Definisi

Apa itu rakitis?

Rakitis (rakhitis), atau yang dikenal juga dengan istilah rickets atau rickettsia, adalah kelainan karena kekurangan vitamin D, kalsium, atau fosfat, yang mengakibatkan pelunakan dan pelemahan tulang.

Seberapa umumkah rakitis?

Ricket umum terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Anak-anak berumur antara 6 dan 36 bulan paling berisiko terkena rakitis karena mereka masih bertumbuh. Anak-anak mungkin tidak cukup mendapatkan vitamin D jika mereka tinggal di daerah yang kekurangan sinar matahari, mengikuti diet vegetarian, atau tidak minum produk susu.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala rakitis?

Tanda dan gejala rakitis mungkin meliputi:

  • Penundaan pertumbuhan
  • Nyeri pada tulang punggung, panggul, dan kaki
  • Otot lemah

Karena rakitis melunakkan piring pertumbuhan di ujung tulang anak, rakitis dapat menyebabkan kelainan bentuk tulang seperti:

  • Kaki atau tempurung lutut bengkok
  • Penebalan pergelangan tangan dan pergelangan kaki
  • Projeksi tulang dada

Beberapa gejala mungkin tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang gejala, konsultasikan kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika anak memiliki tanda atau gejala yang tercantum di atas atau Anda ingin bertanya, konsultasikanlah kepada dokter. Selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi kondisi anak Anda.

Penyebab

Apa penyebab rakitis?

Tubuh membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium dan fosfor dari makanan. Rakitis dapat muncul apabila tubuh anak tidak mendapatkan cukup vitamin D atau tubuhnya bermasalah dalam menggunakan vitamin D dengan benar. Sesekali, tidak mendapatkan atau kekurangan kalsium dan vitamin D dapat menyebabkan rakitis.

Anak-anak yang tidak mendapatkan cukup vitamin D dari kedua sumber ini mungkin mengembangkan defisiensi:

  • Sinar matahari. Kulit menghasilkan vitamin D ketika terpapar sinar matahari. Namun, anak-anak di negara berkembang cenderung kurang menghabiskan waktu di luar rumah. Mereka juga lebih mungkin menggunakan tabir surya, yang menghalangi sinar pemicu produksi vitamin D oleh kulit.
  • Makanan. Minyak ikan, ikan berlemak, dan kuning telur mengandung vitamin D. Vitamin D juga telah ditambahkan pada beberapa makanan, misalnya susu, sereal, dan beberapa jus buah.

Beberapa anak terlahir dengan atau mengembangkan kondisi medis yang mempengaruhi cara tubuh menyerap vitamin D. Beberapa contoh meliputi:

  • Penyakit celiac
  • Penyakit radang pencernaan
  • Cystic fibrosis
  • Gangguan ginjal.

Pada beberapa anak, rakitis adalah penyakit bawaan. Rakitis bawaan membutuhkan perawatan medis yang sangat khusus. Artikel ini tidak menyediakan informasi mendetail mengenai rakitis bawaan, melainkan fokus pada rakitis gizi yang disebabkan oleh kekurangan vitamin D dan kalsium.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk rakitis?

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko rakitis pada anak termasuk:

  • Kulit gelap. Kulit gelap tidak bereaksi sama kuatnya terhadap sinar matahari dengan kulit yang lebih terang, sehingga menghasilkan lebih sedikit vitamin D.
  • Kekurangan vitamin D pada ibu selama kehamilan. Bayi yang terlahir dari ibu yang sangat kekurangan vitamin D bisa terlahir dengan tanda rakitis atau mengembangkannya dalam beberapa bulan setelah lahir.
  • Lintang utara. Anak-anak yang tinggal di lokasi geografis yang kekurangan cahaya matahari lebih berisiko terkena rakitis.
  • Kelahiran prematur. Bayi yang terlahir sebelum tanggal seharusnya lebih mungkin mengalami rakitis.
  • Obat-obatan. Jenis obat antikejang tertentu dan obat antiretrovirus, yang berguna untuk mengobati infeksi HIV, tampak menghambat kemampuan tubuh untuk menggunakan vitamin D.
  • ASI eksklusif. ASI tidak mengandung cukup vitamin D untuk mencegah rakitis. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif harus menerima tetesan vitamin D.
  • Rendah kalsium. Anak dengan rakitis biasanya mengonsumsi kurang dari 300 mg kalsium per hari (sekitar satu gelas susu). Anak-anak yang bertumbuh memerlukan dari 400 mg (bayi) sampai 1500 mg (remaja dalam masa pertumbuhan) kalsium setiap hari untuk kesehatan tulang yang baik.
  • Kekurangan gizi. Anak yang diadopsi dari luar negeri atau anak lain yang mengalami kemiskinan ekstrem kadang-kadang menderita rakitis karena riwayat kekurangan gizi.

Komplikasi rakitis

Jika dibiarkan, rakitis dapat mengakibatkan:

  • Gagal tumbuh
  • Tulang punggung melengkung secara abnormal
  • Kelainan bentuk kerangka
  • Kerusakan gigi
  • Kejang-kejang

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana rakitis didiagnosis?

Selama pemeriksaan, dokter akan menekan tulang anak dengan lembut, memeriksa kelainan. Dokter akan terutama memperhatikan:

  • Tengkorak. Bayi yang mengalami rakitis sering kali memiliki tengkorak yang lebih lunak dan mungkin penutupan ubun-ubun (fontanel) yang tertunda.
  • Kaki. Walaupun kaki bayi yang sehat sekalipun sedikit bengkok, kaki yang bengkok secara berlebihan umum pada rakitis.
  • Dada. Beberapa anak dengan rakitis mengembangkan kelainan pada tulang rusuk mereka, yang mungkin merata dan menyebabkan tulang dada menyembul.
  • Pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Anak dengan rakitis seringkali memiliki pergelangan tangan dan pergelangan kaki yang lebih besar atau lebih tebal dari biasanya.

Tes lain yang digunakan untuk membantu mendiagnosis rakitis termasuk:

  • X-ray
  • Tes darah dan urin

Apa saja pengobatan untuk rakitis?

Tambahan vitamin D dan kalsium yang memadai langsung memulai proses penyembuhan.

Penambahan vitamin D sebanyak 1000-2000 unit internasional (IU) per hari dimulai segera. Terkadang kadar vitamin D yang lebih tinggi digunakan di bawah perawatan dokter. Konsumsi kalsium harus sebanyak 1000-1500 mg/hari, dengan makanan kaya kalsium atau dengan suplementasi.

Anak dengan rakitis bawaan biasanya diobati oleh ahli hormon (endocrinologist).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi rakitis?

Untuk mencegah rakitis, pastikan anak makan makanan yang mengandung vitamin D secara alami—ikan berlemak, minyak ikan, dan kuning telur—atau yang telah ditambahkan dengan vitamin D, misalnya:

  • Susu formula bayi
  • Sereal
  • Roti
  • Susu, tapi bukan makanan yang terbuat dari susu, misalnya yogurt dan keju
  • Jus jeruk

Periksalah label untuk menentukan kandungan vitamin D dalam makanan yang diperkaya.

Jika Anda hamil, tanyakan dokter tentang meminum suplemen vitamin D.

Karena susu manusia hanya mengandung sejumlah kecil vitamin D, semua bayi yang disusui harus menerima 400 unit internasional (IU) vitamin D oral setiap hari. American Academy of Pediatrician menyarankan bahwa bayi yang disusui atau yang minum kurang dari 33,8 ons (1 liter) susu formula bayi per hari untuk meminum suplemen vitamin D oral.

Apakah saya harus memaparkan anak di bawah sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D?

Paparan sinar matahari memberikan sumber vitamin D terbaik. Namun, karena kecemasan terhadap kanker kulit, bayi dan anak kecil, diimbau untuk menghindari sinar matahari langsung atau selalu menggunakan tabir surya dan pakaian pelindung.

American Academy of Dermatology telah memberikan pernyataan, berargumen bahwa orang dapat memenuhi persyaratan vitamin D tanpa memaparkan kulit terhadap sinar UV yang merusak. Jumlah vitamin D yang cukup bisa diraih dari suplemen dan makanan yang diperkaya termasuk susu, dan dengan makan makanan kaya vitamin D. sumber vitamin D pada makanan alami terbaik adalah ikan berlemak macam salmon, sarden, dan tuna. Makanan lain dengan kadar vitamin D yang lebih sedikit termasuk telur, jamur shiitake, dan jus jeruk.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 17, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 17, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan