home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Posisi tidur setiap orang mungkin berbeda, terkadang kebiasaan memang sulit diubah. Tapi, tahukah Anda bahwa posisi tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan? Menurut Steven Park, MD, posisi tidur yang buruk akan menyebabkan pada kelelahan, gangguan tidur, sakit kepala, sakit maag, dan nyeri punggung. Jadi, posisi tidur seperti apa yang baik dan buruk bagi kesehatan? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita lihat beberapa posisi tidur berikut ini!

Posisi tidur yang baik

1. Tidur telentang

Tidur telentang dengan kedua tangan di sisi kanan dan kiri Anda umumnya dianggap sebagai posisi tidur yang baik untuk kesehatan dan juga untuk leher Anda selama tidak menggunakan terlalu banyak bantal. Posisi ini dapat mempermudah kepala, leher, dan tulang belakang kita untuk tetap selaras dan tetap dalam posisi netral. Karena tidak ada tekanan ekstra pada tubuh bagian belakang, maka ini adalah posisi terbaik untuk tulang punggung Anda.

2. Posisi bintang laut

Posisi telentang dengan kedua tangan di samping kepala juga baik untuk kesehatan. Posisi tidur ini juga dapat mencegah kerutan wajah dan kulit berjerawat. Menurut Dr. Decontee Jimmeh, seorang ahli saraf di Norwood Clinic, Birmingham, tidur telentang juga dapat memerangi refluks asam lambung.

Berbaring telentang berarti kepala terangkat dan perut mampu berada di bawah kerongkongan, sehingga lebih kecil kemungkinannya untuk zat yang telah dicerna kembali ke kerongkongan. Sangat penting untuk dicatat bahwa tidur dengan posisi ini dapat mengakibatkan mendengkur. Selain itu, menempatkan lengan dengan menekuknya di samping kanan dan kiri kepala Anda akan mengakibatkan banyak tekanan pada saraf bahu, yang menyebabkan rasa sakit.

3. Tidur menyamping

Tidur menyamping bermanfaat bagi orang yang menderita sleep apnea obstruktif (berhentinya napas saat tidur), orang yang sering mendengkur, dan yang sering mengalami sakit pada leher dan punggung, serta bagi mereka yang sedang hamil. Posisi ini bermanfaat dalam membuka orofaring yang sesak. Hal ini juga dapat memanjangkan tulang belakang, yang dapat membantu meredakan nyeri punggung. Namun, dengan posisi tidur menyamping, Anda akan mengalami penuaan kulit yang tidak diinginkan, karena menempatkan satu sisi wajah Anda pada bantal, sehingga kulit akan keriput.

Arah ketika Anda tidur juga memiliki manfaat tertentu. Tidur menyamping ke sisi kanan dapat melonggarkan tekanan pada hati, paru-paru, dan perut. Sedangkan tidur menyamping ke sisi kiri dapat mengurangi refluks asam lambung. Wanita yang sedang hamil juga disarankan untuk tidur ke sisi kiri untuk aliran darah yang optimal.

Posisi tidur yang buruk

1. Tidur telungkup

Tidur telungkup tidak pernah disarankan, karena ia tidak mendukung bentuk alami dari tulang belakang. Posisi ini dapat menimbulkan tekanan pada sendi dan otot, sehingga Anda akan merasakan mati rasa, nyeri, dan kesemutan. Posisi ini juga memaksa leher Anda untuk terus berputar dan badan tertekan, sehingga sirkulasi penapasan Anda tergolong buruk.

2. Tidur meringkuk (fetal)

Posisi dengan menekuk lutut hingga dada dapat menyebabkan sakit leher dan punggung, keriput, dan payudara kendur. Tidur dalam posisi fetal dapat menyebabkan ketegangan pada punggung dan sendi, terutama ketika lutut dan dagu diselipkan di dada Anda. Posisi ini sangat tidak disarankan untuk siapapun, karena posisi bahu dan leher harus selaras ketika tidur.

Selain posisi, Anda juga harus memilih kasur yang lebih lembut untuk menghindari penekanan, namun jika kasur terlalu lembut, maka ia juga tidak dapat mendukung leher Anda. Posisi tidur dan jenis kasur Anda memainkan peran utama dalam memberikan dukungan sepanjang kontur tubuh Anda saat berbaring di ranjang. Menempatkan tekanan pada bagian tubuh tertentu dapat mengganggu tidur. Tidur malam yang baik memerlukan lingkungan, dan kasur yang baik, serta waktu yang cukup.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Link Between Sleep Position and Sleep Quality http://www.webmd.com/sleep-disorders/features/sleep-position-and-sleep-quality#1. Accessed September 1, 2016.

Sleeping Position to Stay Healthy http://www.medicaldaily.com/sleeping-positions-stay-healthy-best-and-worst-ways-sleep-during-night-296714. Accessed September 1, 2016.

8 Sleeping Positions and Their Effects on Healh https://dailyhealthpost.com/8-sleeping-positions-and-their-effects-on-health/8/. Accessed September 1, 2016.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Adinda Rudystina
Tanggal diperbarui 15/02/2021
x