5 Obat yang Paling Sering Digunakan untuk Meredakan Batuk Karena Asma

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/05/2020
Bagikan sekarang

Beberapa orang memiliki jenis asma yang disebut batuk asma (cough-variant asthma). Penyakit asma ini ditandai dengan batuk kronis yang berlangsung lebih dari 6 atau 8 minggu. Batuk karena asma perlu ditangani dengan tepat agar tidak sampai menurunkan kualitas hidup dan produktivitas Anda. Yuk, ketahui dulu apa saja pilihan obat serta cara mengobati batuk karena asma yang paling umum dalam ulasan berikut.

Beragam pilihan obat batuk asma

Ketika batuk, hal yang mungkin terlintas adalah Anda sedang mengalami pilek biasa atau ada masalah di bagian tenggorokan. Namun, apabila batuk terus datang kembali, ada kemungkinan merupakan salah satu tanda asma.

Batuk kering maupun berdahak yang berlangsung selama lebih dari delapan minggu sama-sama bisa menjadi pertanda batuk karena asma, melansir laman Kidshealth. Batuk merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan hal yang mengiritasi paru-paru.

Perlu diketahui, batuk kronis tidak hanya menghambat aktivitas harian, tapi juga membuat sulit tidur nyenyak karena Anda akan sering terbangun di tengah malam. Maka itu, dibutuhkan pengobatan yang tepat supaya gejalanya cepat mereda dan tidak melemahkan.

Pada prinsipnya obat batuk asma sama dengan obat yang digunakan untuk meredakan gejala asma umum. Namun, Anda memerlukan resep dari dokter. Berikut adalah daftar obat-obatannya:

1. Kortikosteroid hirup

obat batuk asma

Obat kortikosteroid bekerja melawan peradangan di saluran udara dan mengurangi pembengkakannya. Obat batuk asma yang satu ini harus digunakan rutin setiap hari untuk mengurangi frekuensi kambuhnya asma dan keparahan gejalanya sehingga Anda dapat terus bernapas lega.

Obat-obatan yang termasuk kortikosteroid hirup untuk batuk asma termasuk:

  • Mometasone (Asmanex Twisthaler)
  • Ciclesonide (Alvesco)
  • Beclomethasone (Qvar RediHaler)
  • Budesonide (Pulmicort Flexhaler)
  • Fluticasone (Flovent HFA)

Cara mengobati batuk karena asma ini adalah dihirup melalui inhaler atau nebulizer. Pastikan Anda tidak pinjam ataupun meminjamkan inhaler dengan orang lain. Selain karena belum tentu bersih, hal ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi.

Kortikosteroid hirup jarang menimbulkan efek samping yang serius. Efek samping yang paling sering muncul cenderung ringan, seperti iritasi mulut dan tenggorokan, yang dapat sembuh dengan pengobatan sederhana.

2. Leukotriene modifiers

obat

Obat ini biasanya diresepkan dokter untuk mengatasi batuk karena asma yang dipicu alergi. Selain itu, obat ini dapat digunakan untuk mencegah asma yang dipicu oleh olahraga. Obat ini dapat membantu mengendalikan gejala hingga lebih dari 24 jam.

Cara mengobati leukotriene modifiers sebagai obat batuk asma adalah bekerja menghambat efek leukotriene, yaitu zat kimia yang dapat memicu gejala asma. Beberapa jenis obat leukotriene modifiers yang paling umum di antaranya montelukast (Singulair), zafirlukast (Accolate), dan zileuton (Zyflo).

3. Bronkodilator

obat batuk asma

Bronkodilator adalah cara pemberian obat batuk asma lewat jalur hirup yang bertujuan meningkatkan kapasitas paru untuk menyerap oksigen. Senyawa kimia dalam obat bronkodilator dapat melemaskan otot-otot di sekitar saluran udara untuk melonggarkannya.

Hal ini akan memungkinkan gejala asma cepat mereda sehingga Anda bisa bernapas lebih lega sehingga bisa digunakan sebagai cara mengobati batuk karena asma.

Tidak hanya itu saja, bronkodilator juga dapat digunakan untuk terapi jangka pendek maupun jangka panjang. Pengobatan asma yang termasuk ke dalam bronkodilator jangka pendek adalah albuterol (Proair, Proventil, Ventolin), levalbuterol (Xopenex), dan pirbuterol (Maxair).

Efek pengobatan dari bronkodilator sebagai obat batuk asma rata-rata dapat bertahan sekitar 4-6 jam. Namun, bronkodilator jangka pendek tidak boleh digunakan lebih lama daripada instruksi yang seharusnya.

Jika Anda membutuhkan pengobatan durasi yang lebih lama, dokter dapat meresepkan bronkodilator jangka panjang seperti salmeterol (Serevent) dan formoterol (Foradil).

Bronkodilator jenis ini umumnya digunakan untuk mengendalikan asma kronis, dan penggunaanya harus dikombinasikan dengan steroid hirup.

4. Obat antihistamin

obat antasida

Selain efektif untuk meredakan reaksi alergi seperti gatal-gatal, obat antihistamin juga dapat dapat digunakan sebagai cara mengobati batuk karena asma. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi efek pelepasan histamin.

Histamin adalah zat kimia yang menghasilkan respon peradangan pada tubuh, termasuk di saluran napas.

Cetirizine, diphenhydramine, dan loratadine merupakan beberapa jenis obat antihistamin yang paling umum. Namun, perlu diketahui bahwa kebanyakan obat antihistamin punya efek samping yang bikin mengantuk setelah Anda meminumnya.

Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengoperasikan mesin atau berkendara setelah mengonsumsi obat batuk asma ini.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya berkonsultasi terlebih dulu untuk memastikan keamanan obat baruk karena asma ini. Obat alergi mungkin dapat berinteraksi dengan obat atau suplemen lain yang sedang Anda gunakan.

5. Imunoterapi

cara mengobati batuk asma
Sumber: Freepik

Batuk karena asma juga bisa disebabkan karena Anda mempunyai alergi tertentu. Maka dari itu, cara mengobati batuk asma juga bisa dilakukan dengan imunoterapi atau suntikan alergi.

Namun, hal lain yang perlu Anda ketahui adalah suntikan alergi ini bukanlah obat asma seperti antibiotik. Akan tetapi, mempunyai fungsi seperti vaksin.

Hal ini karena di dalamnya terdapat sejumlah kecil alergen agar reaksi Anda terhadap alergi tertentu yang menyebabkan batuk asma menjadi jauh lebih ringan. Obat batuk karena asma yang stau ini berfungsi untuk mengurangi gejala alergi dan mencegah berkembangnya kondisi yang mengganggu seperti asma.

Dalam sebuah studi ditemukan apabila suntikan alergi untuk asma sama efekstifnya dengan steroid inhalasi dalam mengurangi gejala asma. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut lagi.

Tidak hanya itu saja, Anda pun tidak bisa sembarangan apabila ingin mencoba obat batuk karena asma yang satu ini. Diperlukan tes alergi terlebih dahulu untuk mengetahui alergen apa yang menyebabkan terjadinya asma.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter karena tidak semua orang bisa mendapatkan suntikan alergi. Termasuk untuk Anda yang mempunyai kondisi asma tidak terkontrol atau penyakit lainnya sepertijantung.

Kapan harus ke dokter?

obat

Dalam kasus tertentu, batuk kronis dapat sembuh sendiri tanpa harus repot-repot minum obat. Namun berhubung batuk asma dapat memicu serangan asma yang parah, sebaiknya segera periksa ke dokter bila batuk yang Anda alami tidak kunjung sembuh atau malah semakin memburuk.

Beberapa obat batuk karena asma di atas ada yang dijual bebas di apotek atau toko obat tanpa perlu menebus resep dokter. Meski begitu, pastikan Anda selalu membaca aturan pakai yang biasanya tertera pada label kemasan dengan teliti sebelum menggunakannya.

Jangan ragu untuk bertanya langsung ke dokter atau apoteker bila Anda belum paham cara penggunaan untuk mengobati batuk karena asma.

Semakin cepat penyakit Anda diobati, maka risiko komplikasinya juga akan semakin rendah. Anda sendirilah yang tahu seberapa baik tubuh Anda berfungsi. Sebaiknya jangan tunggu penyakitnya parah dulu baru berobat ke dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mengatasi Nyeri Dada saat Asma

Bagaimana cara mengatasi nyeri dada saat asma? Ketahui dulu penyebabnya, lalu coba dalami cara mengatasinya di artikel ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Asma, Health Centers 16/02/2020

Curiga Anak Kena Asma, Kapan Waktu yang Tepat Mengajaknya Berobat ke Dokter?

Orangtua harus sigap untuk menangani anak yang sakit asma karena gejala penyakit ini mirip dengan masalah pernapasan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Asma Okupasi di Tempat Kerja: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

Asma akibat kerja (asma okupasi) disebabkan oleh zat yang dihirup di tempat kerja, seperti debu, bahan kimia, asap, gas, debu atau zat berbahaya lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 22/12/2019

5 Pilihan Obat Asma Alami yang Aman untuk Anak-anak

Asma anak dapat diredakan dengan menggunakan obat-obatan herbal yang ada di dapur. Ssst.. obat asma anak tradisional ini sudah dikenal sejak zaman dulu lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 19/12/2019

Direkomendasikan untuk Anda

penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
Latihan pernapasan asma

Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
asma kambuh saat udara dingin

Apa Benar Cuaca Dingin Dapat Memicu Asma Kambuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
cara mencegah asma

5 Cara Preventif untuk Mencegah Asma Kambuh Akibat Polusi Udara

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020