home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Bedanya Kelenjar Getah Bening dan Kelenjar Tiroid yang Bengkak?

Apa Bedanya Kelenjar Getah Bening dan Kelenjar Tiroid yang Bengkak?

Terkadang sulit untuk membedakan penyebab benjolan di leher Anda. Pasalnya, ada beberapa penyebab umum yang biasanya mengakibatkan benjolan di leher. Salah satu contoh penyebab pembengkakan di leher adalah pembengkakan kelenjar getah bening dan kelenjar tiroid.

Nodul tiroid merupakan istilah lain dari kelenjar tiroid yang membesar. Benjolan ini biasanya padat atau berisi cairan yang terbentuk di dalam tiroid, yakni kelenjar kecil yang terletak di dasar leher, tepat di atas tulang dada. Umumnya benjolan ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti di bawah ini.

Sedangkan benjolan di leher akibat kelenjar getah bening yaitu pembengkakan kelenjar getah bening yang biasanya terjadi akibat infeksi bakteri atau virus tertentu. Benjolan ini muncul akibat kondisi tertentu seperti berikut ini.

  • Radang tenggorokan
  • Campak
  • Infeksi telinga
  • Infeksi gigi
  • TBC
  • Sipilis
  • Toksoplasma
  • Limfoma (kanker getah bening)

Lantas jika keduanya sama-sama mengakibatkan benjolan di leher, bagaimana cara membedakannya?

Cara membedakan benjolan di leher akibat kelenjar getah bening dan tiroid

Ada berbagai aspek yang bisa Anda lihat dan rasakan untuk membedakan benjolan yang terdapat di leher Anda apakah akibat kelenjar getah bening atau kelenjar tiroid.

1. Letak benjolan

Benjolan kelenjar tiroid

Benjolan yang diakibatkan oleh pembesaran kelenjar tiroid biasanya terletak di bagian tengah leher, seperti jakun pada pria. Umumnya bentuknya kecil dan tidak terasa jika disentuh karena letaknya yang berada di dalam jaringan tiroid atau terletak sangat dalam di kelenjar.

Dikutip dari Liputan 6, dr. Farid Kurniawan, Sp.PD, ahli endokrin Fakultas Kedokteran UI, RS Cipto Mangunkusumo menyatakan ciri khas benjolan tiroid yakni bergerak seiring dengan proses menelan.

Hal ini dikarenakan kelenjar menempel pada tulang rawan yang berfungsi untuk menelan. Pergerakan benjolan umumnya dari bawah ke atas.

Benjolan kelenjar getah bening

Benjolan yang diakibatkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening biasanya terletak di sisi kanan atau kiri leher. Biasanya berukuran seperti kacang polong atau kacang merah, bahkan lebih besar. Umumnya benjolan ini cukup terlihat dari luar dan terasa jika diraba.

2. Gejala yang ditimbulkan

Benjolan kelenjar tiroid

Sebagian besar nodul tiroid tidak menyebabkan tanda atau gejala karena ukurannya yang kecil. Namun, jika nodul berukuran cukup besar baru akan terasa beberapa gejala yang menyertainya. Dalam beberapa kasus, nodul tiroid menghasilkan hormon tiroksin tambahan. Tiroksin yang berlebih dapat menyebabkan gejala hipertiroidisme. Berikut berbagai gejala sering muncul jika Anda mengalami benjolan di leher akibat kelenjar tiroid.

  • Keringat berlebih
  • Penurunan berat badan yang cukup drastis
  • Gemetar
  • Detak jantung cepat dan terkadang tidak beraturan
  • Jika benjolan ditekan biasanya akan menyebabkan kesulitan menelan atau sesak napas

Benjolan kelenjar getah bening

  • Terasa lunak dan nyeri jika disentuh.
  • Hidung berair (pilek seperti flu), sakit tenggorokan, dan demam yang biasanya menjadi tanda adanya infeksi saluran pernapasan bagian atas.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening dapat terjadi selain di leher, yaitu di bagian tubuh lain misalnya ketiak, bawah dagu, dan lipatan paha. Hal ini biasanya menandakan infeksi atau gangguan kekebalan tubuh akibat kerja kelenjar getah bening yang terganggu.
  • Berkeringat di malam hari.

Ciri-ciri di atas bisa menjadi panduan awal untuk membedakan benjolan yang muncul di leher Anda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat dan penanganan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 25/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x