Gastroschisis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu gastroschisis?

Gastroschisis atau gastroskisis adalah cacat lahir yang terjadi pada anak saat berada di dalam kandungan ibu. Bagian perut anak terbentuk di luar tubuh akibat pembentukan dinding perut yang tidak sempurna. Banyak bayi dengan gastroschisis lahir secara prematur.

Kondisi ini terjadi pada masa awal kehamilan ketika otot yang membentuk perut bayi tidak bekerja dengan benar. Sebuah lubang membuat usus dan organ lain keluar dari tubuh, umumnya pada sisi kanan pusar. Hal ini membuat usus terpapar cairan ketuban hingga berisiko iritasi hingga memendek, memelintir, atau membengkak. 

Cacat dinding perut berkembang saat bayi tumbuh di dalam rahim ibu. Saat masa perkembangan, awalnya usus dan organ lain (hati, kandung kemih, perut, dan ovarium, atau testis) berkembang di luar tubuh kemudian biasanya kembali ke dalam. Namun, bayi dengan kondisi ini tidak mengembalikan usus atau bahkan organ perut ke dalam tubuh.  

Setelah bayi lahir, operasi perlu dilakukan segera untuk menempatkan organ-organ ke dalam tubuh bayi dan memperbaiki lubang di dinding abdominal (perut).  Meski sudah diperbaiki, bayi dengan kondisi ini tetap memiliki kemungkinan bermasalah dalam menyusui dan makan, pencernaan makanan, dan penyerapan nustrisi. 

Seberapa umum gastroschisis?

Gastroschisis adalah kondisi bawaan lahir yang langka. Ini merupakan kelainan langka yang menyerang pria dan wanita dengan jumlah yang sama. Estimasi perbandingan kelainan ini sekitar 1 pada 1.500 hingga 1 pada 13.000.

Namun, kondisi ini menjadi lebih mungkin terjadi apabila wanita hamil di bawah usia 20 tahun. Jika Anda berencana untuk hamil, Anda dapat mempelajari untuk mengatasi kondisi ini dengan melakukan pre-test atau mendiskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut sebelum kehamilan.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gastroschisis?

Gastroschisis dapat dikenali dengan mudah dari terlihat adanya lubang pada perut dan usus bayi terletak di luar tubuh. Mungkin ada area usus yang berwarna lebih gelap akibat kontak dengan cairan ketuban dalam rahim. Apabila usus rusak, anak akan kesulitan mencerna makanan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Calon ibu harus mengatur pertemuan dengan dokter secara rutin untuk memeriksa gastroschisis serta kondisi kesehatan bayi selama kehamilan. Kondisi ini didiagnosis dan ditangani di rumah sakit saat waktu persalinan. Setelah sampai rumah, Anda harus segera menghubungi dokter jika bayi Anda mengalami gejala di bawah ini: 

  • Sulit buang air besar
  • Bermasalah saat makan
  • Demam
  • Muntah berwarna hijau atau kekuningan
  • Bengkak di daerah perut
  • Muntah (berbeda dengan gumoh biasa)
  • Perubahan perilaku yang mengkhawatirkan

Penyebab

Apa penyebab gastroschisis?

Penyebab pasti kondisi ini tidak diketahui pasti, tapi bisa jadi merupakan penyebab dari kondisi kesehatan lainnya. Kondisi ini dapat merupakan akibat dari perubahan hormon atau gen (kromosom) pada bayi. 

Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh kontak ibu dengan faktor lingkungan lain, makanan atau minuman yang dikonsumsi, obat-obatan, dan lain-lain. Penting untuk memeriksa kesehatan secara rutin selama kehamilan.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko bayi saya untuk gastroschisis?

Ada banyak faktor risiko gastroschisis, yaitu:

  • Ibu muda: hamil pada usia remaja memiliki risiko lebih besar memiliki bayi dengan gastroschisis dibandingkan dengan ibu yang lebih dewasa.
  • Menggunakan alkohol atau tembakau juga meningkatkan risiko bayi terkena kondisi ini.

Komplikasi

Apa komplikasi yang mungkin terjadi pada kondisi gastroschisis?

Medline Plus menyebut sebagian kecil bayi dengan gastroschisis (kira-kira 10%) mungkin punya beberapa bagian usus yang tidak berkembang di dalam rahim. Pada kasus ini, usus bayi tidak bekerja dengan normal meski telah dikembalikan ke dalam tubuh. 

Tekanan yang meningkat dari isi perut yang salah tempat bisa mengurangi aliran darah ke usus dan ginjal. Kondisi ini membuat bayi kesulitan mengembangkan paru-paru dan mengakibatkan masalah pernapasan

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis gastroschisis?

Gastroschisis sering muncul pada kelahiran bayi, tapi dapat didiagnosis lebih awal. Selama kehamilan, dokter akan melakukan prenatal ultrasound scanning untuk memeriksa gastroschisis. Hal ini juga membantu ibu dan dokter mendiskusikan dan merencanakan waktu dan tempat yang tepat untuk melahirkan.

Kebanyakan bayi dengan gastroschisis lahir prematur, seringnya pada usia kandungan 35 minggu. Sebagian besar diinduksi pada minggu ke-37 karena ada peningkatan risiko setelah waktu ini. 

Bagaimana mengobati gastroschisis?

Berikut merupakan pengobatan yang bisa mengatasi gastroschisis: 

Perbaikan primer

Begitu bayi sudah lahir, operasi diperlukan untuk menangani usus yang menjulur. Apabila gastroschisis kecil, dokter dapat melakukan operasi satu kali untuk mengembalikan usus ke dalam perut bayi dan menutup lubang. Namun, jika gastroschisis terlalu besar, operasi dilakukan dalam beberapa bertahap.

Setelah mengembalikan usus ke dalam perut dan menutup lubang, bayi perlu dilindungi dari infeksi dengan infus dan antibiotik, juga dilengkapi dengan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Perbaikan bertahap

Perbaikan primer tidak mungkin dilakukan jika usus di luar tubuh bayi terlalu besar, usus terlalu bengkak, dan perut bayi tidak bisa menampung usus secara keseluruhan. 

Dalam kasus ini, beberapa operasi mungkin dilakukan untuk meletakkan usus dan organ lainnya kembali ke dapat perut. Langkah ini bisa memakan waktu hingga beberapa hari atau dua minggu, 

Dengan perbaikan bertahap, kantong plastik yang disebut  diletakkan di sekitar usus dan diikat ke perut. Setiap hari, kantong plastik itu akan mengencang dan usus didorong ke dalam tubuh dengan lembut. 

Ketika usus berhasil diletakkan di dalam perut bayi, kantong plastik disingkirkan dan perut ditutup kembali. Beberapa bayi mungkin butuh alat bantu pernapasan, beberapa hari setelah operasi. 

Apa risiko operasi untuk bayi dengan gastroschisis?

Semua tindakan pembedahan memiliki risiko kecil untuk pendarahan pada saat atau setelah operasi. Saat operasi, ahli bedah akan meminimalisir pendarahan dengan menyegel pembuluh darah yang terkena. Ada kemungkinan kerusakan struktur perut, tapi hal ini sangat jarang terjadi. 

Setiap anestesi membawa risiko komplikasi, tapi sangat kecil. Ahli anestesi biasanya merupakan dokter berpengalaman yang terbiasa menangani komplikasi. Butuh waktu beberapa saat untuk menunggu usus bekerja dengan baik, sehingga bayi dengan gastroschisis mungkin akan diberi makan dengan intravena (IV).

Kebanyakan bayi pulih dengan baik. Waktu pemulihan di rumah sakit termasuk memberi makan bayi melalui intravena (IV). Dalam beberapa kasus, bayi akan mengalami kondisi bernama short bowel syndrome (SBS) atau sindrom usus pendek, yang ditandai dengan diare, penambahan berat badan yang sangat lambat, kekurangan vitamin dan mineral penting. Dalam kondisi ini, bayi mungkin memerlukan proses intravena (IV) lebih lama lagi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gastroschisis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda meredam kemungkinan gastroschisis pada bayi:

  • Melakukan tes untuk memeriksa kesehatan bayi selama kehamilan secara rutin
  • Hindari hamil di usia yang kurang dari 20 tahun.
  • Hindari konsumsi alkohol dan tembakau.

Direview tanggal: Januari 8, 2016 | Terakhir Diedit: November 6, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca