Definisi

Apa itu osteoporosis?

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penipisan dan hilangnya densitas tulang (massa tulang) yang berkelanjutan, yang membuat tulang menjadi lebih keropos, rapuh, dan mudah patah akibat trauma kecil. Penurunan tinggi badan dan nyeri punggung sering terjadi. Wanita lebih berisiko osteoporosis setelah masa menstruasinya berakhir (menopause). Patah tulang akibat osteoporosis lebih sering terjadi pada panggul, pergelangan tangan atau tulang belakang, namun semua tulang dapat terkena. Beberapa tulang yang sudah rusak tidak dapat sembuh, khususnya tulang panggul.

Osteoporosis merupakan penyakit yang sering tidak terdeteksii dan tidak diketahui hingga tulang patah. Banyak orang berpikir bahwa osteoporosis terjadi secara alami dan tidak dapat dihindari karena bagian dari penuaan. Meski begitu, ahli medis menyakini osteoporosis dapat dicegah. Terlebih lagi, orang yang sudah menderita osteoporosis dapat melakukan pencegahan atau memperlambat perkembangan penyakit dan menurunkan risiko akan patah tulang berikutnya.

Seberapa umumkah osteoporosis?

Osteoporosis terjadi pada laki-laki dan wanita dari semua ras. Namun orang kulit putih dan wanita Asia – khususnya wanita tua yang sudah menopause – memiliki risiko paling tinggi. Anda dapat mengurangi risiko Anda dengan mengurangi faktor risiko Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala osteoporosis?

Pada awal penyakit, tidak ada gejala, namun seiring berjalannya waktu, muncul nyeri punggung bawah dan nyeri leher, postur bungkuk, dan penurunan tinggi badan secara bertahap. Pada kasus lain tanda awal yaitu patah tulang (iga, pergelangan tangan, atau panggul). Tulang belakang dapat patah (menjadi lebih rata terkompresi) dan patah, yang merupakan patah tulang tersering. Patah tulang panggul dapat menyebabkan cacat terparah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda memasuki fase awal menopause, mengkonsumsi kortikosteroid selama beberapa bulan, atau orang tua Anda mengalami patah tulang panggul.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab osteoporosis?

Pembentukan tulang normal membutuhkan mineral kalsium dan fosfat. Jika tubuh kekurangan kalsium dari makanan, produksi tulang dan jaringan tulang dapat terganggu.

Penyebab utama osteoporosis yaitu penuaan, yang menyebabkan penurunan estrogen pada wanita saat menopause dan penurunan testosteron (hormon pria) pada laki-laki.

Tulang Anda selalu melakukan pembaharuan – tulang baru dibuat dan tulang lama dirusak. Saat Anda muda, tubuh Anda membuat tulang baru lebih cepat dari perusakan tulang lama dan massa tulang Anda bertambah. Kebanyakan orang mencapai massa tulang puncaknya saat berusia 20an. Akibat penuaan, massa tulang lebih cepat rusak dibanding pembentukannya.

Kemungkinan Anda menderita osteoporosis tergantung pada banyak massa tulang yang Anda capai saat masih muda. Semakin tinggi massa tulang puncak Anda, semakin banyak tulang yang Anda “simpan” dan semakin sedikit kemungkinan Anda menderita osteoporosis saat penuaan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk osteoporosis?

Ada banyak faktor risiko untuk osteoporosis, yaitu berat badan kurang, kebiasaan gaya hidup (duduk terus menerus atau tidak aktif), konsumsi alkohol, merokok, gangguan makan, mengkonsumsi obat tertentu, penyakit kronik dan tirah baring atau imobilisasi yang lama.

Banyak faktor risiko yang dapat menyebabkan hilangnya tulang dan osteoporosis. Beberapa faktor risiko tidak dapat Anda ubah dan yang lain dapat Anda ubah.

Faktor risiko yang dapat Anda ubah yaitu:

  • Jenis kelamin: wanita lebih banyak menderita osteoporosis lebih sering dari laki – laki
  • Usia: semakin tua Anda, semakin besar risiko osteoporosis Anda
  • Ukuran tubuh: wanita kecil dan kurus berisiko lebih tinggi
  • Riwayat keluarga: osteoporosis cenderung terjadi dalam keluarga. Jika anggota keluarga Anda menderita osteoporosis atau patah tulang, Anda juga berisiko hal itu

Faktor risiko lain yang dapat Anda ubah yaitu:

  • Hormon seks. Kadar estrogen yang rendah akibat tidak menstruasi atau akan menopause dapat menyebabkan osteoporosis pada wanita. Kadar testosteron yang rendah dapat menyebabkan laki-laki osteoporosis
  • Anoreksia nervosa. Gangguan makan ini dapat menyebabkan osteoporosis
  • Masukan kalsium dan vitamin D. diet rendah kalsium dan vitamin D menyebabkan tulang Anda lebih mudah keropos
  • Penggunaan obat-obatan. Beberapa obat meningkatkan risiko osteoporosis
  • Banyaknya aktivitas. Kurang olahraga atau tirah baring lama dapat menyebabkan tulang menjadi lemah
  • Merokok. Merokok tidak baik untuk tulang, jantung, dan paru-paru
  • Konsumsi alkohol. Terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan tulang keropos dan rusak

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk osteoporosis?

Mengubah gaya hidup dapat menurunkan risiko patah tulang. Misalnya melakukan olahraga dan menguatkan otot secara teratur, berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol dan diet cukup kalsium (minimal 1200 mg/hari) dan vitamin D (minimal 800 IU/hari). Suplemen kalsium dapat meningkatkan masuka kalsium, dan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Terapi berfokus pada memperlambat atau menghentikan tulang keropos untuk mencegah patah tulang dengan menurunkan risiko jatuh.

Obat yang lain, seperti bifosfonat misalnya alendronate dan suplementasi kalsium dan vitamin D yang adekuat dapat dikonsumsi.

Program terapi komprehensif yaitu gizi sesuai, olahraga, dan pencegahan jatuh yang dapat menyebabkan patah tulang. Dokter Anda juga dapat memberikan salah satu dari beberapa obat yang dapat memperlambat atau menghentikan tulang keropos atau membentuk tulang baru, meningkatkan densitas tulang dan menurunkan risiko patah tulang.

Nutrisi: makanan yang kita makan mengandung berbagai vitamin, mineral dan nutrisi lain yang penting yang membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Seluruh gizi ini dibutuhkan dalam jumlah seimbang. Khususnya, kalsium dan vitamin D dibutuhkan untuk menguatkan tulang.

Olahraga: olahraga merupakan komponen penting dari program pencegahan dan terapi osteoporosis. Olahraga tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang Anda, namun juga meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan otot, dan meningkatkan kesehatan Anda. Walaupun olahraga baik untuk orang dengan osteoporosis, tidak sebaiknya olahraga dilakukan mendadak atau berlebihan menyiksa tulang Anda.

Obat terapeutik: beberapa obat tersedia untuk pencegahan dan/atau terapi osteoporosis, seperti bifosfonat; agonis/antagonis estrogen, kalsitonin; hormon paratiroid, terapi estrogen; terapi hormon.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk osteoporosis

Pemeriksaan densitas mineral tulang adalah cara terbaik untuk memeriksa kesehatan tulang Anda. Saat tes yang tidak nyeri ini, Anda berbaring pada meja beralas dan penyaring gambar melewati tubuh Anda. Pada banyak kasus, hanya sedikit tulang yang diperiksa – biasanya tulang panggul, pergelangan tangan dan tulang belakang.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi osteoporosis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi osteoporosis:

  • Lakukan kontrol sesuai anjuran untuk memonitor perkembangan gejala dan kondisi kesehatan Anda
  • Dengarkan anjuran dokter Anda, jangan konsumsi obat tanpa resep atau tidak meminum obat
  • Konsul dengan terapis fisik atau rehabilitasi untuk olahraga penguat otot Anda
  • Diet kaya kalsium dan vitamin D. Ikuti diet sehat, makanan kaya kalsium seperti produk susu, ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau
  • Jangan merokok
  • Hindari alkohol berlebihan. Konsumsi lebih dari 2 gelas per hari dapat menurunkan pembentukan tulang, sehingga dapat pula meningkatkan risiko Anda jatuh
  • Hindari jatuh. Gunakan sepatu tumit rendah dengan sandal antislip dan periksa rumah Anda untuk kabel yang berserakan, area yang tidak rata, dan permukaan licin yang dapat menyebabkan Anda tersandung atau jatuh. Pertahankan ruangan tetap terang benderang, pasang pegangan di dalam dan luar pintu kamar mandi Anda, dan pastikan Anda dapat naik dan turun dari tempat tidur dengan mudah

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016