home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Anemia pada Remaja, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Apakah anemia pada remaja umum terjadi? |Apa saja tanda dan gejala anemia pada remaja?|Penyebab anemia pada remaja|Cara mengatasi anemia pada remaja
Anemia pada Remaja, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Anemia tak hanya muncul pada orang dewasa tetapi juga pada remaja. Penyakit ini bisa muncul di masa perkembangan remaja karena satu dan lain hal. Apakah ini hal yang umum terjadi? Berikut penjelasan mengenai penyebab hingga cara mengatasi anemia pada remaja.

Apakah anemia pada remaja umum terjadi?

penyebab anemia pada remaja

Anemia adalah kondisi ketika tubuh mengalami penurunan atau jumlah sel darah merah berada di bawah kisaran normal.

Hal ini terjadi karena kurangnya hemoglobin (protein kaya zat besi) sehingga memengaruhi produksi sel darah merah. Maka dari itu, oksigen juga sulit untuk mencapai sel dan jaringan di dalam tubuh.

Masalah kesehatan atau penyakit pada remaja termasuk anemia seringkali membuat orangtua khawatir. Apalagi, saat mengalami anemia, anak terlihat lebih mudah lelah dan lesu.

Namun, dikutip dari Healthy Children, dikatakan bahwa pertumbuhan yang cepat merupakan penyebab utama anemia pada remaja. Ini merupakan usia dimana anak sangat rentan mengalami anemia.

Apa saja tanda dan gejala anemia pada remaja?

Sebagian orang yang mengalami anemia tidak memperlihatkan gejala atau tanda apa pun. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan anak dapat mengalami gejala anemia seperti di bawah ini:

  • Kulit yang terlihat pucat.
  • Mengalami perubahan suasana hati.
  • Terlihat sangat lelah.
  • Kepala terasa sangat pusing.
  • Detak jantung lebih cepat dari biasanya.
  • Mengalami jaundice (kulit dan mata menjadi kuning).

Saat mengalami anemia berat, anak remaja juga bisa mengalami tanda dan gejala lainnya, seperti:

Apabila anak mengalami kekurangan zat besi yang sangat parah, ada kemungkinan pula ia mengalami gejala lainnya seperti pica.

Pica adalah keinginan untuk makan benda atau barang yag seharusnya tidak dimakan. Namun, ini merupakan kasus yang sangat jarang terjadi.

Penyebab anemia pada remaja

anemia pada remaja

Berikut berbagai pemnyebab anemia yang paling sering dialami:

1. Kurang asupan zat besi

Penyebab paling umum dari anemia adalah ketika anak kekurangan zat besi baik dari makanan atau asupan suplemen.

Apalagi ketika anemia lebih banyak terjadi pada remaja putri karena di masa puber ia merasakan permulaan siklus menstruasi.

Perlu diketahui bahwa kebutuhan zat besi di masa remaja adalah sekitar 8 mg hingga 15 mg setiap harinya.

Oleh karena itu, Anda juga perlu memperhatikan ketika remaja mulai melakukan diet. Perhatikan asupan gizi serta nutrisinya dengan baik karena hal ini juga bisa memicu anemia.

2. Anemia karena perdarahan

Hal ini bisa terjadi karena pendarahan yang diakibatkan oleh cedera, menstruasi yang cukup berat, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan lainnya.

Maka dari itu, anemia pada remaja lebih sering dialami anak perempuan karena setiap bulannya ia mengalami menstruasi.

3. Sel darah merah rusak

Ini merupakan kondisi yang juga bisa disebut sebagai anemia hemolitik. Kondisi ini termasuk saat sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel darah merah dengan sendirinya.

Perlu diketahui bahwa ini juga merupakan jenis yang disebabkan adanya kelainan sel darah merah karena faktor keturunan. Sebagai contoh, anemia sel sabit juga thalasemia.

4. Produksi sel darah merah terlalu lambat

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab anemia pada remaja yang satu ini, seperti:

  • Anemia aplastik, saat tubuh berhenti membuat sel darah merah karena infeksi atau penyakit.
  • Kekurangan vitamin B12 dari makanan, suplemen, hingga tubuh yang tidak bisa menyerap vitamin ini.

Oleh karena itu, pengobatan anemia sangat didasarkan pada penyebabnya.

Cara mengatasi anemia pada remaja

Jika Anda khawatir dengan kondisi kesehatan anak, hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan berkonsultasi dengan dokter.

Setelah mengevaluasi, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik sekaligus melakukan tes darah untuk melihat kadar hemoglobin.

Perawatan serta cara mengatasi anemia yang bisa dilakukan tergantung dari penyebabnya. Beberapa perawatan yang bisa dilakukan adalah:

  • Obat atau suplemen zat besi yang sudah diresepkan dokter.
  • Perubahan pola makan.
  • Transfusi darah.
  • Pengobatan penyakit lainnya yang menjadi penyebab anemia.

Apabila penyebab utama dari anemia adalah kekurangan zat besi, tentunya dokter akan memberikan suplemen zat besi yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Selain itu, ada kemungkinan dokter juga akan menyarankan untuk melakukan perubahan pola makan dengan memperhatikan asupan gizi remaja.

Sebagai contoh, dengan meningkatkan makanan yang kaya akan kandungan zat besi, seperti sayuran hijau, tomat, pisang, kacang-kacangan, hingga protein.

Tidak perlu khawatir berlebihan karena sebagian besar remaja yang mengalami anemia dapat dengan mudah ditangani hingga energinya kembali seperti semula.

Jika Anda melihat tanda serta gejala, segera konsultasikan ke dokter. Termasuk ketika ada anggota keluarga yang mempunyai riwayat anemia atau mudah mengalami perdarahan agar bisa diberikan perawatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Anemia (for Teens) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 4 January 2021, from https://kidshealth.org/en/teens/anemia.html

Anemia in Children and Teens: Parent FAQs. (2021). Retrieved 4 January 2021, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/chronic/Pages/Anemia-and-Your-Child.aspx

On Call for All Kids: Symptoms of Iron Deficiency Anemia in Children – Johns Hopkins All Children’s Hospital . (2021). Retrieved 4 January 2021, from https://www.hopkinsallchildrens.org/ACH-News/General-News/On-Call-for-All-Kids-Symptoms-of-Iron-Deficiency

Iron Deficiency Anemia | CS Mott Children’s Hospital | Michigan Medicine. (2021). Retrieved 4 January 2021, from https://www.mottchildren.org/posts/your-child/iron-deficiency-anemia

Iron deficiency – children. (2021). Retrieved 4 January 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/iron-deficiency-children

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal diperbarui 09/02/2021
x