Kenapa Tidak Boleh Donor Darah Dulu Saat Sakit Flu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

“Setetes Darah Anda, Nyawa Bagi Sesama.” Slogan ajakan donor darah dari PMI ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda, bukan? Meski begitu, tidak semua orang bisa bebas mendonorkan darahnya. Nah jika Anda lagi kena flu dan batuk, sebaiknya absen dulu ikut donor darah kali ini. Lho, kenapa kita tidak boleh ikut donor darah saat flu?

Jangan donor darah saat flu!

Darah merupakan campuran cairan dan sel yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Darah dapat membantu peredaran oksigen, nutrisi makan, dan melawan infeksi. Kekurangan darah bisa menyebabkan organ tubuh tidak berfungsi dengan normal, bahkan mengakibatkan kematian. Itu kenapa orang yang sehat dibolehkan untuk menyumbangkan darahnya sebagai upaya menyelamatkan nyawa orang lain.

Dilansir dari laman St. Joseph Health, salah satu penyebab seseorang tidak boleh donor darah adalah penyakit flu. Flu merupakan penyakit yang sangat mudah menular terutama di musim hujan. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza ini umumnya menyebarkan melalui tetesan air liur saat batuk, berbicara, atau bersin.

Meski tergolong penyakit yang mudah diobati, orang yang terinfeksi virus flu untuk sementara waktu dilarang untuk mendonorkan darahnya, terutama saat gejala flu mulai bermunculan. Saat gejala flu, seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, dan nyeri otot bermunculan, artinya virus influenza sudah memasuki darah.

Sebagian besar orang yang menerima donor darah, kondisi kesehatannya tidak stabil dan sistem kekebalan tubuhnya cukup lemah. Jika pasien menerima tranfusi darah yang terkontaminasi virus influenza, kemungkinan infeksi virus yang lebih parah bisa terjadi. Hal ini tentu akan membahayakan kondisi pasien. Alih-alih menyelamatkan, donor darah saat flu malah akan membuat kondisi pasien menjadi lebih parah.

minum obat pilek

Kapan orang yang sakit flu boleh mendonorkan darah?

Orang yang sakit flu memang tidak diberikan lampu hijau untuk mendonorkan darahnya. Namun, bukan berarti larangan ini akan terus berlaku seterusnya. Jika tubuh sudah kembali sehat, petugas kesehatan akan mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk donor darah.

Tanda-tanda bila tubuh Anda mulai terbebas dari flu sehingga diizinkan untuk mengikuti donor darah, antara lain:

  • Tubuh Anda sudah bebas dari gejala flu, seperti sakit tenggorokan atau batuk
  • Suhu tubuh Anda kembali normal, tidak lebih dari 38° Celcius.
  • Anda sudah lepas dari penggunaan obat atau pengunaan antibiotik.

Selain sinyal tubuh yang mulai membaik, Anda harus menunggu setidaknya 2 minggu untuk membuat jadwal ulang kegiatan donor darah. Selain sehat jasmani dan rohani, ada persyaratan lainnya yang harus Anda penuhi calon pendonor sebelum mendonorkan darah, seperti:

  • Usia 17-65 tahun
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Tekanan darah normal (sistole 100/180 dan diastole 70/100)
  • Kadar hemoglobin minimal 12,5 g/dl sampai 17 g/dl

Tips supaya calon pendonor cepat pulih dari flu

Supaya Anda boleh mendonorkan darah, mengutamakan kesehatan tubuh untuk cepat pulih dari flu adalah misi Anda. Selain minum obat yang diresepkan, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti, antara lain:

  • Istirahat cukup di rumah
  • Perbanyak minum air putih
  • Konsumsi makanan sehat bergizi
  • Jaga tubuh Anda tetap hangat
  • Hindari alkohol dan berhenti merokok

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Plasma Darah Orang Sembuh Bisa Mengobati Pasien COVID-19?

Sebuah temuan baru dari peneliti di Tiongkok yang mengatakan bahwa plasma darah orang yang sembuh dapat mengobati pasien COVID-19. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 21/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Sederet Penyebab Flu yang Tak Boleh Anda Sepelekan

Virus influenza adalah penyebab utama Anda terserang flu. Selain itu, ada beberapa hal lagi yang meningkatkan risiko Anda untuk kena flu. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Kesehatan Pernapasan 21/06/2019 . Waktu baca 7 menit

Ortu Wajib Tahu, Ini Pilihan Obat Flu untuk Anak yang Aman dan Manjur

Terkadang gejala flu bisa membuat anak rewel tidak karuan. Untungnya, ada obat flu yang aman buat anak dan banyak dijual di apotek.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2019 . Waktu baca 8 menit

6 Obat Flu yang Paling Aman Diminum Ibu Hamil

Ibu hamil tidak boleh asal minum obat flu. Jika istirahat dan banyak minum putih belum cukup ampuh, coba dapatkan 6 macam obat ini di apotek.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14/06/2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

donor darah saat puasa

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . Waktu baca 6 menit
minum air putih mencegah flu

Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 11/04/2020 . Waktu baca 4 menit
donor darah saat COVID-19

Tips Donor Darah yang Aman Saat Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit
aturan transfusi darah

Adakah Batas Maksimal untuk Transfusi Darah?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/03/2020 . Waktu baca 4 menit