Apa Bedanya Kelenjar Getah Bening dan Kelenjar Tiroid yang Bengkak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Terkadang sulit untuk membedakan penyebab benjolan di leher Anda. Pasalnya, ada beberapa penyebab umum yang biasanya mengakibatkan benjolan di leher. Yang paling umum yaitu pembengkakan kelenjar getah bening dan kelenjar tiroid.

Nodul tiroid merupakan istilah lain dari kelenjar tiroid yang membesar. Benjolan ini biasanya padat atau berisi cairan yang terbentuk di dalam tiroid, yakni kelenjar kecil yang terletak di dasar leher, tepat di atas tulang dada. Umumnya benjolan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

Sedangkan benjolan di leher akibat kelenjar getah bening yaitu pembengkakan kelenjar getah bening yang biasanya terjadi akibat infeksi bakteri atau virus tertentu. Benjolan ini muncul akibat kondisi tertentu seperti:

  • Radang tenggorokan
  • Campak
  • Infeksi telinga
  • Infeksi gigi
  • TBC
  • Sipilis
  • Toksoplasma
  • Limfoma (kanker getah bening)

Lantas jika keduanya sama-sama mengakibatkan benjolan di leher, bagaimana cara membedakannya?

Cara membedakan benjolan di leher akibat kelenjar getah bening dan tiroid

Ada berbagai aspek yang bisa Anda lihat dan rasakan untuk membedakan benjolan yang terdapat di leher Anda apakah akibat kelenjar getah bening atau kelenjar tiroid.

1. Letak benjolan

Benjolan kelenjar tiroid

Sumber: Hello Bacsi

Benjolan yang diakibatkan oleh pembesaran kelenjar tiroid biasanya terletak di bagian tengah leher, seperti jakun pada pria. Umumnya bentuknya kecil dan tidak terasa jika disentuh karena letaknya yang berada di dalam jaringan tiroid atau terletak sangat dalam di kelenjar.

Dikutip dari Liputan 6, dr. Farid Kurniawan, Sp.PD, ahli endokrin Fakultas Kedokteran UI, RS Cipto Mangunkusumo menyatakan ciri khas benjolan tiroid yakni bergerak seiring dengan proses menelan.

Hal ini dikarenakan kelenjar menempel pada tulang rawan yang berfungsi untuk menelan. Pergerakan benjolan umumnya dari bawah ke atas.

Benjolan kelenjar getah bening

Sumber: Levity Health

Benjolan yang diakibatkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening biasanya terletak di sisi kanan atau kiri leher. Biasanya berukuran seperti kacang polong atau kacang merah, bahkan lebih besar. Umumnya benjolan ini cukup terlihat dari luar dan terasa jika diraba.

2. Gejala yang ditimbulkan

Benjolan kelenjar tiroid

Sebagian besar nodul tiroid tidak menyebabkan tanda atau gejala karena ukurannya yang kecil. Namun, jika nodul berukuran cukup besar baru akan terasa beberapa gejala yang menyertainya. Dalam beberapa kasus, nodul tiroid menghasilkan hormon tiroksin tambahan. Tiroksin yang berlebih dapat menyebabkan gejala hipertiroidisme. Berikut berbagai gejala sering muncul jika Anda mengalami benjolan di leher akibat kelenjar tiroid, yaitu:

  • Keringat berlebih
  • Penurunan berat badan yang cukup drastis
  • Gemetar
  • Detak jantung cepat dan terkadang tidak beraturan
  • Jika benjolan ditekan biasanya akan menyebabkan kesulitan menelan atau sesak napas

Benjolan kelenjar getah bening

  • Terasa lunak dan nyeri jika disentuh.
  • Hidung berair (pilek seperti flu), sakit tenggorokan, dan demam yang biasanya menjadi tanda adanya infeksi saluran pernapasan bagian atas.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening dapat terjadi selain di leher, yaitu di bagian tubuh lain misalnya ketiak, bawah dagu, dan lipatan paha. Hal ini biasanya menandakan infeksi atau gangguan kekebalan tubuh akibat kerja kelenjar getah bening yang terganggu.
  • Berkeringat di malam hari.

Ciri-ciri di atas bisa menjadi panduan awal untuk membedakan benjolan yang muncul di leher Anda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat dan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

Pernah meraba ketiak Anda? Apakah menemukan benjolan di sana? Benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang mungkin serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Bisa Dicegah?

Kelenjar getah bening terkadang juga bisa terserang infeksi dan mengalami bengkak. Apa saja cara untuk mencegah agar kelenjar getah bening tidak bengkak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 4 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Cara untuk Menurunkan Risiko Hipertiroid (Kelenjar Tiroid yang Terlalu Aktif)

Hipertiroid menyebabkan kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif dalam menghasilkan hormon. Lantas, adakah cara untuk mencegah hipertiroid? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 24 November 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah Efektif untuk Mencegah Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)

Kanker getah bening (limfoma) berbahaya bagi kesehatan. Anda dapat melakukan pencegahan kanker kelenjar getah bening ini dengan langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 3 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

benjolan di leher benjolan di leher kanan, benjolan di leher belakang, benjolan di leher kiri, benjolan di leher anak, kelenjar getah bening

5 Penyebab Munculnya Benjolan di Leher Selain Gondongan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit
limfoma (kanker getah bening)

Limfoma (Kanker Getah Bening)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
hairy cell leukemia atau leukemia sel berambut

Leukemia Myeloid Akut

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
limfangitis adalah

Limfangitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit