Diabetes Melitus Tipe 2 (Kencing Manis)

Oleh    Data medis direview oleh dr. Tania Savitri .

Definisi

Apa itu diabetes melitus tipe 2?

Diabetes melitus adalah kondisi di mana terdapat tingkat kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah. Diabetes melitus adalah kondisi diabetes tipe 2, ini juga sering disebut sebagai penyakit kencing manis.

Terdapat 3 jenis diabetes: diabetes tipe 1,diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Diabetes tipe 2 adalah kondisi penyakit yang berlangsung lama (kronis). Dalam diabetes tipe 2, tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin dengan baik, hormon khusus yang diproduksi oleh sel beta dalam pankreas.

Insulin sangat penting karena mengontrol jumlah gula (glukosa) yang didapat sel-sel tubuh dari darah. Orang-orang yang menderita diabetes memiliki kadar gula yang banyak dalam darah, tetapi tidak cukup untuk sel tubuh. Kondisi ini menyebabkan komplikasi berat pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, sistem saraf, gusi dan gigi.

Seberapa umumkah diabetes melitus tipe 2?

Diabetes tipe 2 adalah jenis yang paling umum dari diabetes. Sebanyak 95% kasus diabetes adalah diabetes melitus tipe 2. Secara umum, diabetes dapat menyerang pada semua orang di segala umur, termasuk anak-anak. Namun, diabetes tipe 2 biasanya terjadi pada umur dewasa dan lanjut usia. Selain itu, orang-orang yang obesitas dan jarang bergerak memiliki risiko lebih tinggi menderita diabetes tipe 2.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja ciri-ciri dan gejala diabetes melitus tipe 2?

Apa saja tanda-tanda dan gejala dari diabetes tipe 2?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang memiliki gejala cukup signifikan. Mereka yang memiliki diabetes melitus tipe 2 sering tidak mengalami gejala apapun pada masa awal. Mereka bahkan dapat tidak menyadari gejalanya selama beberapa tahun.

Terdapat beberapa kemungkinan tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang suatu gejala, silakan hubungi dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala dari yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan, silakan hubungi dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda-beda. Berdiskusilah dengan dokter Anda untuk menentukan yang terbaik bagi keadaan Anda.

Penyebab

Apa penyebab diabetes melitus tipe 2?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang bisa disebabkan karena beberapa hal tertentu. Ketika Anda memiliki diabetes tipe 2, lemak Anda, hati, dan sel-sel otot tidak merespon insulin dengan benar. Hal ini disebut resistensi insulin (kekebalan terhadap insulin). Hasilnya, sel tidak bisa menerima gula darah untuk kemudian diolah menjadi energi.

Saat gula tidak dapat memasuki sel-sel, kadar gula dalam darah meningkat tinggi. Hal ini disebut hiperglikemia.

Penyebab pertahanan insulin termasuk:

Faktor-faktor risiko

Siapa yang berisiko terkena diabetes melitus tipe 2?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang sepenuhnya belum dipahami para ahli. Pasalnya, sebagian orang mengalami peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan sebagian lagi tidak. Bagaimanapun, ada beberapa hal yang jelas meningkatkan faktor risiko diabetes tipe 2, seperti:

Obat & Pengobatan

Apa saja obat diabetes melitus tipe 2 yang sering digunakan?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikontrol. Sekali Anda didiagnosis, Anda bisa mempelajari apa saja yang harus Anda lakukan agar tetap sehat. Hanya membutuhkan beberapa perubahan dan komitmen untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merawat kondisi diabetes yang Anda miliki:

1. Diet Sehat

Meskipun penderita diabetes memiliki glukosa darah yang tinggi, bukan berarti dengan berpuasa (dengan tujuan mengurangi asupan glukosa) akan menyelesaikan masalah. Jika Anda terdiagnosis mengalami diabetes, Anda perlu menjalani dietsehat yang akan membantu mengontrol tingkat glukosa Anda. Ahli diet dapat membantu Anda dalam menyusun diet. Bila Anda ingin menjalani puasa, Anda harus mengonsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan Dokter.

2. Olahraga

Anda sebaiknya melakukan olahraga secara teratur (3-4 kali seminggu selama kurang lebih 30 menit) dan hidup dengan aktif karena dengan bergerak dapat mengontrol tingkat gula darah. Dengan tambahan, Anda juga harus menjaga kaki terutama bila terasa baal, kesemutan, mati rasa, serta terdapat luka, dan periksa mata Anda secara teratur untuk mencegah komplikasi di masa mendatang.

3. Obat Pengontrol Gula Darah dan Terapi Insulin

Dokter akan meninjau kondisi Anda dan menentukan manakah obat atau terapi yang tepat untuk Anda. Dokter mungkin akan memberikan satu jenis obat saja atau memberikan kombinasi obat. Konsultasikan dengan dokter apa saja efek samping obat dan apa yang harus dilakukan bila efek samping muncul. Salah satu efek samping obat yang tersering adalah lemas akibat hipoglikemia (gula darah rendah). Untuk pertolongan pertama, minumlah teh manis hangat kemudian segera temui dokter.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis diabetes melitus tipe 2?

Diabetes bisa didiagnosis dengan tes darah sebagai berikut:

Jika Anda didiagnosis dengan diabetes tipe 2, Anda sebaiknya pergi ke dokter setiap 3 bulan, sehingga Anda dapat:

Tes-tes dan pemeriksaan ini akan membantu Anda dan dokter Anda memantau diabetes dan mencegah masalah yang diakibatkan oleh diabetes. Selain itu, Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan berikut setahun sekali :

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus tipe 2)?

 

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang bisa dirawat dan dijaga dengan melakukan perubahan gaya hidup. Pengobatan rumah dapat membantu Anda mengatasi diabetes tipe 2, antara lain seperti:

Selain itu, perawatan kaki sangat penting pada penderita diabetes karena salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah kaki yang baal atau mati rasa sehingga sering kali penderita diabetes tidak menyadari adanya luka pada kaki. Luka pada penderita diabetes perlu perhatian dan penanganan khusus dan bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan infeksi yang sering kali berujung pada amputasi, bahkan kematian.

Perawatan kaki yang dapat Anda lakukan secara mandiri adalah sebagai berikut:

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk pemahaman dan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

 

BACA JUGA:

Hidup sehat Hidup bahagia