Hati-hati, Kucir Rambut Terlalu Kencang Bisa Bikin Rontok!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Mengucir rambut sudah menjadi kebiasaan mereka yang memiliki rambut panjang. Sayangnya, kucir rambut yang terlalu kencang dan sering ternyata bisa mengakibatkan kerontokan yang disebut dengan alopecia traksi. Lebih jelasnya, simak penjelasan berikut.

    Apa itu alopecia traksi dan apa saja gejalanya?

    kebotakan rambut rontok setelah melahirkan

    Alopecia traksi adalah kerontokan rambut yang disebabkan oleh penarikan berulang yang sama, sering, dan berlangsung dalam waktu yang lama. Hal ini terjadi biasanya saat Anda sering mengikat rambut dengan kucir yang terlalu kencang atau mengepangnya. Tarikan yang terlalu kuat dan berulang dapat merusak folikel dan menarik rambut keluar dari kulit kepala. Akibatnya, rambut mengalami kerontokan.

    Selain rontok, berikut beberapa gejala yang menandai alopecia traksi, yaitu:

    • Kemerahan, gatal, nyeri, dan muncul bisul di kulit kepala.
    • Jarak rambut di kulit kepala melebar (kulit kepala jadi lebih terlihat).
    • Garis rambut di sekitar dahi yang terlihat lebih mundur.
    • Jerawat kecil yang muncul di kulit kepala.
    • Rambut mengalami penipisan bahkan patah di bagian yang biasanya diberikan tekanan.
    • Peradangan di folikel rambut (folikulitis).

    Menurut American Academy Dermatology, manusia kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut per harinya. Rambut yang rontok ini nantinya akan digantikan pertumbuhannya oleh rambut-rambut baru.

    Meskipun kerontokan akibat kucir rambut yang ketat dapat tumbuh kembali, jika dibiarkan terus maka akibatnya bisa serius. Folikel rambut bisa rusak dan rambut tidak tumbuh kembali sehingga menyebabkan kebotakan di beberapa bagian rambut.

    Berbagai penyebab alopecia traksi

    rambut dikucir

    Beberapa penyebab umum dari alopecia traksi, yaitu:

    • Gaya rambut tertentu, misalnya kucir rambut terlalu ketat, kepang yang terlalu kencang, dan serangkaian gaya rambut lainnya.
    • Menyambungkan (extension) rambut. Mengikat erat rambut palsu ke pangkal rambut asli bisa menegangkan akar rambut.
    • Helm atau ikat kepala yang terlalu ketat.
    • Aksesori rambut.
    • Rambut yang terlalu panjang sehingga menjadi berat dan menarik folikel rambut.
    • Krim atau gel rambut.
    • Penggunaan catokan disertai bahan kimia yang dapat mengurangi kekuatan rambut.

    Umumnya, orang yang lebih tua akan lebih mudah mengalami kerontokan akibat hal ini karena kekuatan rambut yang mulai melemah.

    Mengatasi alopecia traksi akibat kucir rambut terlalu kencang

    Jika Anda sudah terlanjur mengalami alopecia traksi akibat kucir rambut yang terlalu kencang dan berbagai penyebab lainnya, segera konsultasikan ke dokter kulit. Biasanya dokter akan memeriksa kulit kepala dan mengambil sampel jaringan untuk mencari kemungkinan penyebab kerontokan rambut lainnya.

    Perawatan utama yang akan dokter sarankan adalah mengubah gaya rambut Anda. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan menggunakan berbagai ikat rambut dengan bahan yang terlalu kuat.  Selain itu, jika rambut Anda terlalu panjang dokter akan meminta Anda untuk memotongnya. Tak hanya itu, kurangi penggunaan catokan dan bahan kimia yang dapat merusak rambut.

    Dokter juga akan meresepkan obat yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini, seperti:

    • Antibiotik untuk mencegah infeksi pada luka terbuka di kulit kepala.
    • Steroid oles untuk mengurangi pembengkakan di kulit kepala.
    • Sampo antijamur.
    • Minoxidil (Rogaine) untuk menumbuhkan kembali rambut yang hilang.
    • Suplemen biotin untuk memperkuat rambut Anda.

    Jika Anda mengalami kebotakan yang cukup parah dan bersifat permanen, dokter biasanya akan menawarkan untuk melakukan prosedur transplantasi rambut.

    Mencegah alopecia traksi

    bahaya catok rambut

    Mencegah tentu saja jauh lebih baik daripada mengobati. Ini perlu Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk untuk kesehatan rambut. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah rambut rontok akibat kucir rambut yang terlalu kencang, yaitu:

    • Menggerai rambut dan kalau dikucir jangan terlalu ketat.
    • Jangan pakai karet gelang untuk kucir rambut.
    • Membatasi penggunaaan catokan dan juga bahan kimia lainnya seperti gel rambut yang keras.
    • Rutin mengubah gaya rambut setiap minggunya untuk mencegah ketegangan pada satu area kulit kepala.

    Mulailah mempraktikkan hal ini dari sekarang agar kesehatan rambut Anda tetap terjaga. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari hanya karena kebiasaan buruk yang tetap Anda pertahankan.

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Hipertrikosis, Kelainan Langka yang Membuat Sekujur Tubuh Ditumbuhi Bulu Lebat

    Hypertrichosis alias sindrom werewolf, adalah kondisi yang ditandai dengan tumbuhnya rambut lebat dan berlebih di sekujur tubuh. Apa sebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

    Selain lebih murah, waxing di rumah dengan bahan alami ternyata lebih aman karena memiliki kemungkinan infeksi lebih kecil daripada waxing di salon.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Kebersihan Diri, Hidup Sehat 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Hirsutisme

    Hirsutisme adalah kondisi penyebab wanita berkumis dan berbulu lebat di badannya. Cari tahu penyebab dan pengobatannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 13 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

    Inilah Ragam Penyebab Rambut Rontok yang Tak Anda Duga

    Sudah merawat rambut baik-baik, tapi kok rambut masih saja rontok? Simak penyebab rambut rontok yang perlu Anda ketahui berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 10 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
    
    

    Direkomendasikan untuk Anda

    kurang asupan makanan

    7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    makanan mencegah uban

    Tak Ingin Rambut Cepat Beruban? Yuk, Konsumsi 3 Makanan Super Ini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    manfaat minyak kemiri

    Manfaat Minyak Kemiri untuk Kulit dan Rambut

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    Rambut rontok remaja

    Penyebab Rambut Rontok pada Remaja dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit