Definisi

Apa itu ensefalopati hepatik?

Ensefalopati hepatik adalah kondisi yang merujuk pada perubahan kepribadian, keadaan mental, dan sistem saraf pada orang dengan kegagalan hati. Level amonia yang tinggi di dalam peredaran darah dan otak mungkin menjadi penyebabnya. Bakteri di dalam perut dan usus memproduksi amonia. Biasanya, hati memetabolisme amonia (membuat amonia tidak berbahaya). Namun, orang dengan penyakit hati memiliki lebih banyak amonia karena hati mereka tidak berfungsi. Amonia masuk ke dalam darah, menuju otak, dan menyebabkan gejala dengan mengganggu fungsi otak.

Seberapa umumkah ensefalopati hepatik?

Ensefalopati ini terjadi pada lebih dari 50% orang dengan sirosis hati. Jika tidak terobati, penyakit ini bisa mengakibatkan koma dan kematian, namun tidak menular dan tidak bisa diwarisi dari orangtua ke anak.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ensefalopati hepatik?

Gejala utama ensefalopati hepatik meliputi kebingungan dan pikun, mengantuk, dan suasana hati berubah, lesu, hilang ingatan, dan bahkan koma. Gejala lain adalah sakit kuning, kesulitan berbicara, gemetar, mudah marah dan pergerakan yang tidak terkendali.

Di samping itu, penderita biasanya memiliki tanda penyakit hati, misalnya sakit kuning, payudara membesar dan testis mengecil (pria), cairan di dalam perut, dan kaki membengkak.

Ensefalopati hepatik terbagi menjadi tingkat 1 sampai 4. Grade 1 meliputi kebingungan ringan, tidak dapat memperhatikan, mudah tersinggung, dan berkurangnya kemampuan untuk melakukan tugas mental. Di tingkat 2, orang menjadi lemah lesu, mengantuk, mengalami perubahan kepribadian, dan lebih bermasalah lagi dalam mengerjakan tugas mental. Di tingkat 3, mereka mengantuk (tapi bisa terangsang), tidak mampu mengerjakan tugas mental, dan kebingungan (tempat dan waktu). Di tingkat 4, mereka mengalami koma.

Beberapa tanda atau gejala mungkin ada yang tidak tercantum di atas. Jika merasa cemas tentang gejalanya, konsultasi ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda atau anggota keluarga serta kerabat Anda memiliki gejala di atas, terutama bagi yang sebelumnya terkena penyakit hati. Penyakit ini mungkin berkembang pesat dan sangat membahayakan. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab ensefalopati hepatik?

Kelainan yang merusak hati dan menyebabkan gagal hati dapat mengakibatkan ensefalopati hepatik. Beberapa kelainan ini adalah hepatitis karena virus (seperti hepatitis B dan hepatitis C), infeksi parah, penyakit autoimun, kanker, dan sindrom Reye.

Penyebab lainnya mungkin adalah obat-obatan seperti obat anti radang nonsteroid dan racun seperti alkohol.

Orang dengan sirosis bisa terkena ensefalopati dari penggunaan sedatif dan analgesik.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk ensefalopati hepatik?

Faktor-faktor tertentu mungkin meningkatkan risiko ensefalopati hepatik:

  • Dehidrasi
  • Makan terlalu banyak protein
  • Pendarahan dari dalam usus, perut, atau esofagus
  • Infeksi
  • Gangguan ginjal
  • Level oksigen rendah di dalam tubuh
  • Obat yang menekan sistem saraf sentral (misalnya barbiturate atau obat penenang benzodiazepine)

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk ensefalopati hepatik?

Ensefalopati hepatik bisa menjadi pengobatan darurat yang memerlukan rawat inap. Tujuan pengobatan adalah untuk menemukan dan mengobati penyebab, contohnya obat-obatan, pendarahan GI, dan masalah metabolisme. Jika penyebab khusus adalah pendarahan GI, harus diobati secepatnya.

Obat bernama lactulose bertindak sebagai obat pencahar dan membantu mengosongkan usus, sehingga bakteri tidak dapat membuat amonia. Terkadang, antibiotik bernama neomycin juga digunakan. Obat ini membunuh bakteri di dalam usus sehingga jumlah amonia berkurang.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk ensefalopati hepatik?

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap. Dokter mungkin melakukan tes darah dan x-ray untuk mengesampingkan masalah lain karena ensefalopati hepatik mirip dengan gejala penyakit lain. Penyakit ini termasuk meningitis, kadar gula darah rendah, kanker otak, dan penyumbatan darah di dalam otak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ensefalopati hepatik?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi ensefalopati hepatik:

  • Ingat bahwa ensefalopati hepatik mungkin bisa sembuh seperti semula. Namun, peluang kematian tinggi jika mengalami koma.
  • Hubungi dokter jika ada anggota keluarga dengan penyakit hati mengalami perubahan kebiasaan, kepribadian, atau mental.
  • Jangan minum alkohol, terlebih jika Anda menderita sirosis.
  • Jangan lupa bahwa konsumsi obat tidur bisa menyebakan kelainan pada orang dengan penyakit hati.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016