuk kerap memicu radang tenggorokan. Hari-hari Anda pasti terganggu ketika sakit tenggorokan menyerang.

Sebagai alternatif pertolongan pertama untuk meredakan tenggorokan, Anda bisa mengisap lozenges atau permen pelega tenggorokan. Pilih permen dengan kandungan aktif seperti amylmetacresol dan dibenal.

Kedua kandungan tersebut bersifat antiseptik, sehingga dapat mengatasi bakteri penyebab radang tenggorokan.

Disebutkan dalam sebuah jurnal, permen pelega tenggorokan tersebut memiliki kandungan amylmetacresol dan dibenal dapat mengatasi dan melegakan radang tenggorokan setelah dua jam kemudian. Anda bisa mengonsumsi obat ini sebagai cara cepat untuk melegakan radang tenggorokan.

Pilih juga permen pelega tenggorokan dengan kandungan vitamin C. Kandungan tersebut dapat membantu sel imun melawan infeksi penyakit dan peradangan, termasuk sakit tenggorokan sebagai gejala yang muncul dari infeksi saluran penapasan.

Vitamin C bersifat antimikroba sehingga mampu membasmi bakteri penyebab penyakit.

Anda bisa menggunakan alternatif ini agar kegiatan di rumah tidak terganggu karena sakit tenggorokan dan batuk. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan detail gejala batuk. Bila tak kunjung reda, segera konsultasikan ke dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Batuk Croup, Batuk Mengi yang Sering Menyerang Anak di Musim Hujan

Anak lebih gampang kena batuk croup selama musim penghujan. Batuk croup adalah jenis batuk yang mengeluarkan suara mengi (bunyi napas ngik-ngik).

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting Desember 27, 2018

Penyebab Batuk Kering dan Apa Saja Obatnya untuk Anak dan Dewasa

Batuk kering dan gatal ditenggorokan memang membuat aktivitas jadi terganggu sekaligus tidak nyaman. Apa saja obat batuk kering untuk anak dan orang dewasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat Februari 23, 2017

Obat Batuk Paling Manjur Berdasarkan Jenis Batuknya

Minum obat dapat menjadi cara mengatasi batuk. Simak beberapa pilihan obat batuk yang tepat berdasarkan jenis batuknya dalam ulasan berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Fidhia Kemala

Direkomendasikan untuk Anda

Jangan Asal Pilih Obat Batuk, Kenali Dulu 4 Gejala Ini

Jangan Asal Pilih Obat Batuk, Kenali Dulu 4 Gejala Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang Februari 18, 2020
Batuk Berdahak

Batuk Berdahak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang September 10, 2019
Obat Batuk untuk Bayi, yang Alami Atau dari Resep Dokter

Obat Batuk untuk Bayi, yang Alami Atau dari Resep Dokter

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang April 16, 2019
Katanya, Cokelat Bisa Jadi Alternatif Obat Batuk

Katanya, Cokelat Bisa Jadi Alternatif Obat Batuk

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang Maret 13, 2019