Persiapan Penting Sebelum Melakukan Tes SGPT dan SGOT

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ada berbagai macam pemeriksaan kesehatan yang banyak dilakukan ketika Anda dicurigai mengidap penyakit tertentu. Salah satunya adalah pengecekan kadar SGPT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamoc Oxaloecetic Transaminase). Biasanya, orang yang mengalami gejala-gejala hepatitis B atau C disarankan untuk memastikan kondisi SGOT dan SGPT mereka. Nah, bagaimana mekanisme tesnya? Apa ada yang harus disiapkan? Apakah hasil periksa SGPT dan SGOT hanya untuk orang yang hepatitis? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu SGPT dan SGOT?

SGPT dan SGOT adalah kandungan enzim yang diproduksi di dalam tubuh. SGPT bisa juga disebut AST (aminotransferase), sedangkan SGOT bisa disebut ALT (alanine aminotransferase) dalam hasil pengecekan lab Anda.

Kedua enzim ini bertugas untuk membantu proses metabolisme di dalam tubuh. Bedanya, kadar SGPT umumnya ditemukan di hati, sedangkan kadar SGOT selain ditemukan di hati juga ditemukan di otak, otot, jantung, pankreas, dan ginjal.

Jika kadar kedua enzim ini tinggi, maka diperlukan tindakan lebih lanjut.

Kenapa dokter menganjurkan periksa SGPT dan SPOT?

Tes ini dilakukan untuk membantu mendiagnosa apakah seorang mengalami gangguan fungsi hati atau tidak. Dokter atau petugas kesehatan akan meminta melakukan tes ini jika ditemukan beberapa gejala seperti:

  • Jaundice (sakit kuning)
  • Warna urine gelap
  • Mual dan muntah
  • Nyeri di bagian perut, tepatnya pada letak organ hati

Diduga, orang yang memiliki gejala tersebut mengalami penyakit hati sehingga harus diperiksa lebih lanjut dari nilai SGPT ini.

Tetapi, tidak selalu cek SGPT ini dilakukan karena adanya gejala itu saja. Tes SGPT juga akan dilakukan biasanya untuk :

  • Mengevaluasi perkembangan penyakit hati yang dialami seperti hepatitis, sirosis dan gangguan hati lainnya.
  • Melihat apakah pasien butuh pengobatan atau tidak. Ada beberapa kasus penyakit yang efek pengobatannya memicu terjadinya kerusakan hati. Contohnya, kasus Tuberculosis (TB). Beberapa pasien TB tubuhnya tidak kuat dengan efek samping dari obat tersebut yang bersifat keras pada hati. Selanjutnya, pasien TB yang diduga mengalami kerusakan di hati ini akan mulai diberikan pengobatan untuk hatinya agar tidak semakin parah.
  • Mengevaluasi seberapa baik sebuah perawatan kesehatan yang telah diberikan.

Untuk SGOT, biasanya juga dilakukan untuk melihat kondisi penyakit hati seperti hepatitis. Biasanya SGOT akan diukur bersama SGPT. Karena SGOT ini terdapat di beberapa tempat di dalam tubuh, SGOT bukan hanya menandakan adanya kerusakan di hati. SGOT juga bisa menandakan adanya kerusakan di jaringan tubuh lain yang mengandung enzim ini.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum periksa SGPT dan SGOT?

Kedua tes ini tidak memerlukan langkah atau persiapan khusus sebelum dilaksanakan. Namun, Anda harus memberi tahu dokter Anda apa saja obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Hal ini untuk menghindari hasil tes yang tidak akurat.

Beberapa obat dapat memengaruhi hasil ini. Dokter biasanya akan memberhentikan penggunaan obat yang diduga bisa memengaruhi hasil tes ini dalam beberapa waktu sebelum tes.

tes sgot dan sgpt

Apa saja obat yang bisa memengaruhi hasil tes SGPT dan SGOT?

Ada beberapa obat yang diduga bisa memengaruhi hasil tes kadar SGPT dan SGOT yang aslinya dalam tubuh. Nah, untuk itu ada beberapa obat-obatan yang perlu diberhentikan dahulu sebelum tes agar hasilnya menunjukan angka yang tepat.

Nilai SGPT atau SGOT ini biasanya dapat kembali ke kadar aslinya setelah memberhentkan penggunaan obat dalam beberapa minggu atau beberapa bulan.

Karena itu, dokter harus mengetahui obat apa saja yang sedang dikonsumsi sebelum melakukan tes pengecekan kadar SGPT dan SGOT ini. Salah satunya adalah obat antidepresan tipe trisiklik.

Selain itu, obat-obatan ini juga bisa memengaruhi hasil:

Obat penghilang nyeri, seperti:

  • Aspirin
  • Acetaminophen
  • Ibuprofen
  • Naproxen
  • Disclofenac
  • Phenylbutazone

Obat anti kejang:

  • Phenytoin
  • Valporic acid
  • Carbamazepine

Antibiotik:

  • Sulfonamides
  • Isoniazid
  • Sulfamethoxazole
  • Trimethoprim
  • Nitrofurantoin
  • Fluconazole

Obat penurun kolestrol:

  • Lovastatin
  • Pravastatin
  • Atrovastatin
  • Fluvastatin
  • Ssimvastatins
  • Rosuvastin

Obat jantung dan pembuluh darah:

  • Qinidine
  • Hydralazine
  • Amiodarone

Mengenal prosedur periksa SGPT dan SGOT

Pemeriksaan SGPT dan SGOT dilakukan dengan menilai kadarnya dari dalam darah. Petugas kesehatan akan mengambil sampel darah di tangan. Tepatnya di pembuluh darah yang dinamakan vena. Berikut ini tahap-tahapnya:

  • Sebelum menyuntikan jarum ke tangan pasien, biasanya petugas akan membersihkan area kulit yang akan ditusuk dengan jarum menggunakan kapas dan alkohol.
  • Selanjutnya, untuk mudah menemukan vena Anda, petugas akan memasangkan gelang elastis di bagian lengan atas. Gelang ini yang akan memberhentikan aliran darah sehingga membuat vena lebih mudah terlihat.
  • Ketika vena sudah ditemukan, petugas kesehatan akan menyuntikan jarum ke pembuluh darah Anda.  Hal ini dapat menyebabkan sensasi seperti dicubit kecil atau disengat dengan waktu yang singkat.
  • Darah dialirkan ke dalam sebuah tube untuk menampung darah. Darah bisa dialirkan ke dalam tube karena jarumnya sudah terhubung oleh selang kecil yang sebagai saluran ke tube.
  • Jika darah sudah cukup, suntikan akan dilepas. Begitu juga dengan gelang elastisnya.
  • Petugas lalu memasangkan kapas di tempat yang disuntik.
  • Sampel darah dibawa ke laboratorium untuk dianalisis berapa kadar SGPT dan berapa kadar SGOT di dalam darah. Selanjutnya, dokter akan menerangkan hasilnya pada Anda dan menegakkan diagnosis.

Habis Minum Minuman Beralkohol?

Ukur berapa kadar alkohol dalam darahmu sekarang!

Hitung di Sini!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Artinya Jika Hasil Uji Kreatinin Saya Rendah?

Uji kreatinin adalah tes yang mengukur jumlah kreatinin dalam darah atau urin. Jika hasilnya rendah, ada 4 kemungkinan kondisi yang jadi penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Urologi, Ginjal 8 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Asuransi Kesehatan Menanggung Biaya Medical Check Up?

Biaya medical check up ternyata tidak bisa Anda sepelekan, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan pun bisa. Apa ini tetap ditanggung asuransi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan, Asuransi 28 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

SGOT dan SGPT Tinggi, Apakah Sudah Pasti Penyakit Hati?

Ketika hasil pemeriksaan menunjukkan SGOT dan SGPT tinggi, maka dicurigai adanya gangguan fungsi hati. Namun, apakah selalu akibat kondisi tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 2 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit

Apa Saja yang Diperiksa Selama Tes LDH, dan Bagaimana Cara Baca Hasilnya?

Tes LDH adalah salah satu tes darah yang umum dilakukan. Mungkin saat menerima hasil tes, Anda cemas karena kadar LDH tinggi. Apa artinya jika ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Tes Kesehatan 26 Desember 2017 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tes sgot dan sgpt

Enzim SGOT dan SGPT

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
sel darah putih naik

Mencari Penyebab Leukosit Tinggi dalam Darah dan Cara Menanganinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit
sistem ekskresi

Berkenalan Dengan 5 Organ Tubuh yang Mendukung Sistem Ekskresi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit
puasa sebelum cek darah

4 Macam Tes Lab yang Mengharuskan Anda Puasa Dulu Sebelum Dicek

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2018 . Waktu baca 2 menit