home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar Agar Hasil Lebih Maksimal

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar Agar Hasil Lebih Maksimal

Serum termasuk salah satu produk skincare yang dapat merawat kulit. Tiap jenis serum memiliki bahan aktif berbeda dan dirancang dengan fungsi masing-masing. Agar wajah memperoleh manfaatnya, Anda perlu mengetahui cara memakai serum yang benar.

Panduan pemakaian serum wajah yang benar

perawatan kulit untuk kanker kulit

Serum berfungsi maksimal bila digunakan dengan benar. Produk perawatan kulit ini mengandung konsentrasi bahan aktif yang cukup tinggi. Berikut sederet hal yang perlu Anda cermati.

1. Bersihkan wajah

Bahan aktif yang terdapat di dalam serum hanya akan terserap sempurna pada kulit wajah yang bersih. Jika Anda tidak membersihkan muka, kotoran dan minyak berlebih pada wajah dapat menghalangi serum untuk menyerap sempurna ke dalam kulit.

Maka dari itu, hal pertama yang perlu dilakukan sebelum menggunakan serum ialah mencuci muka. Bersihkan wajah Anda dengan sabun dan air hangat. Air hangat akan melembapkan kulit dan membuka pori-pori untuk membantu penyerapan serum.

Pastikan tidak ada sisa sabun yang tertinggal pada wajah. Setelah itu, keringkan wajah Anda menggunakan handuk lembut dengan cara ditepuk-tepuk. Tunggu sekitar satu menit untuk beralih ke langkah berikutnya.

2. Gunakan serum di wajah yang lembap

Setelah membersihkan muka, gunakan beberapa tetes produk toner untuk menghilangkan sisa kotoran yang masih menempel pada wajah. Memakai toner adalah cara yang baik untuk melembapkan kulit wajah sebelum menggunakan serum.

Tunggu 1 – 2 menit sampai kulit dalam keadaan masih lembap, tapi tidak terlalu basah dari toner. Ketika wajah masih setengah lembap, segera teteskan serum ke wajah agar produk perawatan wajah yang satu ini bisa menyerap dengan sempurna.

3. Gunakan serum secukupnya

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bukan berarti Anda harus memakai serum wajah dalam jumlah banyak. Kebiasaan ini justru akan membuat Anda lebih boros tanpa memberikan hasil yang berbeda.

Serum mengandung bahan aktif dengan konsentrasi tinggi dan ukuran molekul yang kecil. Hal ini memungkinkan kulit wajah untuk menyerap serum dengan lebih cepat dan menyeluruh. Jadi, cukup gunakan 1 – 2 tetes dalam rangkaian skincare Anda.

Tanda Anda menggunakan terlalu banyak serum adalah kulit terasa berminyak atau lengket setelah ditetesi serum. Ini berarti Anda memakai serum dengan cara yang salah. Serum tidak akan terserap dengan baik kecuali Anda mengurangi jumlahnya.

4. Gunakan dengan cara ditepuk dan dipijat

Setelah cairan serum menempel pada wajah, ratakan dengan cara menepuk-nepuk dan memijatnya perlahan dari bagian tengah wajah menuju garis rambut. Langkah ini dilakukan agar bahan aktif di dalam serum bisa terurai dan masuk ke dalam kulit.

Kemudian, tunggu beberapa saat hingga serum benar-benar tak meninggalkan kesan lengket sebelum melanjutkan ke produk berikutnya. Pada tahap ini, kulit seharusnya akan terasa kenyal dan lembut tanpa kesan berminyak.

5. Lanjutkan dengan produk skin care lainnya

Setelah serum terserap ke dalam kulit, Anda dapat melanjutkan dengan produk skin care lainnya. Segera oleskan krim mata, moisturizer, maupun produk-produk sejenis yang ada dalam rangkaian perawatan wajah Anda.

Jangan lupa melengkapinya dengan tabir surya mengandung sedikitnya 30 SPF. Tabir surya berfungsi penting dalam melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Selain itu, produk-produk yang Anda gunakan sebelumnya juga akan bekerja secara optimal.

Bolehkah memakai dua serum wajah sekaligus?

cara memakai serum wajah

Sebenarnya hal ini boleh-boleh saja. Meski demikian, pemakaiannya serum tidak bisa sembarangan karena setiap jenis serum mengandung bahan aktif tersendiri dan menimbulkan reaksi yang berbeda pada tiap tipe kulit.

Sembarangan mencampur dua atau lebih serum, yang juga disebut layering, dapat membuat kulit yang sensitif mengalami iritasi. Oleh sebab itu, Anda harus tahu betul produk yang akan digunakan.

Kunci untuk memakai lebih dari satu serum sekaligus adalah dengan cara mencermati bahan aktif di dalamnya. Jika Anda ingin memakai dua serum dengan cara sekaligus, berikut bahan-bahan aktif dalam serum wajah yang tidak boleh digabungkan.

1. Vitamin C dan retinol

Serum vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melawan kerusakan kulit akibat matahari dan polutan. Selain itu, vitamin C juga membantu menyamarkan bintik gelap dan merangsang produksi kolagen untuk mengurangi garis halus.

Sementara itu, retinol untuk kulit merupakan turunan vitamin A yang bisa menyamarkan bintik cokelat dan garis halus. Akan tetapi, bahan aktif ini bisa menjadikan kulit lebih sensitif terhadap cahaya matahari.

Vitamin C dan retinol hanya bekerja dengan baik dalam tingkat keasaman (pH) kulit yang berbeda. Vitamin C dirancang untuk bekerja pada pH kurang dari 3,5, sedangkan retinol bekerja paling maksimal dalam pH 5,5 – 6.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan vitamin C dan retinol di waktu terpisah misal, pagi dan malam hari. Jangan gunakan kombinasi dua serum ini dalam satu waktu.

2. AHA atau BHA dan retinol

Alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA) adalah asam yang digunakan untuk eksfoliasi kulit (mengelupas sel kulit mati). Sementara itu, retinol digunakan untuk mengobati jerawat dan mengurangi bintik cokelat, garis halus, serta kerutan.

Ketika digunakan sekaligus, kedua jenis bahan aktif ini bisa membuat kulit menjadi sangat kering. Kulit yang sangat kering tidak hanya rentan mengelupas, tapi juga mengalami kemerahan dan iritasi.

Oleh karena itu, kombinasi dua serum antara AHA dan BHA dengan retinol sebaiknya tidak dipakai bersamaan. Gunakan salah satunya saja secara bergantian di pagi atau malam hari.

3. Benzoil peroksida dan retinol

Serum yang mengandung benzoil peroksida dan retinol sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan. Ini karena kombinasi keduanya dapat menghilangkan efek satu sama lain.

Selain itu, retinol juga tidak boleh digunakan dengan produk yang mengandung asam seperti vitamin C karena bisa mengiritasi kulit.

Ada banyak sekali jenis serum sehingga wajar bila cara memakai serum wajah menimbulkan kebingungan. Saat memakai serum, yang terpenting adalah Anda memahami urutan dan bahan-bahan aktif yang tidak boleh digabungkan dengan produk lain.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Skin serum: What it can and can’t do. (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/skin-serum-what-it-can-and-cant-do-2018061214029

Understanding the Ingredients in Skin Care Products. (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10980-understanding-the-ingredients-in-skin-care-products

Will mixing skin care creams together inhibit active ingredients? (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://communities.acs.org/thread/10582-will-mixing-skin-care-creams-together-inhibit-active-ingredients

When Beauty Products Cause Sun Sensitivity. (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://www.skincancer.org/blog/when-beauty-products-cause-sun-sensitivity/

Werschler, W. P., Trookman, N. S., Rizer, R. L., Ho, E. T., & Mehta, R. (2011). Enhanced efficacy of a facial hydrating serum in subjects with normal or self-perceived dry skin. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 4(2), 51–55.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 09/12/2020
x