Apa itu tumor otak?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tumor otak?

Tumor otak adalah pertumbuhan jaringan yang disebabkan oleh sel-sel tidak normal pada otak atau di sekitar otak. Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab tumor otak, tapi beberapa peneliti menduga bahwa kondisi ini disebabkan oleh faktor genetik dan paparan bahan kimia berbahaya.

Tumor di otak tidak selalu menyebabkan kanker, namun pada beberapa orang dapat menyebabkan kanker. Seseorang dapat mengalami tumor pada beberapa sel di otak atau karena kanker dari bagian tubuh lainnya menyebar ke otak (metastasis).

Jenis-jenis tumor otak

WHO membagi tumor otak primer berdasarkan asal sel tumor dan tingkat keganasan tumor pada otak. Hingga saat ini terdapat sekitar 120 jenis tumor otak yang telah diketahui. Namun, beberapa jenis tumor pada otak yang sering terjadi di antaranya:

Glioma

Sebagian besar kasus tumor di otak yang paling sering terjadi adalah jenis glioma. Tumor ini tumbuh dan berkembang pada jaringan glia dan saraf tulang belakang.

Meningioma

Tumor ini menyerang jaringan selaput otak pada otak kecil dan otak besar. Meningioma lebih sering terjadi pada orang dewasa dengan jenis kelamin perempuan. Dalam sebagian besar kasus, tumor jenis ini tidak bersifat kanker.

Adenoma pituitari

Tumor jenis ini tumbuh dan berkembang pada permukaan kelenjar pituitari, yaitu suatu kelenjar yang berperan dalam mengatur aktivitas dan hormon seks. Adenoma pituitari memiliki tingkat keganasan yang rendah.

Tumor neuroma

Tumor dapat berasal dari pelindung serat saraf, baik di dalam tengkorak maupun pada tulang belakang. Meskipun pertumbuhan lambat dan cenderung tidak menyebar, jenis tumor ini dapat tumbuh kembali tanpa tindakan pembedahan.

Limfoma sistem saraf pusat

Tumor ini terjadi pada sistem limfatik yang terdiri dari nodus limfa. Jenis tumor ini sangat ganas, adanya jenis tumor merupakan pertanda pertumbuhan tumor lainnya pada otak. Biasanya terjadi pada lansia dan lebih banyak dialami oleh pria.

Craniopharyngioma

Terjadi pada area otak yang berdekatan dengan mata atau sekitar bagian bawah otak yang berdekatan dengan kelenjar pituitari. Biasa terjadi pada anak-anak dan lansia dan ditemukan dengan keganasan rendah.

Tumor kelenjar pineal

Jenis tumor ini bermula pada kelenjar pineal yang berdekatan dengan pusat otak dengan tingkat keganasan yang bervariasi. Tumor yang ganas berpotensi menyebar ke tulang belakang dan mengganggu sekresi hormon melatonin yang mengatur siklus terjaga dan tertidur.

Tumor metastasis

Tumor jenis ini berasal dari kanker primer yang berasal dari bagian tubuh lainnya, terutama paru, payudara, usus, ginjal, ataupun kulit. Sebagian besar penyebaran dapat menyerang otak besar namun juga berpotensi menyerang otak kecil dan batang otak.

Seberapa umum tumor otak?

Tumor otak adalah salah satu penyakit yang dapat oleh siapa saja tanpa batasan usia. Anda dapat terhindar dari penyakit satu ini dengan mengurangi fator-faktor risiko penyebab tumor otak. Silakan diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala tumor otak?

Gejala tumor otak terlihat sangat mirip seperti penyakit sehari-hari lainnya, dari sakit kepala sampai depresi. Itu sebabnya, gejala tumor otak mungkin sulit untuk didetksi sejak dini. Namun secara umum, berikut tanda dan gejala kanker otak yang biasanya muncul:

Sakit kepala yang sering dan parah

Bisa sangat sulit untuk bisa membedakan mana sakit kepala biasa yang disebabkan kondisi lain dan mana yang timbul sebagai gejala tumor otak, bahkan bagi dokter sekalipun.

Petunjuk terbaik Anda adalah jika sakit kepala tersebut hadir baru-baru ini dan terjadi terus-menerus tanpa ada tanda pulih serta tidak menanggapi pengobatan apapun.

Mual dan muntah tanpa alasan yang jelas

Mual dan muntah adalah hal yang biasa. Namun jika Anda terus menerus mual dan muntah tanpa sebab, apalagi jika Anda tidak sedang hamil, ini patut diwaspadai. Mual dan muntah tanpa alasan yang jelas bisa menjadi gejala tumor otak yang patut Anda waspadai.

Penglihatan kabur

Penglihatan kabur, penglihatan ganda, dan kehilangan penglihatan bertahap semuanya terkait dengan gejala tumor otak.

Sayangnya, Anda mungkin tidak begitu memperhatikan gejala tumor otak ini sampai Anda benar-benar merasa terganggu, misalnya terbentur tembok karena salah memperkirakan jarak atau bahkan kecelakaan mobil berulang kali. Konsultasikan ke dokter mata untuk diagnosis lebih lanjut.

Sensasi kebas atau mati rasa

Kesulitan mengendalikan ekspresi wajah, sulit menelan, dan sensasi baal di bagian tubuh atau wajah adalah sesuatu yang harus Anda curigai sebagai gejala tumor otak yang berasal dari batang otak — tempat di mana otak Anda terhubung dengan sumsum tulang belakang Anda.

Kesulitan berbicara

Ada dua pusat bicara di otak yang terletak di sisi kiri — area Wernicke, yang memungkinkan kita untuk mengerti dan memahami ucapan, dan area Broca, yang mengaktifkan otot yang menciptakan suara. Ketika tumor hadir di otak, kedua kemampuan tersebut seringkali terhambat.

Badan lemas dan lesu tanpa sebab

Gejala tumor otak biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri di sekujur tubuh. Namun, kaki kiri atau kanan atau tangan Anda mungkin tidak merespon sebaik atau secepat biasanya, atau malah bisa tidak merespon sama sekali. Jadi, begitu Anda menyadari badan lemas tiba-tiba tak menentu dan tidak kunjung sembuh, sebaiknya kunjungi dokter untuk konsultasi.

Kebingungan melakukan hal sehari-hari

Jika Anda belakangan ini lebih sering kebingungan, kikuk, dan ceroboh — kaki terantuk ujung meja, kepala terbentur pinggiran pintu, berdiri goyah, atau sering jatuh saat berjalan — keteledoran ini mungkin bisa menjadi gejala tumor otak yang wajib Anda waspadai.

Kehilangan kesimbangan

Fungsi motorik dikendalikan oleh area batang otak. Jika Anda mulai merasa sulit berjalan, terutama dalam kegelapan, dan Anda cenderung berdiri miring bersandar ke satu sisi, ini bisa menjadi gejala yang disebabkan oleh tumor di otak kecil, area otak bertanggung jawab untuk keseimbangan dan koordinasi. Masalah keseimbangan juga merupakan gejala silent multiple sclerosis.

Kejang

Kejang sering menjadi salah satu gejala tumor otak yang pertama kali muncul, terutama jika Anda tidak memiliki riwayat kondisi ini sebelumnya.

Iritasi yang disebabkan oleh pertumbuhan tumor dalam otak membuat sel saraf otak (neuron) jadi bekerja tidak terkendali, dan menyebabkan anggota tubuh Anda mengalami gerakan menyentak tiba-tiba yang abnormal.

Masalah pendengaran

Lobus temporal yang terletak di bagian tengah bawah korteks di belakang pelipis berperan agar Anda bisa mendengar suara, serta memahami bahasa dan percakapan.

Jika Anda mengalami gangguan pendengaran dari satu sisi atau sensasi telinga berdenging yang konstan (tinnitus), konsultasikan dengan dokter Anda untuk menentukan apakah keluhan Anda termasuk gejala tumor otak.

Masalah dengan ingatan

Jika belakangan ini Anda makin sering lupa-lupa ingat, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan gejala tumor otak. Orang dengan tumor lebih cenderung memiliki masalah mengingat sesuatu, merasa bingung, atau mengalami masalah berpikir.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala tumor otak yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tumor otak tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala tumor otak seperti yang sudah disebutkan di atas atau mungkin ada pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kanker otak?

Tumor otak dapat muncul akibat otak itu sendiri (tumor otak primer) yang memiliki tumor, atau disebabkan oleh penyebaran kanker dari organ tubuh lainnya (tumor otak sekunder).

Penyebab tumor otak primer berasal dari otak sendiri atau jaringan sekitar otak, seperti pada meninges, saraf kranial, kelenjar pituitari, atau kelenjar pineal.

Sementara penyebab tumor otak sekunder atau metastatis adalah jaringan abnormal yang terjadi pada bagian tubuh lainnya yang kemudian menyebar ke otak. Orang yang pernah mengalami kanker dapat mengalami jenis tumor di otak ini.

Tumor otak primer dilaporkan tidak terjadi sesering tumor otak sekunder.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena penyakit ini?

Beberapa faktor risiko tumor otak adalah:

Usia

Jika Anda berusia lebih tua, Anda berisiko lebih tinggi terkena tumor di otak. Orang dewasa yang lebih tua biasanya lebih sering didiagnosis dengan tumor di otak. Namun tumor di otak juga terjadi pada orang dengan usia berapapun.

Paparan radiasi

Jika Anda pernah terkena jenis radiasi yang disebut radiasi ionisasi seperti terapi radiasi untuk mengatasi kanker atau radiasi dari bom atom, Anda dapat memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini.

Riwayat keluarga

Riwayat keluarga merupakan salah satu faktor risiko penyebab tumor otak. Tumor pada otak yang diketahui akibat faktor keturunan ini terjadi akibat adanya gen bermutasi yang diturunkan dari orangtua, kakek, nenek, atau generasi sebelumnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis penyakit tumor otak?

Untuk setiap gejala tumor otak yang Anda rasakan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosis yanng tepat. Dalam mendiagnosis tumor, dokter akan mulai dengan mengajukan pertanyaan tentang gejala yang Anda rasakan, serta melihat riwayat kesehatan pribadi dan keluarga. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan neurologis.

Jika dokter mencurigai adanya kemungkinan tumor otak, maka dokter akan melakukan satu atau lebih dari tes berikut :

  • Pemindaian otak. Anda dapat diminta untuk melakukan CT (CAT) scan atau MRI untuk melihat otak dengan lebih jelas.
  • Angiogram atau MRA. Tes ini melibatkan penggunaan pewarna dan sinar X dari pembuluh darah di otak untuk mencari tanda-tanda tumor atau pembuluh darah abnormal.
  • Biopsi. Biopsi dapat diperlukan untuk menentukan apakah tumor dapat menjadi kanker atau tidak. Dokter dapat mengambil sampel jaringan melalui operasi dengan memasukkan jarum ke lubang di tengkorak sebelum perawatan dimulai dan mengirim sampel ke laboratorium.

Bagaimana cara mengobati tumor otak?

Operasi biasanya jadi cara utama untuk mengobati tumor di otak. Dokter akan merekomendasikan operasi untuk mengangkat tumor yang telah didiagnosis tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Selama prosedur berlangsung, Anda mungkin akan mendapatkan bius total.

Namun jika letak tumor berada di otak, maka pembedahan tidak dapat dilakukan. Cara lain untuk mengobati tumor otak adalah dengan melakukan kemoterapi dan terapi radiasi untuk membunuh dan menyusutkan tumor. Setelah operasi, 2 jenis perawatan ini juga dijalankan untuk membunuh sisa sel kanker.

Jika tumor berada di bagian dalam otak atau di area yang sulit dijangkau, dokter dapat merekomendasikan terapi pisau gamma, yaitu jenis terapi radiasi yang sangat terfokus. Dokter juga mungkin akan meresepkan beberapa obat-obatan seperti kortikosteroid, pereda nyeri, antimual, dan antikonvulsan (antikejang) yang diberikan sebelum dan sesudah operasi. Obat-obatan lain juga mungkin diresepkan untu membantu mengatasi gejala yang disebabkan oleh tumor.

Sebelum melakukan pengobatan, Anda perlu memastikan bahwa Anda mengerti kemungkinan efek samping dan jangka panjang dari pengobatan ini dengan mendiskusikannya dengan dokter. Dokter dapat memberikan saran tentang rehabilitasi yang meliputi beberapa ahli terapis, seperti ahli terapis fisik untuk mengembalikan kekuatan dan keseimbangan, atau ahli terapis bicara untuk menangani masalah dalam berbicara, mengekspresikan pikiran, atau menelan.

Pengobatan di rumah

Apa saja gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tumor otak?

Beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi tumor otak adalah:

  • Akupunktur
  • Hipnosis
  • Meditasi
  • Terapi musik
  • Latihan relaksasi
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi tinggi
  • Rajin olahraga, namun hindari olahraga yang melibatkan kontak fisik secara langsung
  • Berhenti merokok
  • Rutin minum obat yang diresepkan dokter

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah tumor otak bila ada riwayat keluarga dengan penyakit ini?

Anda tidak perlu stres dan menjadi tertekan karena mempunyai anggota keluarga yang pernah mengalami tumor pada otak. Tentu, semua itu juga dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang lain seperti pola hidup hingga paparan radiasi.

Karena memang belum diketahui secara pasti apa penyebab tumor otak, maka Anda tidak bisa mencegah kondisi ini. Namun, jangan khawatir Anda tetap dapat memperkecil peluang dan risiko tumor pada otak.

Memperkecil risiko tumor pada otak bisa dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup sehat, berolahraga dengan rutin, meninggalkan kebiasaan merokok, dan mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 25, 2018

Yang juga perlu Anda baca