6 Cara Mengatasi Nyeri Otot dan Sendi Bagi yang Sering Naik Transportasi Umum

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Naik KRL, bus, atau angkutan umum lainnya bisa memicu nyeri otot dan sendi. Kalau sudah begini, mau melakukan aktivitas apa pun pasti jadi tidak nyaman. Untungnya, ada banyak cara untuk mengatasi nyeri otot dan sendi bagi Anda yang setia naik angkutan umum. Dengan begitu, Anda pun dapat bebas beraktivitas tanpa harus tersiksa dengan badan yang sakit dan pegal-pegal lagi.

Cara mengatasi nyeri otot dan sendi akibat naik angkutan umum

Kebanyakan orang memilih menggunakan naik angkutan umum setiap hari karena dinilai lebih murah, mudah, cepat, dan ramah lingkungan. Akan tetapi, naik angkutan umum setiap hari juga dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, seperti nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal-pegal.

Ya, berdesak-desakan dengan sesama penumpang dan terlalu lama berdiri di dalam angkutan umum selain bikin sakit kepala juga dapat menyebabkan nyeri otot dan sendi. Nah, supaya Anda tak harus mengalaminya terus-terusan selama naik angkutan umum, simak baik-baik cara mengatasi nyeri otot dan sendi berikut ini.

1. Kompres air dingin

Cara paling cepat dan mudah mengatasi nyeri otot dan sendi akibat naik angkutan umum adalah dengan kompres air dingin. Air dingin dapat membantu meredakan peradangan di dalam tubuh, sehingga nyeri otot dan sendi yang Anda alami perlahan-lahan akan berkurang.

Hindari menempelkan bongkahan es batu langsung di permukaan kulit. Alih-alih cepat sembuh, hal ini justru dapat membuat kulit Anda iritasi. Sebaiknya, ambil beberapa bongkah es batu dari freezer. Lalu, bungkus menggunakan handuk, kain, atau waslap yang bersih.

Baru setelahnya letakkan kompres di bagian tubuh yang terasa nyeri selama beberapa menit. Lakukan cara ini beberapa kali atau sampai rasa nyeri yang Anda alami mereda.

Anda juga bisa melakukan terapi panas dengan cara mandi air hangat sepulang dari berkegiatan. Mandi air hangat dapat membantu meringankan kekakuan pada otot dan persendian Anda.

2. Hindari aktivitas yang berat

menghilangkan stres saat puasa

Supaya nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal-pegal cepat membaik, hindari segala aktivitas fisik berat untuk sementara waktu. Memaksakan diri untuk tetap melakukan aktivitas fisik yang berat malah membuat kondisi Anda semakin memburuk.

Meski Anda dianjurkan untuk menghindari aktivitas yang berat, tapi bukan berarti hal ini malah membuat Anda jadi malas untuk berolahraga.

Melakukan olahraga sederhana seperti jalan kaki, berenang, atau yoga efektif untuk mengatasi nyeri otot dan sendi. Pasalnya, olahraga dapat membantu melenturkan otot dan sendi yang kaku.

3. Lakukan meditasi

manfaat meditasi untuk kesehatan yoga

Meditasi dan relaksasi juga dapat membantu mengatasi nyeri sendi dan otot yang Anda alami karena keseringan naik angkutan umum. Hal ini karena keduanya efektif untuk mengurangi stres.

Ya, tingkat stres yang tinggi akibat pekerjaan yang tidak ada habisnya, macet di jalan, hingga masalah lain yang sedang Anda hadapi dapat memperburuk nyeri otot dan sendi yang Anda alami. Nah, ketika kadar stres Anda berkurang, maka peradangan dan pembengkakan yang terjadi di sekitar persendian serta otot Anda juga akan mereda.

4. Pijat

manfaat pijat

Bagi beberapa orang, pijat merupakan cara paling ampuh untuk mengatasi nyeri otot dan sendi akibat naik angkutan umum.

Selain efektif melemaskan otot dan persendian yang kaku, teknik pemijatan yang tepat juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan jangkauan gerak.

Jika Anda ingin memijat badan, pastikan tenaga pemijat yang Anda hubungi terbukti terampil dan memiliki pengalaman pada bidang ini.

5. Minum obat pereda nyeri

obat euthyrox adalah

Cara lain yang bisa dicoba untuk mengatasi nyeri otot dan sendi setelah naik angkutan umum adalah dengan minum obat pereda nyeri. Obat ini banyak dijual bebas di warung, toko obat, hingga swalayan terdekat.

Pilih obat nyeri otot dan sendi yang sudah terpercaya karena mengandung formula efektif yang terdiri dari ibuprofen serta paracetamol. Kandungan tersebut efektif meredakan nyeri otot, sendi, dan pegal langsung di pusatnya.

Pastikan Anda menggunakan obat ini dengan hati-hati. Selalu baca petunjuk pemakaiannya terlebih dahulu sebelum digunakan. Jika Anda tidak paham bagaimana aturan pakainya, jangan ragu untuk bertanya langsung dengan apoteker atau dokter.

6. Konsultasi ke dokter

cek kolesterol di dokter

Bila berbagai cara yang sudah disebutkan di atas tidak membuat kondisi Anda membaik, segera konsultasi ke dokter. Apalagi jika Anda juga mengalami serangakaian gejala lain. Misalnya sendi yang bengkak, kaku, hingga sulit digerakkan.

Nyeri otot dan sendi yang intens dan berlangsung lama bisa jadi tanda dari kondisi medis yang lebih serius, misalnya rematik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Inflammatory Bowel Disease (IBD)

Berbeda dengan sakit perut biasa, inflammatory bowel disease (IBD) bisa menyebabkan gangguan pada mata, kulit, dan sendi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Manfaat Jahe untuk Mengurangi Nyeri Otot dan Sendi

Manfaat jahe tidak hanya bisa Anda nikmati sebagai minuman penghangat saat cuaca dingin. Tanaman herbal satu ini bisa untuk mengurangi nyeri otot dan sendi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 29 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Macam-macam Sendi pada Tubuh, Ada Berapa Jenis dan Jumlahnya?

Sendi merupakan bagian dari tubuh manusia yang berperan penting pada sistem gerak. Tahukah Anda apa saja macam-macam sendi dan berapa jumlahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal 26 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Badan sakit setelah olahraga sebenarnya pertanda apa? Apakah ini baik atau justru sebaliknya? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
toksoplasmosis atau toxoplasma

Toxoplasmosis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
terapi air kolam hangat

Cara Meredakan Nyeri Sendi dengan Terapi Air

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
fisioterapi

10 Gangguan Kesehatan yang Bisa Disembuhkan dengan Fisioterapi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit