Definisi

Apa itu fibromyalgia?

Fibromyalgia adalah gangguan yang mempengaruhi otak dalam memproses sinyal rasa sakit. Fibromyalgia ditandai dengan nyeri muskuloskeletal (tulang dan otot) yang menyebar.

Kondisi ini terjadi secara jangka panjang dan dapat mempengaruhi kegiatan sehari-hari Anda. Orang dengan fibromyalgia sering kali mengalami kelelahan, gangguan tidur, gangguan ingatan, dan mood. Selain itu, penderita kondisi ini juga dapat mengalami kondisi seperti sakit kepala tension, temporomandibular joint (TMJ), irritable bowel syndrome (iritasi usus), gelisah, dan depresi.

Seberapa umumkah fibromyalgia?

Fibromyalgia cukup umum terjadi. Hampir 1 dari 20 orang mengalami fibromyalgia pada tingkat tertentu. Fibromyalgia lebih banyak mempengaruhi wanita daripada pria. 90% kasus terjadi pada wanita. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun, biasanya mulai terjadi pada usia antara 30 hingga 50, namun juga dapat terjadi pada anak-anak dan lansia. Fibromyalgia dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala fibromyalgia?

Gejala fibromyalgia kadang muncul setelah trauma fisik, operasi, infeksi, atau stress psikologi yang signifikan. Pada beberapa kasus, gejala dapat memburuk secara bertahap tanpa kejadian yang memicu. Gejala umum dari fibromyalgia adalah:

  • Nyeri yang menyebar pada kedua sisi tubuh, di atas dan bawah pinggang yang berlangsung setidaknya 3 bulan.
  • Kelelahan akibat kualitas tidur yang buruk, seperti gangguan tidur akibat rasa sakit, restless legs syndrome, dan sleep apnea.
  • Kemampuan untuk fokus, memperhatikan, dan berkonsentrasi menurun.
  • Masalah lainnya, seperti depresi, sakit kepala, nyeri atau kram pada perut bawah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Rasa nyeri serta kekurangan tidur dapat mengganggu produktivitas Anda di rumah dan di tempat kerja. Banyak orang yang mengalami sakit kepala, depresi, dan gelisah, serta kram pada perut. Anda harus menghubungi dokter jika Anda memiliki nyeri otot kronis dan kelelahan yang berlebih.

Penyebab

Apa penyebab fibromyalgia?

Penyebab fibromyalgia belum diketahui secara pasti. Namun para peneliti menduga bahwa kondisi ini terkait dengan sinyal otak dan zat kimia. Berikut ini kemungkinan penyebab dari fibromyalgia:

  • Genetik: Mungkin terdapat mutasi genetik tertentu yang membuat orang mudah mengalami gangguan ini.
  • Infeksi: Beberapa penyakit dapat memicu atau memperparah fibromyalgia.
  • Trauma fisik atau emosional: sebagai contoh, post-traumatic stress disorder seperti:
    • Cedera atau infeksi
    • Melahirkan
    • Menjalani operasi
    • Masalah pada hubungan.

Stimulasi saraf yang berulang diduga menyebabkan fibromyalgia. Hal ini meningkatkan zat kimia tertentu di otak yang dapat memicu pemancar rasa sakit. Selain itu, reseptor rasa sakit pada otak dapat membuat memori rasa sakit dan menjadi lebih sensitif, di mana reseptor dapat bereaksi berlebihan terhadap sinyal rasa sakit.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk fibromyalgia?

Ada banyak faktor risiko untuk fibromyalgia, yaitu:

  • Jenis kelamin. Fibromyalgia terjadi lebih banyak pada wanita daripada pria.
  • Sejarah keluarga.
  • Penyakit rematis, seperti rheumatoid arthritis atau lupus menyebabkan penderita lebih mudah terkena fibromyalgia.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis fibromyalgia?

Sebelumnya, diagnosis untuk fibromyalgia sulit dilakukan karena Anda perlu melakukan tes pada 18 titik sebelum diagnosis dapat dikonfirmasi. Namun sekarang, diagnosis fibromyalgia dapat dilakukan apabila seseorang memiliki rasa nyeri yang tersebar selama lebih dari 3 bulan – tanpa kondisi medis yang mendasari rasa nyeri.

Fibromyalgia dapat didiagnosis melalui tes darah yang dapat membantu dokter menyingkirkan kondisi lain dengan gejala yang sama, termasuk:

  • Penghitungan darah yang komplit
  • Laju endap darah
  • Tes fungsi tiroid.

Bagaimana cara mengobati fibromyalgia?

Walau belum ditemukan pengobatan untuk fibromyalgia, beberapa obat-obatan dapat membantu mengendalikan gejala. Olahraga, relaksasi, dan mengurangi stress juga dapat membantu. Pilihan pengobatan dapat meliputi beberapa kombinasi.

Obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri dari fibromyalgia dan meningkatkan kualitas tidur, seperti:

  • Penawar rasa sakit, seperti acetaminophen (Tylenol, lainnya), ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya) or naproxen sodium (Aleve, lainnya), tramadol (Ultram, Conzip). Narkotika tidak disarankan, karena dapat menyebabkan ketergantungan dan dapat memperburuk kondisi.
  • Antidepresan seperti Duloxetine (Cymbalta) dan milnacipran (Savella), amitriptyline atau fluoxetine (Prozac).
  • Obat-obatan anti kejang seperti Gabapentin (Neurontin, Gralise), pregabalin (Lyrica). Obat-obatan untuk mengobati epilepsi juga dapat mengurangi beberapa jenis rasa nyeri.

Terapi juga dapat dilakukan untuk mengatasi fibromyalgia, contohnya melalui pelatihan tentang strategi mengatasi situasi stress, seperti terapi perilaku kognitif dan konseling. Berbicara dengan konselor dapat membantu memperkuat keyakinan Anda terhadap kemampuan Anda serta memberi strategi untuk mengatasi situasi stress. Terapi seperti akupunktur, manipulasi chiropractic, dan myofascial release dapat memberikan keringanan sementara bagi pasien. Namun, sulit untuk mendapatkan penanganan terapi jangka panjang karena kemungkinan tidak termasuk dalam asuransi.

Pasien juga akan diminat melakukan perubahan gaya hidup, seperti program olahraga dan teknik relaksasi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fibromyalgia?

Apabila Anda didiagnosis dengan fibromyalgia, Anda perlu mempelajari sebanyak mungkin tentang kondisi ini. Mengerti kondisi ini dapat membantu Anda bertahan. Keluarga dan teman-teman juga perlu mengerti kondisi ini.

Pasien fibromyalgia sering kali tidak mendapatkan simpati dan dukungan yang cukup karena orang lain tidak mengerti rasa sakit yang dialami pasien, karena tidak adanya gejala fisik.

Support group. Banyak orang dengan fibromyalgia merasa bahwa support group memperkenalkan mereka dengan komunitas di mana mereka dapat berbagi dengan orang lain dengan kondisi yang sama. Memiilki konselor juga dapat memperkuat keyakinan Anda terhadap penanganan dan mengajari Anda bagaimana untuk tetap bertahan. Kelompok dukungan telah terbukti dalam memberikan hasil yang baik dalam membantu orang dengan fibromyalgia.

Olahraga rutin. Berolahraga terbukti memiliki beberapa manfaat penting bagi orang dengan fibromyalgia. Pertamanya, olahraga mungkin dapat memperburuk rasa sakit. Namun, berolahraga secara bertahap dan rutin dapat mengurangi gejala. Anda dapat melakukan latihan aerobik low-impact. Apabila Anda terbiasa dengan latihan intensitas rendah, Anda dapat melakukan jalan, jogging, dan tennis. Olahraga juga dapat mencakup berenang atau olahraga air, bersepeda statis, dan latihan pada mesin jenis ski. Ahli terapis fisik dapat membantu Anda membuat program latihan di rumah. Stretching, postur yang baik, serta latihan relaksasi juga dapat membantu.

Menjaga gaya hidup yang sehat. Makan makanan yang sehat. Batasi asupan kafein, berhenti merokok dan minum alkohol. Lakukan sesuatu yang Anda senangi setiap harinya.

Tidur yang cukup. Kualitas tidur yang buruk berpengaruh pada fibromyalgia dan dapat memperburuk rasa nyeri, serta menyebabkan kelelahan dan depresi. Anda dapat mencari teknik untuk tidur dengan mudah dengan membatasi tidur siang. Lakukan kebiasaan tidur yang baik, seperti tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya, untuk membiasakan tubuh dengan jadwal tidur tertentu.

Kurangi stress. Sisakan waktu untuk bersantai setiap harinya, namun cobalah untuk tidak mengubah rutinitas sehari-hari Anda. Buat rencana relaksasi dan kurangi stress emosional. Cobalah teknik penanganan stress, seperti latihan deep-breathing atau meditasi.

Bersantai saja. Bagi-bagi aktivitas dalam sehari. Anda akan mengalami hari yang buruk dan hari yang baik. Jika Anda melakukan terlalu banyak hal dalam sehari, Anda akan kelelahan pada keesokan hari. Jangan paksakan diri Anda dan cobalah untuk merawat diri Anda dengan baik.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016