home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenali Penyebab Jerawat di Dagu dan Cara Mengatasinya

Kenali Penyebab Jerawat di Dagu dan Cara Mengatasinya

Jerawat di area wajah manapun, termasuk dagu, memang cukup mengganggu. Selain mengurangi kepercayaan diri, kemunculan jerawat juga menimbulkan rasa nyeri yang tidak nyaman. Lantas, apa yang menyebabkan kondisi ini dan bagaimana cara menghilangkan jerawat ini?

Penyebab jerawat di dagu

acne patch

Pada dasarnya, penyebab jerawat di dagu mirip dengan jerawat di area lainnya, yaitu bakteri, hormon, dan beberapa kebiasaan tidak sehat.

Masalah hormon

Kemunculan jerawat terjadi akibat pori-pori kulit yang tersumbat oleh sel kulit mati, sisa minyak (sebum), dan berbagai macam kotoran yang mengundang bakteri. Bakteri tersebut kemudian menginfeksi kulit dan menyebabkan peradangan, hingga timbul jerawat.

Jika dilihat dari letaknya, jerawat di dagu muncul karena kadar hormon yang tidak seimbang. Daerah sekitar dagu, yaitu garis rahang pun rentan mengalami hal yang sama.

Jerawat di daerah ini cenderung terjadi pada wanita dan remaja karena perubahan hormon pada masa pubertas dan haid. Kondisi ini terjadi karena wanita memiliki kadar hormon androgen lebih tinggi, seperti wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Androgen adalah salah satu hormon yang berperan dalam merangsang sebum atau minyak. Jika kadar androgen tinggi, jerawat di dagu dan daerah sekitarnya pun muncul.

Penyebab jerawat lainnya

Selain masalah hormonal, ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan dagu Anda berjerawat. Kabar baiknya, kebanyakan masalah jerawat ini dapat diobati dengan beberapa perubahan kebiasaan yang lebih sehat.

Sebagai contoh, salah menggunakan produk perawatan kulit juga dapat menimbulkan jerawat di dagu Anda. Bagi yang memiliki kulit berminyak mungkin sudah paham bahwa jenis kulit Anda lebih rentan terhadap jerawat. Oleh sebab itu, memilih skin care dan kosmetik sesuai jenis kulit pun perlu diperhatikan.

Selain penggunaan kosmetik, mencuci wajah terlalu sering juga dapat menyebabkan jerawat. Pasalnya, wajah yang terlalu sering dicuci dapat merusak pelindung kulit dan membiarkan bakteri dan iritan lainnya menyebabkan peradangan.

Pada saat itu, kulit Anda mungkin mencoba mengatasi kekeringan dengan memproduksi lebih banyak minyak. Akibatnya, jerawat di wajah, termasuk dagu, semakin banyak.

Beberapa hal yang juga dapat memicu kemunculan jerawat adalah:

  • stres,
  • kebiasaan tidur yang buruk, seperti kurang tidur, serta
  • pola makan tidak sehat.

Jika Anda merasa beberapa faktor di atas menjadi dalang dari penyakit kulit tidak menular ini, konsultasikan ke dokter.

Cara menghilangkan jerawat di dagu

obat jerawat perih

Sama seperti pengobatan jerawat di daerah lainnya, jerawat di dagu pun menggunakan perawatan yang sama agar bintil merah ini hilang. Apa saja?

Penggunaan obat jerawat

Penggunaan obat jerawat, baik dari dokter maupun tanpa resep dokter, menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menghilangkan jerawat di dagu. Umumnya, obat jerawat mengandung beberapa bahan di bawah ini, seperti di bawah ini.

  • Retinoid, obat turunan vitamin A yang membantu mencegah penyumbatan folikel.
  • Benzoil peroksida, obat yang cukup efektif mengatasi jerawat, termasuk jerawat bernanah.
  • Asam salisilat untuk membersihkan pori agar tidak tersumbat, biasa digunakan untuk komedo putih dan komedo hitam.
  • Antibiotik bekerja dengan membunuh bakteri dan mengurangi kemerahan di kulit.
  • Asam azelaic, asam alami dari protein hewani dan gandum untuk melawan bakteri penyebab jerawat.
  • Pil KB dengan instruksi dari dokter agar tidak membuat jerawat semakin parah.
  • Sulfur dapat membantu mengurangi peradangan jerawat.

Meski beberapa obat dapat dibeli tanpa resep dokter, pada kasus yang lebih parah obat dengan dosis tinggi memerlukan resep dokter. Hal ini bertujuan agar kondisi jerawat tidak semakin parah.

Rutin mencuci muka

Tahukah Anda bahwa mencuci muka sebaiknya dilakukan maksimal dua kali sehari, yakni pagi dan malam hari? Kebiasaan sehat ini bertujuan untuk membantu mengangkat kotoran yang menempel di kulit wajah.

Usahakan untuk menggunakan sabun pencuci muka yang lembut dan berbahan ringan agar tidak terjadi iritasi pada kulit yang berjerawat.

Biasanya, produk pembersih muka khusus jerawat mengandung asam salisilat, alpha hydroxy acid (AHA), atau benzoil peroksida. Pada saat mencuci muka, pastika tidak menggosok terlalu keras pada area dagu yang berjerawat.

Kompres jerawat dengan es

Selain obat jerawat, ternyata Anda juga bisa menggunakan es untuk mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit yang berjerawat, terutama di dagu.

Cobalah untuk mengompres jerawat di dagu dengan es yang dibungkus kain bersih setiap malam secara rutin. Selanjutnya, tempelkan kain berisi es tersebut pada daerah yang berjerawat dan diamkan sampai satu menit.

Bila Anda ragu, tanyakan kepada dokter, apakah metode ini cocok untuk jenis jerawat yang dialami.

Tidak memencet jerawat

Obat jerawat isotretinoin

Memencet jerawat, terutama dengan tangan yang kotor adalah salah satu kebiasaan buruk yang perlu Anda hindari. Pasalnya, kebiasaan ini dapat membuat bakteri yang ada di tangan menginfeksi jerawat dan menyebabkan kondisi kulit semakin parah.

Usahakan menahan keinginan untuk memencet jerawat meskipun bintik putih pada kulit yang bermasalah itu telah muncul. Alih-alih memencet, Anda dapat menggunakan patch khusus untuk menarik bagian putih pada jerawat demi mencegah iritasi.

Apabila beberapa pengobatan di atas tidak membuat kondisi semakin membaik, periksakan kondisi Anda ke dokter spesialis kulit atau ahli dermatologi. Dengan begitu, mereka akan membantu Anda memilih perawatan jerawat di dagu yang tepat.

Tips mencegah jerawat di dagu

Anda mungkin tidak dapat mencegah jerawat di dagu akibat masalah hormonal. Namun, faktor penyebab lainnya masih bisa dihindari agar penyakit kulit ini tidak muncul di dagu Anda dengan cara di bawah ini.

  • Batasi makanan pemicu jerawat, seperti makanan berminyak dan kaya gula.
  • Kelola stres yang dapat memicu ketidakseimbangan hormon.
  • Hindari menyentuh wajah dengan tangan yang kotor.
  • Kurangi paparan sinar matahari dan gunakan tabir surya untuk kulit wajah.
  • Bersihkan make-up sebelum tidur.
  • Kenali jenis kulit wajah agar tahu produk apa yang cocok untuk Anda.
  • Perbanyak makan buah dan sayur serta ikuti pola makan yang lebih sehat.

Bila ada pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Teens and Acne Treatment. (2013). Healthy Children. Retrieved 8 October 2019, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/teen/Pages/Teens-and-Acne.aspx 

How to treat different types of acne. (n.a). American Academy of Dermatology. Retrieved 8 September 2020, from https://www.aad.org/public/diseases/acne/DIY/types-breakouts 

What does it mean when acne is on certain areas of your face?. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 8 September 2020, from https://health.clevelandclinic.org/what-does-it-mean-when-acne-is-on-certain-areas-of-your-face/ 

Adult acne 101. (n.a). Tufts Medical Center. Retrieved 8 September 2020, from https://www.tuftsmedicalcenter.org/news-events-media/news/web/womens-health/acne-at-30 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 03/11/2020
x