Diabetes Melitus Tipe 2 (Kencing Manis)

Oleh    Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Definisi

Apa itu diabetes melitus tipe 2?

Diabetes melitus tipe 2 adalah jenis diabetes yang diakibatkan oleh tubuh yang tidak memproduksi cukup insulin. Insulin sangat penting karena mengontrol jumlah gula (glukosa) yang didapat sel-sel tubuh. Akibatnya, penderita diabetes memiliki kadar gula yang tinggi dalam darah.

Orang-orang yang menderita diabetes memiliki kadar gula darah tinggi, tetapi tidak cukup untuk sel tubuh. Kondisi ini menyebabkan komplikasi berat pada jantung, mata, ginjal, sistem saraf, gusi dan gigi.

Seberapa umumkah diabetes melitus tipe 2?

Diabetes tipe 2 atau kencing manis, adalah jenis yang paling umum dari diabetes. Sebanyak 95% kasus diabetes adalah diabetes tipe 2. Penyakit ini dapat menyerang pada semua orang di segala umur, termasuk anak-anak. Namun, diabetes tipe 2 biasanya terjadi pada umur dewasa dan lanjut usia. Selain itu, orang-orang yang obesitas dan jarang bergerak memiliki risiko lebih tinggi menderita kencing manis.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja ciri-ciri dan gejala diabetes melitus tipe 2?

Penderita diabetes tipe 2 sering tidak mengalami gejala apapun pada masa awal. Mereka bahkan dapat tidak menyadari gejalanya selama beberapa tahun. Beberapa gejala diabetes tipe 2 adalah:

Terdapat beberapa kemungkinan tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang suatu gejala, silakan hubungi dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala dari yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan, silakan hubungi dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda-beda. Berdiskusilah dengan dokter Anda untuk menentukan yang terbaik bagi keadaan Anda.

Penyebab

Apa penyebab diabetes melitus tipe 2?

Ketika Anda memiliki diabetes tipe 2, lemak Anda, hati, dan sel-sel otot tidak merespon insulin dengan benar. Hal ini disebut resistensi insulin. Hasilnya, gula darah tidak bisa mencapai sel untuk membantu mengolahnya menjadi energi. Saat gula tidak dapat memasuki sel-sel, kadar gula dalam darah meningkat tinggi. Hal ini disebut hiperglisemik.

Penyebab resistensi insulin adalah:

Faktor-faktor risiko

Siapa yang berisiko terkena diabetes melitus tipe 2?

Para ahli tidak sepenuhnya memahami mengapa sebagian orang berisiko terkena diabetes dan sebagian lagi tidak. Namun, ada beberapa hal yang jelas meningkatkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2, seperti:

Obat & Pengobatan

Apa saja obat diabetes melitus tipe 2 yang sering digunakan?

Diabetes tipe 2 tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikontrol. Sekali Anda didiagnosis, Anda bisa mempelajari apa saja yang harus Anda lakukan agar tetap sehat. Hanya membutuhkan beberapa perubahan dan komitmen untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Jika tidak diobati, komplikasi diabetes yang mungkin terjadi adalah:

Penderita diabetes dua kali lipat lebih mungkin untuk meninggal dibandingkan dengan orang di usia yang sama yang tidak menderita diabetes.

Beberapa jenis pengobatan yang sering digunakan untuk diabetes tipe 2:

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis diabetes melitus tipe 2?

Diabetes bisa didiagnosis dengan tes darah sebagai berikut:

Jika Anda didiagnosis dengan diabetes tipe 2, Anda sebaiknya pergi ke dokter setiap 3 bulan, sehingga Anda dapat:

Tes-tes dan pemeriksaan ini akan membantu Anda dan dokter Anda memantau diabetes dan mencegah masalah yang diakibatkan oleh diabetes. Selain itu, Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan berikut setahun sekali :

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus tipe 2)?

Perubahan gaya hidup berikut ini dapat membantu Anda mengatasi diabetes:

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

 

BACA JUGA:

Hidup sehat Hidup bahagia