home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hati-hati, Kucir Rambut Terlalu Kencang Bisa Bikin Rontok!

Hati-hati, Kucir Rambut Terlalu Kencang Bisa Bikin Rontok!

Mengucir rambut sudah menjadi kebiasaan mereka yang memiliki rambut panjang. Sayangnya, kucir rambut yang terlalu kencang dan sering ternyata bisa mengakibatkan kerontokan yang disebut dengan alopecia traksi. Lebih jelasnya, simak penjelasan berikut.

Apa itu alopecia traksi dan apa saja gejalanya?

kebotakan rambut rontok setelah melahirkan

Alopecia traksi adalah kerontokan rambut yang disebabkan oleh penarikan berulang yang sama, sering, dan berlangsung dalam waktu yang lama. Hal ini terjadi biasanya saat Anda sering mengikat rambut dengan kucir yang terlalu kencang atau mengepangnya. Tarikan yang terlalu kuat dan berulang dapat merusak folikel dan menarik rambut keluar dari kulit kepala. Akibatnya, rambut mengalami kerontokan.

Selain rontok, berikut beberapa gejala yang menandai alopecia traksi, yaitu:

  • Kemerahan, gatal, nyeri, dan muncul bisul di kulit kepala.
  • Jarak rambut di kulit kepala melebar (kulit kepala jadi lebih terlihat).
  • Garis rambut di sekitar dahi yang terlihat lebih mundur.
  • Jerawat kecil yang muncul di kulit kepala.
  • Rambut mengalami penipisan bahkan patah di bagian yang biasanya diberikan tekanan.
  • Peradangan di folikel rambut (folikulitis).

Menurut American Academy Dermatology, manusia kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut per harinya. Rambut yang rontok ini nantinya akan digantikan pertumbuhannya oleh rambut-rambut baru.

Meskipun kerontokan akibat kucir rambut yang ketat dapat tumbuh kembali, jika dibiarkan terus maka akibatnya bisa serius. Folikel rambut bisa rusak dan rambut tidak tumbuh kembali sehingga menyebabkan kebotakan di beberapa bagian rambut.

Berbagai penyebab alopecia traksi

rambut dikucir

Beberapa penyebab umum dari alopecia traksi, yaitu:

  • Gaya rambut tertentu, misalnya kucir rambut terlalu ketat, kepang yang terlalu kencang, dan serangkaian gaya rambut lainnya.
  • Menyambungkan (extension) rambut. Mengikat erat rambut palsu ke pangkal rambut asli bisa menegangkan akar rambut.
  • Helm atau ikat kepala yang terlalu ketat.
  • Aksesori rambut.
  • Rambut yang terlalu panjang sehingga menjadi berat dan menarik folikel rambut.
  • Krim atau gel rambut.
  • Penggunaan catokan disertai bahan kimia yang dapat mengurangi kekuatan rambut.

Umumnya, orang yang lebih tua akan lebih mudah mengalami kerontokan akibat hal ini karena kekuatan rambut yang mulai melemah.

Mengatasi alopecia traksi akibat kucir rambut terlalu kencang

Jika Anda sudah terlanjur mengalami alopecia traksi akibat kucir rambut yang terlalu kencang dan berbagai penyebab lainnya, segera konsultasikan ke dokter kulit. Biasanya dokter akan memeriksa kulit kepala dan mengambil sampel jaringan untuk mencari kemungkinan penyebab kerontokan rambut lainnya.

Perawatan utama yang akan dokter sarankan adalah mengubah gaya rambut Anda. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan menggunakan berbagai ikat rambut dengan bahan yang terlalu kuat. Selain itu, jika rambut Anda terlalu panjang dokter akan meminta Anda untuk memotongnya. Tak hanya itu, kurangi penggunaan catokan dan bahan kimia yang dapat merusak rambut.

Dokter juga akan meresepkan obat yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini, seperti:

  • Antibiotik untuk mencegah infeksi pada luka terbuka di kulit kepala.
  • Steroid oles untuk mengurangi pembengkakan di kulit kepala.
  • Sampo antijamur.
  • Minoxidil (Rogaine) untuk menumbuhkan kembali rambut yang hilang.
  • Suplemen biotin untuk memperkuat rambut Anda.

Jika Anda mengalami kebotakan yang cukup parah dan bersifat permanen, dokter biasanya akan menawarkan untuk melakukan prosedur transplantasi rambut.

Mencegah alopecia traksi

bahaya catok rambut

Mencegah tentu saja jauh lebih baik daripada mengobati. Ini perlu Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk untuk kesehatan rambut. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah rambut rontok akibat kucir rambut yang terlalu kencang, yaitu:

  • Menggerai rambut dan kalau dikucir jangan terlalu ketat.
  • Jangan pakai karet gelang untuk kucir rambut.
  • Membatasi penggunaaan catokan dan juga bahan kimia lainnya seperti gel rambut yang keras.
  • Rutin mengubah gaya rambut setiap minggunya untuk mencegah ketegangan pada satu area kulit kepala.

Mulailah mempraktikkan hal ini dari sekarang agar kesehatan rambut Anda tetap terjaga. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari hanya karena kebiasaan buruk yang tetap Anda pertahankan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Traction Alopecia: Symptoms and Prevention

https://www.medicalnewstoday.com/articles/320648.php?srce accessed on May 24th 2018

Traction Alopecia

https://www.healthline.com/health/traction-alopecia accessed on May 24th 2018

Traction Alopecia: A Type of Hair Loss

https://uihc.org/health-library/traction-alopecia-type-hair-loss accessed on May 24th 2018

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 16/06/2018
x