Jangan Anggap Remeh, Flu Bisa Sebabkan Komplikasi Berikut Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/07/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Banyak yang beranggapan bahwa flu atau influenza adalah penyakit ringan. Padahal, dalam beberapa kasus, jenis-jenis flu yang parah bisa menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa. Pahami bahaya-bahaya akibat flu lebih dalam pada ulasan berikut.

Flu parah dapat menyebabkan akibat berbahaya, bahkan kematian

Banyak yang mengira bahwa flu dan pilek (common cold) sama, padahal keduanya berbeda. Flu bisa menyebabkan gejala yang lebih parah dari pilek. Tak hanya hidung tersumbat, kondisi ini juga bisa menyebabkan demam tinggi, sakit kepala yang tak kunjung hilang, dan nyeri otot.

Bahkan, beberapa orang bisa memiliki gejala yang lebih parah. Terutama pada bayi dan lansia yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit ginjal atau hati. Orang dengan kondisi tersebut berisiko tinggi mengalami komplikasi bila terserang flu.

Komplikasi yang mungkin terjadi akibat flu parah antara lain pneumonia, gagal hati, gagal ginjal, dan kematian. Data dari World Health Organization atau WHO mencatat bahwa sekitar 290.000 hingga 650.000 orang meninggal dunia akibat influenza.

Pada ibu hamil, virus influenza tidak hanya menyerang sang ibu, tapi juga janin dalam kandungan.

“Bila tidak diobati, virus yang ganas bisa menyebabkan komplikasi pernapasan, seperti pneumonia, (jika terkena ke bayi) bisa gagal napas dan meninggal,” ujar Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM, Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11).

Pneumonia adalah radang paru-paru yang menyebabkan kantung udara berisi nanah dan lendir sehingga menghalangi oksigen mencapai aliran darah. Jika darah terlalu sedikit mengandung oksigen, organ, jaringan, dan sel tubuh tidak dapat bekerja dengan baik sehingga dapat menyebabkan kematian.

Selain pneumonia, berikut adalah komplikasi-komplikasi yang dapat terjadi akibat penyakit flu:

1. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan yang terjadi di rongga pada saluran hidung. Gejala-gejala yang mungkin timbul ketika influenza telah menyebabkan sinusitis adalah:

  • penyumbatan hidung semakin parah
  • sakit tenggorokan
  • rasa sakit di pipi, rahang atas, dan gigi
  • daya penciuman menurun
  • pembengkakan di dekat mata

2. Infeksi telinga

Infeksi telinga atau otitis media merupakan peradangan dan pembengkakan yang terdapat di telinga bagian tengah. Komplikasi akibat flu ini sering terjadi karena telinga bagian tengah terhubung dengan saluran pernapasan atas.

Ketika virus influenza di saluran pernapasan atas berkembang biak, kemungkinan virus dapat masuk menuju telinga tengah. Gejala-gejala yang dapat timbul berupa:

  • kemampuan mendengar menurun
  • keluar cairan dari telinga
  • demam dan menggigil
  • nyeri di telinga

3. Bronkitis

Bronkitis juga merupakan bentuk komplikasi lain akibat flu atau influenza. Penyakit ini disebabkan oleh iritasi pada selaput lendir yang terdapat di bronkus paru-paru.

Gejala-gejala yang mungkin dapat muncul meliputi:

  • batuk berdahak
  • rasa sesak di dada
  • demam dan menggigil

Komplikasi akibat influenza tidak dapat diobati dengan pengobatan flu biasa

Ivermectin adalah obat

Bila sudah terkena komplikasi, pengobatan influenza biasa tidak akan memberikan pengaruh. Biasanya, dokter akan melihat kembali gejala yang Anda rasakan.

Kemungkinan besar, Anda juga perlu menjalani beberapa tes kesehatan untuk memastikan komplikasi apa yang terjadi dalam tubuh dan diopname.

Supaya tidak terjadi komplikasi, influenza harus diobati dengan cara yang tepat. Untuk itu Anda harus memperhatikan gejala flu apa saja yang muncul. Tujuannya, untuk menjadi pertimbangan apakah Anda perlu ke dokter atau tidak.

Bila gejala lebih menyerang saluran napas atas, seperti hidung tersumbat, berair, dan gatal, kemungkinan Anda mengalami pilek. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 3 hingga 5 hari dengan obat-obatan tanpa resep.

Namun, bila gejala disertai dengan sakit kepala parah, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan demam tinggi, ini bisa menandakan terjadinya flu.

“Pada orang dewasa, biasanya, kalau nyeri yang dirasa sangat parah, harus ke dokter. Pasien mungkin perlu dirawat juga,” tambah dr. Iris Rengganis.

Pada kesempatan yang sama, Prof. dr. Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), PhD, Ketua Indonesian Influenza Foundation, mengungkapkan hal senada terkait flu pada anak.

“Pada anak biasanya kita anjurkan ke dokter, kalau gejalanya nggak sembuh sendiri dalam 3 atau 4 hari. Apalagi kalau makin parah gejalanya, dia jadi rewel banget dan susah tidur karena sakit kepala dan nyeri otot,” jelasnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

Selain baik untuk kesehatan Anda, terbiasa minum air putih juga bisa bantu mencegah Anda dari penyakit flu. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Flu, Health Centers 11/04/2020 . 4 menit baca

Kapan Sakit Flu Harus Periksa ke Dokter?

Sakit flu bisa terjadi pada siapa saja. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, ada kalanya Anda harus segera ke dokter saat flu tidak kunjung sembuh.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Flu, Health Centers 04/04/2020 . 4 menit baca

Tips Menyembuhkan Flu dengan Cepat

Terserang penyakit flu dapat mengganggu aktivitas, sehingga Anda pasti ingin cepat sembuh. Apa saja tips untuk menyembuhkan flu dengan cepat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Flu, Health Centers 03/04/2020 . 4 menit baca

Kenapa Jika Sedang Padat Aktivitas Malah Mudah Kena Flu?

Semakin aktivitas padat, sebagian orang lebih mudah terserang flu. Hal ini disebabkan oleh beberapa penyebab yang mungkin Anda belum sadari.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/03/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Batuk ke arah siku etika batuk

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 7 menit baca
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 5 menit baca
puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . 3 menit baca
penyebab hidung tersumbat

Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . 4 menit baca