4 Tips Supaya Tetap Nyaman dan Lancar Menyusui Saat Mudik

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Mudik merupakan suatu tradisi pulang ke kampung halaman masing-masing untuk menyambut hari raya Lebaran. Mudik yang dilakukan pada waktu puasa menjelang Lebaran ini memang menjadi tantangan, terlebih untuk ibu menyusui. Adakah tips untuk ibu menyusui saat mudik yang aman dan nyaman?

Bolehkah ibu menyusui saat mudik?

Boleh saja, tapi ini semua tergantung dari kemampuan Anda dan sang bayi. Jangan sampai mudik yang memakan waktu lama di dalam kendaraan (tergantung kendaraan apa yang Anda tumpangi) yang malah bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda dan juga menghambat proses menyusui Anda.

Artinya, jika ibu menyusui saat mudik, ibu harus memerhatikan betul kenyamanan saat menyusui, asupan makanannya supaya produksi ASI tak terganggu, hingga menyiapkan ASI cadangan.

Anda mungkin harus mempertimbangkan usia bayi Anda sebelum memutuskan untuk mudik. Usia bayi yang masih kecil dan masih perlu diberikan ASI eksklusif mempunyai kebutuhan yang berbeda dari bayi yang sudah berusia satu tahun dan sudah bisa diajak mudik dan makan makan lain selain ASI.

Tips yang bisa dilakukan ibu menyusui saat mudik agar aman dan nyaman

1. Rencanakan beberapa pemberhentianĀ 

Tips pertama bagi ibu menyusui saat mudik adalah merencanakan beberapa pemberhentian di jalan. Dengan begitu, Anda bisa lebih nyaman untuk menyusui si kecil. Usahakan juga memompa ASI ketika berhenti, supaya Anda ada cadangan ASI untuk si kecil.

Jika bayi Anda masih berusia di bawah 6 bulan, ia akan menyusu lebih sering karena ASI masih menjadi makanan utama baginya.

ASI sudah cukup memberikan hidrasi yang cukup sehingga tidak ada air atau cairan tambahan yang dibutuhkan. Maka pastikan Anda memberikan ASI cukup pada bayi Anda selama perjalanan mudik.

2. Atur untuk menyusui saat lepas landas dan mendarat

Biasanya, transisi saat pesawat mendarat dan lepas landasĀ akan menimbulkan rasa tekanan tidak nyaman pada telinga bayi. Alhasil, bayi jadi gampang rewel, menangis, atau bahkan menendang dan menggeliat sampai bikin orang lain terganggu.

Anda dapat mencoba menyusui bayi Anda saat sedang mendarat dan lepas landas untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada telinga bayi.

3. Pompa ASI jika diperlukan

Ibu menyusui saat mudik juga disarankan untuk memompa ASI-nya, guna berjaga-jaga jika proses menyusui secara langsung tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Pastikan Anda membawa peralatan pompa ASI seperti pompa dengan tenaga baterai (agar tidak capek dengan memompa ASI manual), botol untuk menyimpan ASI, dan bahkan alat-alat untuk membersihkan botol ASI (air bersih dan sabun khusus).

Selain itu, Anda juga harus memperkirakan seberapa banyak ASI yang harus dipompa dengan mempertimbangkan berapa lama waktu perjalanan Anda. Anda juga bisa melebihkan beberapa botol ASI guna berjaga-jaga bila ada keterlambatan waktu sampai di tempat tujuan mudik.

Bila Anda berkendara menggunakan pesawat, Anda perlu melaporkan kepada petugas bandara bahwa Anda membawa ASI ke dalam kabin. Pada dasarnya, Anda tidak diperbolehkan membawa cairan ke dalam kabin.

Namun untuk ASI, Anda bisa mendapatkan pengecualian selama Anda melaporkan kepada petugas bandara dan biarkan mereka memeriksa kantong ASI Anda dengan seksama. ASI tetap dapat aman dikonsumsi setelah menjalani pemeriksaan X-ray.

4. Kenakan pakaian yang nyaman saat mudik

Ibu menyusui saat mudik sebaiknya mengenakan pakaian yang nyaman dipakai. Anda bisa menggunakan bra khusus menyusui, supaya menahan cairan ASI agar tidak keluar tiba-tiba dan membuat baju bagian dada Anda basah.

Bra khusus ibu menyusui juga mempermudah ibu untuk melepas baju dan menyusui bayi, karena bra menyusui punya bagian khusus, di bagian sekitar puting yang bisa dibuka langsung ketika bayi hendak menyusui.

Jangan lupa juga, kenakan baju berkancing di bagian depan dengan bahan yang adem agar tidak menimbulkan iritasi jika Anda berkeringat ketika mudik. Anda juga bisa membawa bantal kecil, supaya posisi menyusui saat mudik lebih nyaman.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca