Berapa Lama Tidur yang Kita Butuhkan? Ternyata Belum Tentu 8 Jam

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Meski di rumah Anda tidur di waktu yang sama dengan anak, adik, kakak, atau orangtua Anda, belum tentu berapa lama Anda bisa tidur juga sama.

Lydia DonCarlos, PhD, dari Loyola University Chicago Stritch School of Medicine adalah salah satu ahli yang membuat rekomendasi berapa banyak waktu tidur yang dibutuhkan seseorang. Panel tersebut, yang dipimpin National Sleep Foundation, membuat rekomendasi berdasarkan usia, mulai dari bayi yang baru lahir (yang memerlukan 14-17 jam tidur per hari) sampai dewasa berusia 65 tahun ke atas (7-8 jam per hari).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja berusia 14-17 tahun memerlukan 8-10 jam tidur per malam. Angka ini lebih tinggi dibanding rekomendasi sebelumnya yaitu 8,5-9,5 jam per malam.

Dr. DonCarlos dan para ahli lainnya dalam panel multidisiplin memeriksa temuan dari 320 studi yang melaporkan durasi tidur, dan mereka menemukan adanya efek kesehatan dari lamanya durasi tidur, yang merupakan konsekuensi bila terlalu lama atau terlalu sedikit tidur. Hasilnya dipublikasikan dalam Sleep Health: Journal of the National Sleep Foundation.

“Prosesnya sangat teliti,” kata Dr. DonCarlos, yang mewakili American Association of Anatomists dari 6 ahli tidur yang dipilih National Sleep Foundation.

“Kami masih harus menjalani penelitian lebih lanjut untuk mempelajari fungsi tidur. Kami tahu tidur itu menyegarkan dan penting untuk konsolidasi memori, tapi kami tidak tahu secara detail apa fungsi dari tidur, bahkan bagaimana kita bisa menghabiskan ⅓ hidup kita hanya untuk tidur,” tutur Dr. DonCarlos.

Berapa lama waktu tidur yang ideal untuk saya?

Meskipun setiap golongan usia sudah dikelompokkan berdasarkan berapa lama rekomendasi waktu mereka untuk tidur, National Sleep Foundation dalam laporan utamanya di Sleep Health Journal, menyebutkan bahwa tidak ada jumlah waktu sempurna yang pas bagi setiap orang. Berikut ini rekomendasi jam tidurnya:

  • Bayi baru lahir (0-3 bulan): 14-17 jam setiap hari
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam setiap hari
  • Balita (1-2 tahun): 11-14 jam setiap hari
  • Pra-sekolah (3-5 tahun): 10-13 jam setiap hari
  • Usia sekolah (6-13 tahun): 9-11 jam setiap hari
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam setiap hari
  • Dewasa muda (18-25 tahun): 7-9 jam setiap hari
  • Dewasa (26-64 tahun): 7-9 jam setiap hari
  • Manula (65 tahun ke atas): 7-8 jam setiap hari

Dengan tidur yang cukup, kesehatan kita akan lebih baik dan maksimal. Semua organ yang lelah bekerja tentu membutuhkan waktu istirahat, termasuk otak, kulit, sistem metabolisme, dan hormon. Pada saat tidur, informasi yang masuk ke otak akan disusun dengan rapi, sehingga saat bangun tidur kita sering kali menemukan solusi dari masalah di hari sebelumnya.

Sel dalam tubuh akan berregenerasi saat kita tidur pada tingkat paling maksimal. Makanya tak jarang, jika tidur sesuai dengan rekomendasinya, kulit seseorang akan terlihat sehat dan kencang. Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga akan meningkat karena sel-sel kita diperbarui, dan hormon melatonin yang membantu memperkuat sistem imun biasanya bekerja paling efektif saat malam, saat gelap dan kita sedang terlelap.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Pernah dengar orang yang punya ingatan fotografis (photographic memory), alias daya ingat yang kuat dan akurat? Apakah ini mungkin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Dekstrokardia adalah kelainan jantung langka yang menyebabkan letak jantung bergeser ke sebelah kanan. Apa saja bahayanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ini Perbedaan Cara Berpikir Perempuan dan Laki-laki

Perbedaan cara berpikir perempuan dan laki-laki terkadang memicu terjadinya salah paham, sehingga perlu Anda kenali alasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Manfaat Petai Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Apakah Anda suka makan petai atau malah menolak mentah-mentah? Tunggu dulu, simak berbagai manfaat petai untuk kesehatan berikut ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyebab mata berair

9 Penyebab Mata Anda Terus Berair dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
Golongan darah O, golongan darah B, diet golongan darah, golongan darah AB, golongan darah A

Mengenal Golongan Darah A, B, AB, dan O Beserta Karakteristiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit