Apa itu limfoma?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu limfoma?

Limfoma adalah jenis kanker yang muncul pada sel limfosit, yaitu sel di sistem kekebalan tubuh yang memerangi infeksi, dan ini termasuk kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan bagian lain dari tubuh. Lebih spesifik, limfoma adalah suatu kondisi dari sistem limfatik yang seharusnya menjadi jaringan yang memerangi penyakit dalam tubuh Anda. Limfoma artinya limfosit berubah dan berkembang di luar kendali.
Limfoma terdiri dari berbagai jenis, tetapi dua kategori utama dari limfoma adalah limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin.

Seberapa umumkah limfoma?

Limfoma tidak umum tetapi dapat terjadi pada orang yang berusia tua dan laki-laki. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala limfoma?

Tanda-tanda dan gejala limfoma yang umum adalah:

  • Kelenjar bengkak di leher, ketiak, atau pangkal paha
  • Batuk, sesak napas
  • Demam, gatal-gata;
  • Keringat malam
  • Sakit perut, punggung atau nyeri tulang
  • Kelelahan, kekurangan energi
  • Berat badan turun
  • Menggigil
  • Kehilangan selera makan
  • Neuropati
  • Darah dalam tinja atau muntah
  • Penyumbatan aliran urin
  • Sakit kepala
  • Kejang

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika Anda memiliki salah satu dari gejala berikut:

  • Anda mengalami pembengkakan di leher, ketiak, atau pangkal paha, atau bengkak di tangan atau kaki tanpa sebab.
  • Demam, menggigil, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, keringat malam, kekurangan energi dan gatal yang bertahan selama lebih dari beberapa hari.

Penyebab

Apa penyebab limfoma?

Limfoma adalah salah satu kanker yang penyebabnya masih belum diketahui, bahkan lebih mungkin terjadi pada orang-orang tertentu.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk limfoma?

Ada banyak faktor risiko untuk limfoma, seperti:

  • Jika Anda berusia 60-an atau lebih
  • Jika Anda laki-laki
  • Jika sistem kekebalan tubuh lemah karena HIV/AIDS, transplantasi organ, atau karena Anda dilahirkan dengan gangguan sistem imun
  • Jika Anda memiliki penyakit sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis, sindrom Sjögren, lupus, atau penyakit celiac
  • Jika Anda telah terinfeksi dengan virus seperti Epstein-Barr, hepatitis C, human-cell T leukemia/limfoma (HTLV-1), atau virus herpes manusia (HHV8)
  • Jika dalam keluarga Anda ada yang mengidap limfoma
  • Jika Anda terkena benzena atau bahan kimia yang membunuh serangga dan gulma
  • Jika Anda dirawat karena limfoma Hodgkin atau limfoma non-Hodgkin di masa lalu
  • Jika Anda sedang dirawat karena kanker dengan radiasi
  • Jika Anda kelebihan berat badan

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk limfoma?

Dokter dapat memilih pengobatan untuk Anda berdasarkan jenis limfoma yang Anda miliki dan seberapa jauh kondisi telah menyebar.

Jika Anda didiagnosis dengan limfoma non-Hodgkin, Anda dapat direkomendasikan untuk melakukan kemoterapi, yang berarti bahwa Anda harus menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker; terapi radiasi yang menggunakan sinar berenergi tinggi untuk menghilangkan sel-sel kanker; imunoterapi dengan penggunaan sistem kekebalan tubuh Anda sendiri untuk menyerang sel-sel kanker.

Dalam kasus Anda mengalami limfoma Hodgkin, pengobatan dapat berupa kemoterapi dan terapi radiasi. Jika perawatan tersebut tidak dapat membantu Anda mengobati penyakit ini, transplantasi sel induk dapat dibutuhkan. Langkah pertama, Anda diberikan dosis yang sangat tinggi dari kemoterapi untuk menghancurkan sel-sel kanker. Efek samping dari hal ini juga dapat membunuh sel induk di sumsum tulang Anda yang membuat sel-sel darah baru. Langkah selanjutnya, Anda harus mendapatkan transplantasi sel induk untuk menggantikan sel yang hancur.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk limfoma?

Untuk mendiagnosis limfoma Anda, dokter akan meminta Anda menjawab beberapa pertanyaan tentang perasaan Anda, kapan pertama kali Anda merasakan perubahan, di mana Anda merasakan sakit, nafsu makan, jika kehilangan berat badan, jika Anda merasa lelah atau lemah, jika Anda pernah dirawat karena limfoma atau kanker lain, setiap infeksi atau penyakit Anda yang pernah Anda miliki, atau jika ada kanker dalam keluarga Anda.

Kemudian, dokter dapat memeriksa tanda-tanda limfoma Anda dan memeriksa apakah ada pembengkakan kelenjar getah bening. Jika Anda memiliki gejala ini, itu tidak berarti bahwa Anda memiliki kanker. Anda dapat memiliki infeksi yang terkait dengan kanker yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Untuk memeriksa sel-sel kanker, biopsi kelenjar getah bening diperlukan. Untuk tes ini, dokter dapat mengambil semua atau sebagian dari kelenjar getah bening, atau menggunakan jarum untuk mengambil sejumlah kecil jaringan dari bagian yang terkena.

Dalam kasus dokter Anda ingin tahu seberapa jauh limfoma telah menyebar, Anda dapat diminta untuk melakukan tes darah untuk memeriksa jumlah sel-sel tertentu dalam darah, aspirasi sumsum tulang atau biopsi untuk mencari sel-sel limfoma, rontgen dada (yang menggunakan radiasi dalam dosis rendah) untuk membuat gambar dari bagian dalam dada, MRI dengan magnet kuat dan gelombang radio untuk membuat gambar organ dan struktur di dalam tubuh Anda, atau PET scan yang terkait dengan zat radioaktif untuk mencari sel-sel kanker dalam tubuh Anda.

Sebuah tes molekuler dapat juga dilakukan untuk membantu dokter tahu jika Anda memiliki perubahan gen, protein, dan zat lain dalam sel-sel kanker sehingga mereka dapat menentukan jenis limfoma yang Anda miliki.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi limfoma?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi limfoma:

  • Anda harus mengubah pola makan yang cocok untuk kondisi Anda setelah berdiskusi dengan dokter
  • Anda harus melakukan olahraga yang dapat membantu Anda merasa lebih baik selama pengobatan Anda, seperti berjalan atau berenang
  • Anda juga dapat mencoba terapi alternatif seperti relaksasi, biofeedback, atau teknik visualisasi untuk menghilangkan rasa sakit

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca