Apa itu perforasi lambung?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu perforasi lambung?

Perforasi lambung adalah terbentuknya lubang pada dinding lambung. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai penyakit, termasuk appendisitis dan divertikulitis. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh trauma, seperti luka tusuk atau tembakan. Perforasi juga dapat terjadi di kandung kemih. Perforasi kandung kemih dapat memiliki gejala yang menyerupai gejala dari perforasi lambung.

Seberapa umumkah perforasi lambung?

Perforasi lambung berpotensi menyerang siapa saja. Tidak ada perbedaan pada pria dan wanita yang terpengaruh. Kondisi ini ditemui di seluruh dunia, seluruh kelompok ras dan etnis dapat terpengaruh.

Namun, kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala perforasi lambung?

Ada berbagai gejala untuk perforasi lambung, di antaranya:

  • Sakit pada lambung
  • Menggigil
  • Demam
  • Mual
  • Muntah

Jika Anda mengalami perforasi lambung dan peritonitis secara bersamaan, perut akan terasa sensitif. Nyeri seringkali memburuk saat seseorang menyentuh atau meraba area atau saat pasien bergerak. Rasa sakit biasanya membaik saat berbaring. Perut dapat menonjol lebih dari biasanya dan terasa keras.

Selain gejala umum dari perforasi, gejala dari peritonitis dapat meliputi:

  • Kelelahan
  • Mengeluarkan urin, feses atau gas lebih sedikit
  • Sesak napas
  • Detak jantung berdebar cepat
  • Pusing

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut. Perforasi lambung adalah kondisi darurat medis yang memerlukan perawatan medis langsung. Kondisi ini membahayakan. Kemungkinan pemulihan meningkat dengan diagnosis dan perawatan dini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab perforasi lambung?

Berikut ini beberapa penyakit yang dapat memicu atau memperparah kondisi Anda:

  • Usus buntu, yang lebih umum terjadi pada lansia
  • Divertikulitis, yaitu penyakit pencernaan
  • Ulkus lambung
  • Batu kandung empedu
  • Infeksi kandung empedu
  • Penyakit peradangan usus seperti Crohn’s disease atau ulcerative colitis, yang lebih jarang
  • Inflamed Meckel’s diverticulum, yang merupakan kelainan turunan pada usus kecil yang menyerupai usus buntu
  • Kanker pada saluran lambung

Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh:

  • Trauma tumpul pada perut
  • Luka tusuk atau tembak pada perut
  • Operasi perut
  • Ulkus lambung akibat mengonsumsi aspirin, nonsteroidal anti-inflammatory drugs dan steroid (lebih umum pada lansia)
  • Menelan objek asing atau zat yang pedas

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk perforasi lambung?

Ada banyak faktor risiko untuk perforasi lambung, yaitu:

  • Trauma tumpul pada perut
  • Luka tusuk pada perut
  • Kanker
  • Rutin mengonsumsi steroid, aspirin, atau obat anti-inflamasi (yang umum pada lansia)

Penting diketahui bahwa memiliki faktor risiko tidak berarti seseorang akan terkena risiko. Faktor risiko meningkatkan kemungkinan terkena kondisi dibandingkan dengan individu tanpa faktor risiko. Beberapa faktor risiko lebih penting dari faktor lainnya.

Selain itu, tidak memiliki faktor risiko juga tidak berarti bahwa individu tidak akan terkena kondisi ini. Penting untuk membahas efek dari faktor risiko dengan penyedia layanan medis Anda.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana perforasi lambung didiagnosis?

Diagnosis dari perforasi lambung dapat meliputi:

  • Evaluasi lengkap dari sejarah medis dengan pemeriksaan fisik menyeluruh
  • Tes-tes berikut biasanya dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis:
  • Penghitungan darah lengkap, yang menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih
  • X-ray pada dada dan/atau perut
  • CT scan pada perut
  • Banyak kondisi klinis memiliki tanda dan gejala yang serupa. Penyedia layanan medis Anda dapat melakukan tes tambahan untuk mengeliminasi kondisi klinis lain untuk mendapatkan diagnosis yang pasti.

Apa saja pengobatan untuk perforasi lambung?

Perforasi lambung adalah kondisi yang membahayakan nyawa, memerlukan evaluasi cepat yang disertai dengan penanganan operasi.

Operasi yang sukses tergantung pada lokasi, ukuran dan durasi perforasi. Semakin cepat diagnosis dan perawatan dilakukan, semakin baik hasilnya.

Perforasi lambung memerlukan pertolongan medis segera untuk membatasi pergerakan lebih lanjut atau kebocoran dari isi lambung ke rongga perut.

Operasi dapat membantu:

  • Memperbaiki perforasi
  • Mengatasi sumber infeksi
  • Pada beberapa kasus, mengangkat bagian dari organ yang terpengaruh

Apabila bagian dari usus perlu diangkat, kolostomi dapat dilakukan sementara untuk memberikan drainase yang benar. Kolostomi adalah prosedur dimana satu ujung usus dibuka ke dinding perut. Feses yang bergerak melalui usus dikeluarkan ke kantung yang dipasang pada perut.

Pada kasus yang langka, lubang secara spontan menutup dan antibiotik saja cukup untuk pengobatan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi perforasi lambung?

Menjaga gaya hidup yang sehat, terutama jika Anda berisiko tinggi, sangatlah penting. Hal ini meliputi:

  • Memiliki gizi yang cukup atau pola makan yang baik
  • Hindari merokok
  • Hindari konsumsi alkohol berlebih
  • Hindari penyalahgunaan obat-obatan
  • Miliki kebersihan yang baik

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Sumber