Dukungan Suami Menentukan Kesuksesan ASI Eksklusif

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/03/2020
Bagikan sekarang

Mungkin sebagian besar dari Anda merasa sebagai ‘suami yang terabaikan’ ketika bayi memasuki masa menyusui. Hal ini muncul karena suami merasa tidak dapat berbuat apapun pada saat itu, tidak bisa ikut memberikan makanan kepada bayi, dan muncul rasa iri ketika melihat kedekatan ibu dan bayi. Salah satu hal yang bisa dilakukan para suami adalah memberikan dukungan penuh bagi sang istri, karena dapat meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif. 

Sudah jadi informasi umum bahwa Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber utama makanan yang baik dan sempurna bagi anak di tahun pertamanya. Selain itu, menurut WHO, ASI juga berkontribusi dalam kesehatan ibu, yaitu dapat menurunkan kejadian anemia, menurunkan risiko kanker ovarium dan kanker payudara, mencegah perdarahan pasca persalinan, dan mempercepat penurunan berat badan kembali seperti semula. Lalu, apa yang dapat seorang suami lakukan untuk membuat proses menyusui berhasil?

Bentuk dukungan suami dalam melancarkan program ASI eksklusif

1. Buat istri merasakan bahwa Anda mendukungnya

Peran Anda sebagai ayah sekaligus suami merupakan peran yang penting dalam proses ini, karena pandangan serta sikap Anda mengenai pemberian ASI dapat mempengaruhi keputusan pasangan  untuk melakukan ASI eksklusif atau tidak.

Beri tahu dia bahwa Anda mendukung keputusannya untuk melakukan ASI eksklusif, dan ingatkan bahwa Anda akan selalu ada dan membantu agar proses ini berjalan dengan mudah dan lancar. Katakan padanya bahwa dia hebat dan dapat menjalaninya dengan baik.

Masa menyusui dapat menjadi masa yang emosional, hal ini disebabkan oleh perubahan hormon, kurang tidur, dan kelelahan pada ibu menyusui. Terlihat mudah mungkin bagi Anda yang melihat pasangan yang hanya duduk sepanjang hari.

Namun pasangan Anda tersebut mungkin mengeluarkan kalori yang lebih banyak dalam sehari dibandingkan dengan Anda karena dia sedang menyusui.

Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa menyusui dapat menimbulkan kelelahan bagi Ibu. Dukungan Anda dapat membuat pasangan lebih kuat dan percaya diri dalam menjalaninya.

2. Buat istri merasa nyaman

Hal yang mudah dilakukan untuk menunjukkan dukungan Anda sebagai suami ketika sang istri sedang memberikan ASI eksklusif adalah dengan melakukan hal-hal kecil tapi bermanfaat.

Misalnya saja seperti menawarkan serta membawakan minum atau makanan kesukaannya, atau memberikan ia bantal agar lebih nyaman ketika sedang menyusui.

3. Berikan istri Anda waktu istirahat

Selain kelelahan karena menyusui, pasangan Anda juga biasanya tidak memiliki waktu tidur dan istirahat yang cukup karena selalu terjaga ketika bayi menangis di malam maupun siang hari. Lebih baik jika Anda membagi peran dengan pasangan dalam merawat bayi, dengan begitu pasangan Anda dapat beristirahat lebih lama.

Anda dapat melakukan shift malam, jika bayi Anda menangis di tengah malam karena popoknya yang basah, Anda bisa menggantikan popoknya tanpa harus membangunkan pasangan.

Jika bayi lapar, Anda dapat memberikannya kepada pasangan Anda untuk diberikan ASI dan kemudian membantunya untuk menidurkannya kembali. Selain itu Anda juga dapat belajar memandikan bayi, hal ini juga membantu anda untuk mendekatkan diri kepada bayi, sehingga tidak melulu pasangan Anda yang harus turun  tangan.  

4. Mengambil alih tanggung jawab rumah tangga lainnya

Para suami juga bisa memberikan dukungan agar ASI eksklusif berhasil dengan cara membantu melakukan pekerjaan rumah tangga. 

Tentu saja pasangan Anda akan memberikan fokusnya kepada bayi yang baru lahir. Oleh karena itu, jika Anda dan pasangan memiliki anak lainnya, tugas Anda untuk merawat dan menggantikan peran pasangan untuk menjadi ‘ibu’ bagi mereka, seperti mempersiapkan sarapan pagi, membantu mereka bersiap ke sekolah, dan sebagainya.

Anda juga dapat melakukan pekerjaan rumah tangga yang biasanya dilakukan oleh pasangan Anda, seperti membersihkan rumah. Hal-hal seperti ini akan mengurangi beban pasangan.

5. Menjadi pendengar yang baik

Proses menyusui tidaklah mudah, ada saja masalah yang muncul, seperti ASI tidak keluar atau bayi tidak ingin menyusu. Dalam hal ini, Anda dapat mengambil peran yaitu menjadi pendengar yang baik bagi pasangan. Dengarkan keluh kesah dan masalah yang ada, kemudian diskusikan dengan baik dan cari solusinya bersama.

6. Cari informasi mengenai menyusui dan ASI eksklusif

Lebih mudah memahami pasangan Anda yang sedang menyusui dengan mencari informasi terlebih dahulu mengenai hal tersebut. Anda dapat mencari informasi terkait makanan yang baik ketika masa menyusui, cara mensterilkan botol susu, atau cara memompa untuk mendapatkan cadangan ASI.

Bentuk dukungan suami yang seperti ini tentu dapat membuat sang istri lebih mudah ketika melakukan ASI eksklusif.

BACA JUGA

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    asi tidak keluar

    Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
    ayah ibu depresi postpartum

    5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
    rasa asi

    Kerap Bikin Penasaran, Ternyata Seperti Inilah Rasa ASI

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020
    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020