home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ragam Nutrisi Termasuk Vitamin yang Diperlukan untuk Kuku

Ragam Nutrisi Termasuk Vitamin yang Diperlukan untuk Kuku

Guna mendapatkan kuku yang sehat nan kuat tidak hanya perlu dirawat dari luar. Kuku yang kuat dapat tercipta dari berhasil atau tidaknya Anda memenuhi kebutuhan nutrisi termasuk protein dan vitamin di bawah ini. Apa saja nutrisi tersebut?

Nutrisi dan vitamin untuk merawat kuku

manfaat biotin

Sama halnya dengan kulit, perawatan kuku pun perlu diperhatikan. Salah satunya yakni memberikan asupan nutrisi yang cukup. Kuku yang sehat biasanya memiliki warna merah muda, tidak pucat, dan tidak berwarna kuning.

Sementara itu, kuku yang rapuh, retak, atau berubah warna bisa menjadi indikasi kurangnya nutrisi atau masalah kesehatan. Agar Anda bisa menghindari masalah-masalah kuku tersebut, penuhi kebutuhan gizi yang diperlukan oleh kuku.

Di bawah ini ini sederet nutrisi makanan termasuk berbagai vitamin yang baik untuk kesehatan kuku.

1. Biotin

Salah satu jenis vitamin yang bisa dimanfaatkan untuk merawat kuku yaitu biotin. Biotin merupakan vitamin H yang termasuk bagian dari vitamin B kompleks. Artinya, biotin berfungsi mengubah makanan menjadi energi.

Selain itu, vitamin B kompleks lainnya dibutuhkan untuk kesehatan kulit, termasuk kuku. Pasalnya, kekurangan biotin ternyata bisa ditandai dengan kuku yang rapuh.

Bahkan, beberapa ahli berpendapat bahwa suplemen biotin dapat membantu mengatasi kuku jari yang rapuh, kering, atau pecah. Namun, mereka memerlukan penelitian lebih lanjut melihat apakah hal tersebut bisa terjadi pada banyak orang.

Tak hanya suplemen, Anda bisa memperoleh biotin dari makanan tertentu, seperti:

  • kuning telur,
  • sarden,
  • kacang-kacangan, seperti almond dan kenari,
  • biji-bijian,
  • jamur, serta
  • pisang.

2. Vitamin B12

Tidak hanya biotin, vitamin B kompleks lainnya ternyata ikut berkontribusi terhadap kesehatan kuku, seperti vitamin B12 atau kobalamin.

Begini, vitamin B12 berperan dalam membantu penyerapan zat besi dan perkembangan sel darah merah. Baik zat besi dan kobalamin diperlukan untuk menjaga kuku Anda tetap kuat dan sehat.

Sementara itu, kekurangan vitamin B12 juga ditandai dengan kerusakan pada kuku. Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari The Journal of Family Practice.

Penelitian tersebut melaporkan bahwa kekurangan kobalamin dapat mengubah warna kuku menjadi biru, kuku bergelombang, hingga adanya garis gelap. Untungnya, Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan mengonsumsi suplemen vitamin B12.

Beberapa sumber vitamin B12 yang bisa Anda dapatkan melalui makanan meliputi:

  • daging,
  • ikan,
  • susu,
  • keju,
  • telur, dan
  • sereal yang diperkaya vitamin B.

3. Vitamin B9

Tak jauh berbeda dengan vitamin B kompleks lainnya, vitamin B9 (folat) pun membantu menjaga kesehatan kuku. Bagaimana bisa?

Folat merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan dan kesehatan kuku. Hal ini dikarenakan vitamin B9 berkontribusi terhadap pembentukan sel darah merah dan perkembangan sel baru.

Bila tubuh kekurangan folat, pigmen pada kuku dapat mengalami perubahan yang membuatnya kuku rapuh dan mudah patah. Itu sebabnya, makan makanan yang kaya akan folat dapat membantu merawat kuku, seperti:

  • sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam, asparagus, dan kubis brussel,
  • buah-buahan,
  • kacang-kacangan,
  • makanan laut,
  • telur,
  • produk susu,
  • daging dan unggas, serta
  • biji-bijian.

4. Vitamin C

Vitamin C (asam askorbat) merupakan jenis vitamin penting untuk produksi kolagen. Kolagen adalah protein yang membentuk kekuatan dan menyebarkannya ke jaringan. Jenis protein ini juga merupakan bahan penyusun kuku.

Secara tidak langsung, vitamin C memberikan manfaat bagi pertumbuhan kuku. Konon, kekurangan asam askorbat dapat menghasilkan kuku yang rapuh dan memperlambat pertumbuhannya.

Maka dari itu, asupan vitamin C, baik dari suplemen maupun makanan, penting guna menjaga kesehatan kuku Anda. Beberapa sumber vitamin C yang berasal dari makanan antara lain:

  • buah citrus, seperti jeruk,
  • paprika,
  • stroberi,
  • sayuran berdaun hijau, seperti brokoli dan kubis Brussel, dan
  • kentang.

5. Zat besi

Memenuhi kebutuhan vitamin memang penting untuk kesehatan kuku, tapi jangan lupa pula dengan zat gizi lainnya. Zat besi ternyata merupakan jenis mineral yang dibutuhkan dalam merawat kuku.

Bagaimana tidak, zat besi membentuk pusat sel darah merah yang membawa oksigen ke organ dan setiap sel tubuh, termasuk kuku. Tanpa zat besi, oksigen tidak dapat dibawa dengan benar ke sel tubuh.

Oksigen diperlukan untuk kekuatan kuku. Bila tubuh kekurangan zat besi, Anda mungkin menjumpai fenomena kuku sendok. Kuku sendok merupakan kondisi kuku cekung, atau adanya tonjolan vertikal pada kuku.

Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan suplemen dan mengonsumsi makanan tertentu, antara lain:

  • protein hewani, seperti daging sapi, ayam, ikan, dan telur,
  • sayuran berdaun hijau,
  • kacang tanah,
  • biji-bijian, dan
  • makanan yang diperkaya zat besi.

6. Protein

Kuku manusia umumnya terbuat dari nutrisi protein yang berserat, alias keratin. Keratin ini yang memberikan kuku kekuatan dan melindunginya dari kerusakan, serta stres.

Meski begitu, kuku dibentuk oleh sel mati yang dilepaskan tubuh saat sel-sel baru mendorong dari bawahnya.

Oleh sebab itu, asupan protein harian yang cukup akan meningkatkan produksi keratin. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan kuku yang kuat secara tidak langsung. Sementara itu, kekurangan protein dapat melemahkan kuku.

Makanan yang kaya akan protein untuk merawat kuku di antaranya:

  • daging,
  • telur,
  • ikan,
  • produk susu,
  • kacang-kacangan,
  • polong-polongan, dan
  • biji-bijian.

7. Asam lemak omega-3

Sudah bukan rahasia umum lagi bila asam lemak omega-3 menawarkan segudang manfaat bagi tubuh, termasuk kesehatan kuku Anda. Faktanya, omega-3 dapat membantu melembapkan kuku hingga tampak berkilau.

Selain itu, asam lemak ini dapat mengurangi peradangan pada bantalan kuku. Bantalan kuku bertugas menjaga dan meningkatkan kesehatan sel yang membentuk kuku Anda.

Sedangkan, kekurangan omega-3 dapat memicu kuku kering dan rapuh. Tidak heran bila Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 guna mencegah kuku yang mudah patah, di antaranya:

  • ikan berlemak, seperti salmon, tuna, dan sarden,
  • kacang-kacangan, seperti kedelai, kenari,
  • biji-bijian, seperti biji chia dan biji rami, dan
  • telur.

Jadi, merawat kesehatan kuku tidak sekadar menjaganya dari cedera atau rutin memotongnya. Anda juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin yang penting untuk kesehatan dan kekuatan kuku.

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter guna memahami solusi yang tepat bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Biotin. (2021). National Institute of Health. Retrieved 8 April 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Biotin-HealthProfessional/ 

Jacobsen, E., Blenning, C., & Judkins, D. (2012). Clinical inquiry: What nutritional deficiencies and toxic exposures are associated with nail changes?. The Journal of family practice, 61(3), 164–165. Retrieved 8 April 2021. 

Folate. (2021). National Institute of Health. Retrieved 8 April 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Folate-HealthProfessional/ 

Pullar, J. M., Carr, A. C., & Vissers, M. (2017). The Roles of Vitamin C in Skin Health. Nutrients, 9(8), 866. https://doi.org/10.3390/nu9080866. Retrieved 8 April 2021. 

Singal, A., & Arora, R. (2015). Nail as a window of systemic diseases. Indian dermatology online journal, 6(2), 67–74. https://doi.org/10.4103/2229-5178.153002. Retrieved 8 April 2021. 

Szyszkowska, B., Lepecka-Klusek, C., Kozłowicz, K., Jazienicka, I., & Krasowska, D. (2014). The influence of selected ingredients of dietary supplements on skin condition. Postepy dermatologii i alergologii, 31(3), 174–181. https://doi.org/10.5114/pdia.2014.40919. Retrieved 8 April 2021. 

Hirsch, L. (2019). Skin, Hair, and Nails. Kids Health. Retrieved 8 April 2021, from https://kidshealth.org/en/teens/skin-hair-nails.html 

Mackzo, A. (2015). 4 Nutrients to Eat for Better Skin & Hair. Food Insight. Retrieved 8 April 2021, from https://foodinsight.org/4-nutrients-to-eat-for-better-skin-hair/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal diperbarui 21/10/2020
x