7 Ide Kreatif Mengolah Sayuran untuk Menu Makan Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Bukan hal yang mengejutkan kalau sayuran adalah makanan yang paling tidak disukai anak-anak. Padahal, sayur-sayuran sangat penting karena dipenuhi dengan berbagai manfaat baik untuk mendukung tumbuh kembangnya. Untuk menyiasati hal ini, Anda boleh contek berbagai kreasi resep sayuran untuk anak di bawah ini yang telah kami kumpulkan dari berbagai sumber.

Kreasi resep sayuran untuk anak

Sayuran hijau

Jenis sayuran ini kaya dengan serat, vitamin (vitamin A dan vitamin C), kalium, zat besi, dan folat. Sayuran yang termasuk pada jenis ini adalah brokoli, bayam, kangkung, lobak hijau, sawi, selada, dan bayam. Berikut dua kreasi resep sayuran untuk anak dari pilihan sayuran hijau:

  • Butterfly salad. Siapkan roti gandum, selada, dan buah anggur. Bentuk roti gandum menjadi bentuk kupu-kupu dan olesi dengan minyak zaitun. Panaskan di atas wajan sekitar 2 menit sampai roti mengering. Kemudian, sajikan potongan roti gandum tersebut dengan selada dan potongan anggur.
  • Sunny Broccoli. Siapkan brokoli, garam, bawang putih, dan jeruk, dan merica. Rebus 15 buah potongan kecil brokoli selama lima menit, dinginkan kemudian siram dengan dua sendok makan jus jeruk. Lalu campurkan dengan satu siung cincangan bawang putih, garam, dan merica. Sajikan brokoli di atas potongan jeruk sehingga membentuk bunga.

Sayuran kuning dan oranye

Jenis sayuran berwarna kuning dan oranye juga kaya akan antioksidan karotenoid yang berperan dalam mencegah kanker. Sayuran yang termasuk dalam jenis ini di antaranya adalah labu, ubi jalar, paprika kuning, tomat kuning, dan wortel. Bagaimana cara mengolahnya supaya anak mau makan sayuran?

menu makanan anak
sumber: http://sansaire.com/wp-content/uploads/2015/01/Sous-vide-carrots-e1422136298686.jpg
  • Honey-Glazed Carrots. Siapkan wortel, mentega, madu, garam, peterseli dan jahe. Rebus beberapa potong wortel dengan air garam selama 5 menit. Angat wortel tersebut kemudian tiriskan. Kemudian, panaskan satu sendok mentega, tambahkan satu sendok makan madu dan setengah sendok teh jahe. Lalu campurkan wortel dan aduk hingga 1 menit. Sajikan tumisan wortel tersebut dengan daun peterseli.
  • Pumpkin-Peanut Butter Soup. Siapkan bawang merah, minyak zaitun, labu, kaldu ayam, air, selai kacang, bubuk kari, garam dan yogurt. Pertama panaskan minyak zaitun setengah cangkir cincangan bawang merah selama empat menit. Masukkan lima belas ons labu kuning, tambahkan  dua cangkir kaldu ayam rendah garam, satu gelas air, seperempat cangkir selai kacang, seperempat sendok teh garam dan bubuk kari. Aduk hingga merata, sajikan dengan yogurt di atasnya.
  • Sweet Potato-Parsnip Mash. Sediakan ubi jalar, merica, garam, dan sari apel. Kupas dan potong ubi jalar, kemudian rebus dengan air dan garam. Diamkan selama lima belas sampai dua puluh menit atau sampai ubi jalar menjadi lunak. Lalu tiriskan labu tersebut, beri garam, merica, dan sepertiga cangkir sari apel dan hancurkan hingga halus.

Sayuran lainnya

Sayuran lain yang tidak termasuk ke dalam jenis sayuran hijau maupun sayuran kuning, banyak sekali macamnya. Contohnya seperti kol, jamur, buncis, kacang hijau, kacang panjang, zucchini, dan jagung. Sayuran tersebut memiliki banyak manfaat yang baik terutama vitamin C, kalium dan lycopene. Lycopene adalah salah satu antioksidan yang dapat mencegah terjadinya kanker kolorektal. Berikut dua menu makanan anak dari sayuran yang bisa Anda buat, seperti:

  • Fiesta corn. Siapkan paprika merah, paprika hijau, minyak canola, jagung, garam, daun ketumbar, dan bubuk cabai. Panaskan satu sendok makan minyak canola dan potongan paprika hingga tiga menit. Tambahkan satu setengah cangkir jagung beku dan diamkan hingga dua menit. Campurkan dengan setengah sendok makan bubuk cabai, garam dan satu sendok makan daun ketumbar.
  • Teriyaki green beans. Siapkan buncis, bawang merah, saus teriyaki, kacang almond. Masak potongan buncis hijau lalu campurkan dengan dua sendok makan bawang merah cincang, dua sendok makan sari teriyaki ringan, dan seperempat cangkir kacang almon yang sudah dipanggang sebelumnya.

Selain itu, berbagai sayuran juga bisa dikombinasikan untuk dibuat sebagai camilan anak, contohnya muffin dengan zucchini, puding jagung, atau bolu dengan jamur atau ubi jalar. Tentu dengan mengkreasikan resep sayuran yang lebih menarik, anak akan menyukai sayuran tersebut.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca