Definisi

Apa itu telinga berdenging (tinnitus)?

Tinnitus atau yang lebih dikenal dengan telinga berdenging adalah persepsi dering di telinga yang diakibatkan oleh suatu kondisi, seperti yang berkaitan dengan kehilangan pendengaran saat usia menua, cedera telinga, atau gangguan sistem sirkulasi.

Seberapa umumkah telinga berdenging (tinnitus)?

Telinga berdenging relatif umum terjadi. Mempengaruhi sekitar 1 dari 5 orang. Hal ini dapat mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Biasanya lebih sering mempengaruhi pria daripada wanita. Tinnitus dapat dihindari dengan mengurangi faktor risiko Anda dan diatasi dengan mengobati penyebab. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala telinga berdenging (tinnitus)?

Gejala umum dari tinnitus adalah suara tanpa sumber yang jelas, yang dapat berupa:

    • Dering
    • Dengung
    • Deru
    • Decak
    • Mendesis

Suara bising ini dapat muncul pada satu atau kedua telinga.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab telinga berdenging (tinnitus)?

Telinga berdenging dapat disebabkan oleh salah satu kondisi berikut:

    • Kehilangan pendengaran berkaitan dengan usia: bagi kebanyakan orang, biasanya sekitar usia usia 60 tahun. Hilangnya pendengaran dapat menyebabkan tinnitus. Istilah medis untuk jenis gangguan pendengaran ini adalah presbikusis.
    • Paparan terhadap suara keras untuk jangka waktu panjang atau pendek: dapat menyebabkan pendengaran yang berhubungan dengan kebisingan. Gejala ini biasanya hilang setelah paparan jangka pendek tetapi dapat menyebabkan kerusakan permanen setelah paparan jangka panjang.
    • Penyumbatan kotoran telinga. Kotoran telinga melindungi saluran telinga Anda dengan menjebak kotoran dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Ketika memiliki terlalu banyak kotoran telinga, akan menjadi sulit untuk menghilangkannya secara alami. Akibatnya, gangguan pendengaran atau iritasi pada gendang telinga dapat terjadi, yang dapat menyebabkan tinnitus.
    • Perubahan tulang telinga. Kekakuan dari tulang-tulang di telinga tengah (otosklerosis) dapat mempengaruhi pendengaran Anda dan menyebabkan tinnitus.

Tinnitus juga bisa disebabkan oleh kondisi atau gangguan lain, termasuk:

Telinga berdenging dapat terjadi karena efek samping dari penggunaan obat-obatan, yang mengandung:

    • Dosis tinggi dari aspirin, atau lebih dari 12 dosis harian dalam waktu lama
    • Obat diuretik, seperti bumetanide
    • Obat antimalaria, seperti klorokuin
    • Antibiotik dengan akhiran “-mysin,” seperti eritromisin dan gentamisin
    • Obat kanker tertentu, seperti vincristine

 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk telinga berdenging (tinnitus)?

Ada banyak faktor risiko untuk tinnitus, seperti:

    • Paparan bunyi keras.
    • Usia. Lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi terkena tinnitus daripada mereka yang masih muda.
    • Jenis kelamin. Ini biasanya mempengaruhi lebih banyak pria dibandingkan wanita.
    • Merokok.
    • Masalah kardiovaskular.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana telinga berdenging (tinnitus) didiagnosis?

Tinnitus dapat didiagnosis melalui:

    • Uji pendengaran (audiologi).
    • Gerakan. Menggerakkan mata Anda, mengepalkan rahang, atau menggerakkan leher, lengan dan kaki.
    • Tes Pencitraan: CT atau MRI scan.
    • Suara yang Anda dengar: decakan/keramaian/senandung/detak jantung/dering.

Apa saja pengobatan untuk telinga berdenging (tinnitus)?

Berdasarkan penyebabnya, tinnitus dapat diobati dengan:

      • Menghilangkan kotoran telinga.
      • Mengobati kondisi pembuluh darah yang menyebabkan tinnitus.
      • Mengubah obat Anda yang menjadi penyebab tinnitus.
      • Menggunakan mesin white noise: untuk menutupi suara internal di malam hari.
      • Menggunakan alat bantu dengar.
      • Menggunakan perangkat pelindung.
      • Tinnitus retraining therapy, yaitu suatu terapi yang bertujuan untuk membiasakan diri dalam mengatasi tinnitus.
      • Obat-obatan, misalnya: Antidepresan trisiklik, seperti amitriptyline dan nortriptyline, atau Alprazolam (niravam, xanax)

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi telinga berdenging (tinnitus)?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi tinnitus:

    • Hindari atau kurangi paparan terhadap hal-hal yang dapat membuat tinnitus Anda memburuk, seperti, suara keras, kafein dan nikotin.
    • Lindungi dari kebisingan.
    • Mengelola stres.
    • Kurangi konsumsi alkohol Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 6, 2017 | Terakhir Diedit: April 6, 2017