backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

10 Cara Mengobati Maag Paling Jitu agar Tidak Kambuh

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 06/07/2023

10 Cara Mengobati Maag Paling Jitu agar Tidak Kambuh

Maag bisa menyerang siapa pun dan kapan pun. Penyebab maag kambuh biasanya adalah pilihan makanan yang kurang sehat atau kebiasaan telat makan. Gejala yang muncul bisa ringan atau parah hingga mengganggu aktivitas. Namun, Anda tidak perlu khawatir, coba ikuti cara mengobati dan mengatasi maag berikut ini.

Cara mengatasi maag yang paling ampuh

Maag merupakan sekumpulan gejala yang meliputi perut mulas, mual, kembung, yang disertai sensasi panas di dada hingga tenggorokan.

Gejalanya dapat muncul karena naiknya asam lambung ke kerongkongan atau menandakan adanya iritasi lapisan perut, baik itu karena infeksi bakteri H. pylori maupun peradangan. 

Kabar baiknya, Anda bisa menghilangkan gejala maag dengan beberapa hal seperti berikut.

1. Minum obat maag

Minum obat adalah solusi utama untuk mengobati maag sehingga gejalanya hilang 

Pilihan obat maag yang bisa Anda konsumsi pun beragam, misalnya obat antasida untuk menetralkan asam di lambung.

Ada juga H2 blocker yang menghambat reseptor histamin sehingga menghalangi naiknya asam lambung, jenisnya yaitu ranitidine, famotidine, atau cimetidine.

Obat maag lainnya yang tak kalah ampuh adalah PPI  (proton pump inhibitors) seperti omeprazole dan lansoprazole. PPI bekerja dengan cara menurunkan produksi asam lambung sehingga mengatasi gejala maag. 

Meski konsumsi obat-obatan cukup efektif menghilangkan gejala maag, beberapa orang dengan kondisi tertentu sebaiknya lebih berhati-hati.

Ibu hamil, ibu menyusui, pasien penyakit ginjal, penyakit hati, dan hipertensi disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan. 

2.  Obat lain untuk atasi penyebab maag

Antibiotik diperlukan untuk mengobati maag yang disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori.

Akan tetapi, Anda sebaiknya mengonsumsi antibiotik untuk maag dalam pengawasan dokter. 

Pilihan antibiotik yang diresepkan dokter biasanya adalah amoxicillin, clarithromycin, metronidazole, tetracycline, dan tinidazole.

Selain antibiotik, ada obat lain yang mengatasi gejala maag akibat infeksi adalah prokinetik. Obat ini akan membantu pengosongan perut lebih cepat.

Obat-obatan prokinetik yang diresepkan biasanya adalah bethanechol dan metoklopramid.

3. Hindari makanan pedas, asam, dan berlemak

Mengonsumsi makanan pedas

Ketika mengalami maag, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi makanan pedas, asam, dan berlemak.

Makanan pedas mengandung capsaicin, zat ini bisa mengiritasi lapisan perut sehingga gejala maag makin memburuk, begitu juga dengan makanan atau minuman asam.

Makanan berlemak akan lebih sulit dicerna, padahal sebaiknya sistem pencernaan tidak bekerja terlalu keras ketika asam lambung sedang naik.

Agar maag makin cepat sembuh, pilih makanan aman untuk maag seperti pisang, pepaya, teh jahe atau chamomile, dan susu almon.

4. Konsumsi sumber probiotik

Makanan probiotik juga bisa membantu mengobati maag yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Sumber probiotik mengandung bakteri yang baik bagi pencernaan. Bakteri baik ini membantu melawan infeksi bakteri jahat yang menimbulkan gejala maag.

Selain itu, probiotik bisa meningkatkan fungsi dan kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.

Pilihan makanan dengan probiotik yang aman dikonsumsi pasien maag adalah yoghurt rendah gula dan tempe.

5. Minum teh herbal

Di samping minum obat dari apotek, cara ampuh lain yang bisa membantu Anda mengatasi maag adalah minum teh herbal.

Teh ini tidak seperti teh yang biasa Anda buat karena bahan-bahan yang digunakan adalah jahe atau chamomile kering.

Cara menyajikannya yakni merebus air dengan potongan jahe atau beberapa sendok makan chamomile.

Setelah airnya mendidih, saring, dan sajikan dalam gelas. Anda bisa menikmati rebusan air jahe atau teh chamomile ini secara langsung. 

Anda bisa juga dengan menambahkan madu dan perasan air lemon agar rasanya lebih enak. Dengan begitu, mual serta mulas yang Anda rasakan perlahan hilang.  

6. Makan porsi sedikit tapi sering

Setelah minum obat medis atau obat alami, usahakan untuk tidak menunda makan dan makan tepat waktu.

Selain itu, coba makan dengan porsi yang lebih kecil terlebih dulu. Hindari mengonsumsi makanan secara langsung dalam jumlah besar.

Dengan porsi kecil, Anda bisa makan lebih sering, misalnya tiga jam sekali atau selingi dengan camilan, agar perut tidak kosong dalam waktu lama.

Pastikan juga Anda makan perlahan, kunyah makanan dengan baik sampai halus sehingga lebih mudah dicerna dalam perut.

Cara mengobati maag satu ini cukup ampuh karena Anda bisa menurunkan asam lambung dan gejala teratasi. 

7. Jangan langsung rebahan setelah makan

Lemas setelah makan

Agar cara mengatasi maag di atas lebih efektif, usahakan untuk tidak berbaring atau tidur setelah makan, setidaknya 2 – 3 jam.

Tujuannya agar asam lambung yang diproduksi setelah makan tidak naik ke kerongkongan dan membuat gejala maag bertambah parah.

Namun, jangan langsung juga bergerak terlalu aktif karena ini bisa memicu kambuhnya gejala maag.

Sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk berjalan santai agar gerakan usus jadi lebih lancar dalam mencerna makanan. Kondisi ini tentunya mencegah asam naik melewati perut.

8. Jangan merokok

Saat mengalami maag, sebaiknya Anda tidak merokok. Tentu akan lebih baik jika Anda menghentikan kebiasaan merokok ketika memiliki maag kronis dan gejalanya sering kambuh.

Selain menyebabkan berbagai masalah pernapasan, merokok memicu naiknya asam lambung.

Walaupun sudah menjaga pola makan dengan baik, maag tetap bisa kambuh ketika Anda masih merokok.

Berhenti merokok tentu menyulitkan karena tubuh mengalami efek penarikan nikotin. Oleh karena itu, lakukan secara perlahan dengan mengurangi jumlah asupan rokok per harinya.

9. Hindari kafein dan alkohol

Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, minuman bersoda, dan alkohol, ternyata merupakan pantangan bagi orang yang sakit maag.

Alkohol diketahui dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan perut dan meningkatkan produksi asam lambung.

Selain itu, minuman ini dapat melemaskan otot di sekitar kerongkongan sehingga asam lambung naik dengan mudah, lalu menyebabkan sensasi panas di ulu hati.

Selain alkohol, Anda perlu mengurangi kebiasaan minum kopi dan minuman bersoda, terutama pada orang yang memiliki penyakit GERD.

Kedua jenis minuman ini diketahui dapat memicu perut mulas dan memperparah gejala GERD.

10. Istirahat yang cukup

Salah satu cara mengatasi maag yang paling jitu adalah cukup istirahat.

Meskipun sudah minum obat, tidak telat makan, dan mengikuti pantangan makanan, gejala maag mungkin tak kunjung hilang jika Anda tidak beristirahat.

Hentikan semua aktivitas yang sedang Anda lakukan sejenak. Beristirahatlah sampai kondisi tubuh Anda pulih kembali. Istirahat juga dapat mengurangi stres yang akan membuat gejala maag makin parah

Bila Anda ingin mengobati maag sepenuhnya, minum obat saja bisa tak cukup manjur. Untuk pemulihan yang lebih baik, Anda perlu mengubah kebiasaan makan tidak sehat dan cukup beristirahat. 

Kesimpulan

  • Anda bisa meredakan maag dengan minum obat maag seperti antasida, H2 blocker, PPI dan obat untuk mengatasi penyebab maag.
  • Penting juga menghindari makanan dan aktivitas yang memicu kenaikan asam lambung.
  • Terakhir, pastikan Anda makan dalam prosi kecil tapi sering dan mencukupi kebutuhan istirahat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 06/07/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan