SGOT dan SGPT Tinggi, Apakah Sudah Pasti Penyakit Hati?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pemeriksaan SGOT dan SGPT memang erat kaitannya dengan kesehatan organ hati (liver). Biasanya, ketika Anda mengalami suatu gangguan penyakit hati, dokter akan menganjurkan untuk melakukan tes ini. Namun sebenarnya, ketika SGOT dan SGPT tinggi, belum tentu ini tanda dari penyakit hati. Ada beberapa kondisi kesehatan lain yang menyebabkan hal ini terjadi. Lantas, jika bukan penyakit hati, apa yang membuat SGOT dan SGPT tinggi?

SGOT dan SGPT tinggi, ternyata tak selalu tanda penyakit hati (liver)

SGOT dan SGPT adalah enzim yang dihasilkan secara alami oleh tubuh dan berada pada beberapa organ, seperti hati, jantung, ginjal, otot tubuh, hingga otak. Kedua jenis enzim ini kerap kali dianggap sebagai enzim hati, sehingga jika kadarnya tinggi di dalam tubuh, dicurigai terdapat gangguan fungsi hati.

Padahal, SGOT dan SGPT tinggi tak selalu menandakan gangguan fungsi hati. Ya, memang benar kemungkinan besar hati Anda mengalami masalah. Akan tetapi, hal itu ternyata bukan satu-satunya penyebab dari meningkatnya SGOT dan SGPT.

Jadi, pada orang sehat, kadar SGOT dan SGPT akan normal. Namun, ketika organ mengalami kerusakan, maka enzim ini akan keluar dari sel organ tersebut lalu masuk ke pembuluh darah. Saat itu terjadi maka Anda akan menemukan hasil SGOT dan SGPT tinggi. Kondisi ini bisa saja terjadi ketika semua organ yang memiliki SGOT dan SGPT di dalamnya mengalami kerusakan, tak melulu organ hati.

Beberapa hal yang dapat membuat kadar SGOT dan SGPT menjadi tinggi yaitu:

  • Mengalami penyakit Celiac
  • Hipertiroid, tapi ini jarang ditandai dengan SGOT dan SGPT tinggi
  • Penyakit pada otot rangka

Tahu dari mana jika SGOT dan SGPT tinggi akibat gangguan fungsi hati?

Bila memang hasi pemeriksaan SGOT dan SGPT tinggi akibat gangguan fungsi hati, maka ada beberapa pemeriksaan darah yang juga tidak akan normal. Maka itu, biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan darah lain seperti:

Biasanya bila Anda memiliki fungsi hati yang terganggu, maka hasil pemeriksaan tersebut akan menunjukkan angka yang lebih tinggi dari angka normal. Selain itu, gangguan fungsi hati juga akan menimbulkan beberapa gejala umum seperti:

  • Cepat lelah
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Kulit dan mata berubah menjadi berwarna kuning
  • Bengkak pada beberapa bagian tubuh, seperti perut dan mata
  • Urine mengalami perubahan warna dan menjadi lebih pekat
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sakit pada bagian perut

Apabila Anda juga mengalami beberapa gejala tersebut, maka kemungkinan besar ada masalah pada organ hati Anda. Untuk itu, segera periksakan diri ke dokter untuk tahu keadaan Anda lebih lanjut.

Habis Minum Minuman Beralkohol?

Ukur berapa kadar alkohol dalam darahmu sekarang!

Hitung di Sini!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Jika dibiarkan terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa membuat saraf Anda rusak permanen. Apa saja yang menyebabkan saraf kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit