home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jenis Susu yang Cocok untuk Penderita Maag dan Asam Lambung

Jenis Susu yang Cocok untuk Penderita Maag dan Asam Lambung

Ada pendapat bahwa gejala sakit maag dan asam lambung bisa membaik setelah minum susu. Namun, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Anda boleh minum susu asalkan sesuaikan susu yang cocok untuk penderita maag dan asam lambung.

Sekilas tentang maag dan asam lambung

gangguan lambung

Salah satu pemicu utama naiknya asam lambung yaitu minuman. Jenis minuman yang tidak tepat justru bisa semakin memperparah keluhan maag dan asam lambung, tidak terkecuali susu yang sebenarnya menyehatkan.

Maag merupakan kumpulan gejala rasa tidak nyaman pada perut sebagai akibat dari gangguan pencernaan. Banyak penderita maag menggambarkan maag sebagai sakit perut, perut kembung, mual dan muntah, serta panas pada ulu hati (heartburn).

Dikenal dalam dunia medis sebagai dispepsia, maag termasuk gangguan pencernaan umum yang bisa terjadi pada siapa saja. Namun, kondisi ini lebih banyak dialami oleh orang-orang yang memiliki masalah dengan asam lambung.

Sel-sel lambung Anda secara alamiah menghasilkan asam. Asam lambung sejatinya bermanfaat untuk membunuh kuman dan membantu proses pencernaan. Akan tetapi, produksi asam lambung yang berlebih dapat menimbulkan masalah pencernaan.

Asam lambung yang berlebih dapat mengalir balik ke kerongkongan. Jika hal ini terjadi terus-menerus, inilah yang disebut penyakit GERD. Penderita GERD umumnya mengalami gejala maag, terutama sakit perut dan heartburn.

Dampak baik dan buruk minum susu bagi penderita asam lambung

susu pelancar ASI

Minum susu ternyata berpengaruh terhadap kondisi pencernaan penderita maag dan penyakit asam lambung. Efek tersebut berasal dari tiga zat gizi yang banyak terdapat dalam susu yaitu kalsium, protein, dan lemak.

1. Kalsium membantu menetralisasi asam lambung

Kalsium karbonat adalah salah satu kandungan dalam antasida, obat penyakit asam lambung. Kalsium bersifat menetralisasi asam lambung sehingga dapat mencegah naiknya asam lambung (refluks) menuju kerongkongan.

Berkat kandungan kalsiumnya yang tinggi, susu sering dianggap sebagai obat maag alami. Ini pula yang coba dibuktikan oleh sekelompok peneliti di Korea Selatan pada 2019 dalam studi mereka terkait minum susu dan gejala maag.

Menurut studi yang melibatkan lebih dari 11.000 responden ini, asupan kalsium yang tinggi berkaitan dengan menurunnya risiko refluks asam lambung pada pria. Asupan kalsium juga membantu mengurangi risiko iritasi kerongkongan akibat asam lambung.

Selain itu, kalsium merupakan mineral penting untuk otot, tak terkecuali otot sfingter esofagus. Penderita GERD biasanya memiliki sfingter esofagus yang lebih lemah. Padahal, sfingter berfungsi mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan.

2. Protein membantu mengurangi gejala

Protein dalam susu yang Anda minum juga bermanfaat untuk meredakan sakit maag dan asam lambung. Sebuah penelitian pada 2017 menemukan bahwa penderita GERD yang banyak mengonsumsi protein lebih jarang menunjukkan gejala.

Hal ini kemungkinan disebabkan karena protein merangsang produksi hormon gastrin. Gastrin meningkatkan gerakan otot sfingter dan mempercepat pengosongan lambung. Ini dapat mencegah makanan dan asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Akan tetapi, gastrin juga bisa meningkatkan produksi asam lambung sehingga muncul gejala maag. Dengan kata lain, para ahli belum dapat sepenuhnya menyimpulkan apakah protein meringankan gejala maag atau justru memperparahnya.

3. Lemak dapat memperparah gejala maag

Susu merupakan minuman tinggi lemak. Satu gelas susu (250 mL) whole milk bahkan dapat menyumbangkan 8 gram lemak untuk tubuh Anda. Lemak sebenarnya baik untuk tubuh, tapi penderita maag harus lebih cermat dalam mengonsumsi zat gizi ini.

Makanan berlemak termasuk penyebab maag dan asam lambung. Ini karena lemak membuat otot sfingter esofagus menjadi rileks. Padahal, sfingter esofagus seharusnya berkontraksi saat Anda sedang tidak makan untuk mencegah isi lambung naik.

Selain itu, lemak juga lebih lama dicerna. Ini berarti waktu pengosongan lambung akan menjadi lebih lambat dari seharusnya. Dampaknya, isi lambung termasuk susu yang Anda minum lebih berkemungkinan untuk naik dan menimbulkan gejala maag.

Susu yang cocok untuk penderita asam lambung

susu untuk promil

Susu memang dapat memperburuk gejala maag dan asam lambung, tetapi bukan berarti Anda harus sepenuhnya berhenti minum susu. Anda bisa tetap minum susu dengan nyaman asalkan memilih jenis susu yang tepat.

Berikut beberapa jenis susu yang bisa Anda konsumsi.

1. Susu rendah lemak

Ada berbagai jenis susu di pasaran, yaitu whole milk dengan kandungan lemak utuh, susu rendah lemak (2% lemak), serta susu skim atau bebas lemak. Susu yang cocok untuk penderita asam lambung adalah yang mengandung 0 – 2,5% lemak.

Susu bebas atau rendah lemak bisa menjadi buffer sementara bagi lambung. Larutan yang bersifat buffer tidak mudah terpengaruh oleh perubahan pH (tingkat keasaman) lingkungannya. Jadi, suasana lambung Anda tidak akan bertambah asam.

2. Susu almond

Susu almond dinilai sebagai susu yang cocok untuk penderita asam lambung karena sifatnya yang basa. Almond memiliki pH sebesar 8,4. Nilai ini tergolong basa dan lebih tinggi dibandingkan pH susu sapi yang sebesar 6,8.

Nilai pH tersebut diyakini dapat menetralisasi asam lambung. Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan bahwa kandungan susu almond betul-betul aman bagi penderita maag dan asam lambung.

3. Susu kedelai

Susu kedelai dapat menjadi pilihan yang aman bagi penderita asam lambung karena rendah lemak. Satu gelas susu kedelai (200 mL) hanya mengandung 5 gram lemak, lebih rendah dari susu sapi dengan jenis whole milk.

Susu merupakan minuman dengan segudang manfaat. Namun, penderita maag atau asam lambung perlu ekstra cermat dalam memilih jenis susu yang cocok untuk kondisi pencernaannya.

Susu rendah lemak atau susu alternatif mungkin dapat menjadi opsi yang lebih aman bagi perut Anda. Akan tetapi, jika perut Anda masih juga terasa tak nyaman setelah minum susu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan solusinya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

GERD (Chronic Acid Reflux). (2019). Retrieved 22 January 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17019-gerd-or-acid-reflux-or-heartburn-overview

GERD Diet: Foods That Help with Acid Reflux (Heartburn). (2020). Retrieved 22 January 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/gerd-diet-foods-that-help-with-acid-reflux-heartburn

Data Komposisi Pangan Indonesia (Susu kedelai). (2021). Retrieved 22 January 2021, from http://panganku.org/id-ID/view

Kim, J. S., & Kim, B. W. (2019). Are Diet and Micronutrients Effective in Treating Gastroesophageal Reflux Disease Especially in Women?. Journal of neurogastroenterology and motility, 25(1), 1–2.

Nam, S. Y., Park, B. J., Cho, Y. A., & Ryu, K. H. (2019). Gender-specific Effect of Micronutrient on Non-erosive Reflux Disease and Erosive Esophagitis. Journal of neurogastroenterology and motility, 25(1), 82–90.

Ebrahimi-Mameghani, M., Sabour, S., Khoshbaten, M., Arefhosseini, S. R., & Saghafi-Asl, M. (2017). Total diet, individual meals, and their association with gastroesophageal reflux disease. Health promotion perspectives, 7(3), 155–162.

Lee, J., Townsend, J. A., Thompson, T., Garitty, T., De, A., Yu, Q., Peters, B. M., & Wen, Z. T. (2018). Analysis of the Cariogenic Potential of Various Almond Milk Beverages using a Streptococcus mutans Biofilm Model in vitro. Caries research, 52(1-2), 51–57.

Tsai, C. C., Li, Y. C., Chang, L. C., Tey, S. L., Lin, K. J., & Huang, S. C. (2019). Long-Chain Fatty Acid Receptors Mediate Relaxation of the Porcine Lower Esophageal Sphincter. Frontiers in physiology, 10, 676. https://doi.org/10.3389/fphys.2019.00676

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 29/01/2021
x