home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Cara Mencegah Kanker Otak dan Konsumsi Makanan Sehat yang Disarankan

3 Cara Mencegah Kanker Otak dan Konsumsi Makanan Sehat yang Disarankan

Kanker otak adalah penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya tumor otak ganas. Penyakit ini sulit disembuhkan total. Pengobatan yang diberikan umumnya ditujukan untuk memperlambat perkembangan sel tumor atau meredakan gejala kanker otak. Oleh karena itu, pencegahan kanker otak sangat penting dilakukan. Lantas, bagaimana cara mencegah penyakit kanker otak? Selain itu, apakah ada jenis makanan pencegah kanker otak yang dapat dimasukkan dalam pola makan?

Berbagai cara untuk mencegah penyakit kanker otak

Kanker otak dapat terjadi karena adanya pertumbuhan tumor ganas di otak (primer) atau penyebaran sel kanker dari organ tubuh lain ke otak (sekunder). Meski demikian, penyebab kanker otak belum diketahui secara pasti. Oleh karena itu, tidak ada satu cara yang pasti dapat mencegah penyakit ini.

Meski demikian, Anda bisa menurunkan risiko terkena penyakit ini dengan menghindari berbagai faktor yang mungkin menyebabkannya. Berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk membantu mencegah kanker otak:

1. Menghindari paparan radiasi yang tidak perlu

Paparan radiasi tingkat tinggi, seperti radioterapi untuk pengobatan kanker, merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit kanker otak. Oleh karena itu, menghindari paparan radiasi dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan risiko terkena penyakit ini.

Jika Anda memiliki penyakit kanker tertentu, konsultasikan dengan dokter Anda mengenai pengobatan yang tepat dan minim risiko. Dokter tentu akan memilihkan jenis pengobatan yang lebih tinggi manfaatnya untuk Anda daripada risiko atau efek samping yang akan ditimbulkannya.

Bila perlu dan memungkinkan, dokter pun bisa saja membatasi dosis radiasi semaksimal mungkin atau mengganti jenis pengobatan sesuai dengan kondisi Anda. Selalu diskusikan dengan dokter mengenai kemungkinan tersebut.

2. Menghindari paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia atau pelarut industri tertentu, seperti vinil klorida, hidrokarbon aromatik, triazine, dan senyawa N-nitroso, disebut dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Meski masih menjadi perdebatan, beberapa studi telah menemukan bahwa kasus kanker otak lebih sering terjadi pada individu yang bekerja di penyulingan minyak, pabrik karet, dan pembuatan obat, yang terkait dengan bahan-bahan kimia di atas.

Oleh karena itu, salah satu cara yang dapat membantu Anda mencegah kanker otak adalah mengurangi paparan terhadap bahan kimia tersebut, terutama bila Anda bekerja di industri yang berkaitan. Anda bisa mengurangi paparan dengan menggunakan sarung tangan, masker, baju pelindung, atau respirator saat bekerja.

Mandi dan ganti baju Anda sebelum meninggalkan kantor. Cuci pula baju kerja Anda terpisah dari baju lainnya karena dikhawatirkan telah terkontaminasi dengan bahan kimia dari tempat bekerja. Jangan lupa untuk selalu ikuti instruksi keamanan dan kesehatan yang telah ditetapkan perusahaan Anda.

Selain di tempat bekerja, Anda pun perlu menghindari paparan bahan kimia lainnya yang mungkin bisa Anda temui sehari-hari, yaitu dari rokok. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berhenti merokok atau menghindari asap rokok untuk membantu mencegah kanker otak.

3. Mengendalikan kondisi medis atau penyakit yang Anda alami

Selain dua hal di atas, Anda dapat melakukan pencegahan kanker otak dengan menjaga kondisi medis atau penyakit tertentu tetap terkendali. Pasalnya, penyakit yang terkait dengan lemahnya sistem kekebalan tubuh, seperti HIV, atau kelainan genetik tertentu dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker otak.

Oleh karena itu, bila Anda memiliki salah satu penyakit atau kelainan di atas, sebaiknya Anda menjaga kondisi medis Anda tetap terjaga. Anda bisa melakukannya dengan rutin memeriksakan diri ke dokter atau menjalani pengobatan seperti yang direkomendasikan.

Memiliki penyakit atau kelainan tersebut memang tidak pasti akan mengalami kanker otak pada masa mendatang. Namun tidak ada salahnya menjaga kondisi medis yang dimiliki agar kesehatan Anda tetap terjaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ragam makanan yang dapat membantu mencegah kanker otak

Selain tiga cara pencegahan di atas, Anda pun perlu menerapkan gaya hidup sehat untuk membantu mencegah penyakit kanker otak. Memang tidak gaya hidup tertentu yang terkait dengan tumor atau kanker otak. Namun, menerapkan gaya hidup sehat dapat meningkatkan kesehatan Anda sehingga terhindar dari risiko berbagai penyakit.

Selain rutin berolahraga dan menjaga berat badan, gaya hidup sehat lainnya yang perlu diterapkan adalah pola makan bergizi seimbang dan memilih makanan yang terbukti baik untuk kesehatan otak. Berikut beberapa makanan yang diyakini dapat meningkatkan kesehatan otak, yang mungkin dapat menjadi pencegah kanker otak pada masa mendatang:

1. Minyak zaitun

cara mencegah kanker otak, termasuk melalui makanan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Edinburgh di Inggris menemukan fakta bahwa asam oleat, yaitu asam lemak tak jenuh tunggal yang ada dalam minyak zaitun, mampu menghentikan aktivitas protein yang memicu terbentuknya kanker di sel otak.

Meski demikian, temuan ini baru sebatas dilakukan di laboratorium. Oleh karena itu, perlu studi lanjutan untuk membuktikan bahwa makanan ini dapat membantu mencegah kanker otak.

2. Ikan

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan Nutrition Journal pada 2017, mengonsumsi ikan dapat menurunkan risiko seseorang terkena tumor atau kanker otak. Makanan ini mengandung asam lemak omega-3, termasuk DHA dan EPA, tinggi protein dan mineral, serta rendah lemak dan kolesterol, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan memiliki sifat pelindung saraf.

Beberapa penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa asam lemak tak jenuh di dalam ikan menunjukkan efek antitumor melalui berbagai mekanisme, seperti menghambat pertumbuhan atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan kanker.

Meski demikian, perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahwa makanan ini bisa mencegah atau sebagai pencegah penyakit kanker otak.

3. Kacang kenari, biji rami dan jenis makanan lain

Selain dua macam makanan di atas, beberapa makanan lainnya juga bisa Anda konsumsi karena diyakini dapat meningkatkan kesehatan otak. Makanan-makanan tersebut diantaranya:

  • Kacang kenari.
  • Flaxseed atau biji rami.
  • Kunyit.
  • Blueberri.
  • Beras coklat.
  • Bawang bombay.
  • Gandum utuh.
  • Kacang-kacangan.
  • Biji-bijian.
  • Ragam sayuran dan buah-buahan, seperti bayam, tomat, apel (terutama bagian kulit), brokoli, dan lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American Cancer Society. 2020. Can Brain and Spinal Cord Tumors in Adults Be Prevented? https://www.cancer.org/cancer/brain-spinal-cord-tumors-adults/causes-risks-prevention/prevention.html. Accessed August 28, 2020.

American Cancer Society. 2020. Risk Factors for Brain and Spinal Cord Tumors. https://www.cancer.org/cancer/brain-spinal-cord-tumors-adults/causes-risks-prevention/risk-factors.html. Accessed August 28, 2020.

Cancer Treatment Centers of America. 2020. Brain cancer risk factors. https://www.cancercenter.com/cancer-types/brain-cancer/risk-factors. Accessed August 28, 2020.

Cedars Sinai. 2020. Brain Tumors and Brain Cancer. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/b/brain-tumors-and-brain-cancer.html. Accessed August 28, 2020.

Cleveland Clinic. 2020. How can you prevent a brain tumor? https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/6149-brain-cancer-brain-tumor/prevention. Accessed August 28, 2020.

Cleveland Clinic. 2020. Food for Brain Health. https://my.clevelandclinic.org/ccf/media/files/Neurological_Institute/Cleveland-Clinic-Food-for-Brain-Health-Michael-Roizen.pdf. Accessed August 28, 2020.

The University of Edinburgh. 2020. Olive Oik Nutrient May Help Prevent Brain Cancer. http://www.ed.ac.uk/news/2017/olive-oil-nutrient-may-help-prevent-brain-cancer. Accessed August 28, 2020.

The Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR). 2020. How to Reduce Your Exposure to Chemicals at Home, Work, and Play. https://www.atsdr.cdc.gov/emes/public/docs/How%20to%20Reduce%20Your%20Exposure%20to%20chemicals%20at%20home%20work%20and%20play%20fs.pdf. Accessed August 28, 2020.

UW Medicine. 2020. What to Eat (and Not Eat) for Better Brain Health. https://rightasrain.uwmedicine.org/body/food/foods-for-brain-health. Accessed August 28, 2020.

Lian, W., Wang, R., Xing, B., & Yao, Y. (2017). Fish intake and the risk of brain tumor: a meta-analysis with systematic review. Nutrition journal16(1), 1. https://doi.org/10.1186/s12937-016-0223-4.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal diperbarui 6 hari lalu
x