Amenore Laktasi, Metode Cegah Kehamilan Dengan Cara Menyusui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Ada berbagai kontrasepsi yang aman untuk digunakan selama masa menyusui. Selain pil KB dan alat kontrasepsi lainnya, ibu menyusui juga bisa menggunakan metode amenore laktasi. Ya, metode amenore laktasi dapat Anda manfaatkan untuk mencegah kehamilan sejak baru melahirkan. Penasaran dan ingin tahu lebih jelasnya? Silakan simak penjelasan berikut ini.

Apa itu metode amenore laktasi?

kebutuhan asi bayi kebutuhan asi bayi baru lahir

Amenore laktasi adalah sebuah metode alat kontrasepsi alami yang didasarkan oleh keyakinan bahwa laktasi atau menyusui dapat menyebabkan ibu mengalami amenore (berhentinya menstruasi).

Di sisi lain, amenore laktasi juga dapat dikatakan sebagai waktu di mana menyusui atau pemberian ASI eksklusif dapat menekan menstruasi dan kesuburan. Hanya saja, metode amenore laktasi bisa sangat efektif pada beberapa kondisi, seperti:

  • Belum mengalami menstruasi lagi setelah melahirkan.
  • Bayi selalu minum ASI eksklusif, dan tidak mendapatkan makanan maupun minuman lainnya.
  • Bayi berusia kurang dari 6 bulan.

Jika ibu dan bayi memenuhi kondisi di atas, peluang untuk cepat hamil kembali setelah melahirkan biasanya akan sangat rendah. Ketika di awal waktu menyusui setelah kelahiran Anda tidak mengalami menstruasi, artinya tubuh Anda tidak melepaskan telur.

Hal ini otomatis membuat Anda tidak bisa hamil selama melakukan hubungan intim. Atas dasar itulah, menyusui disebut-sebut bisa membantu mencegah kehamilan.

Baru setelah ibu berhenti memberikan ASI pada si kecil, dan bayi mulai mendapatkan makanan dan minuman dari sumber lainnya, tubuh waktu mulai bersiap kembali untuk melakukan ovulasi. Dengan kata lain, di sinilah Anda mulai bisa hamil kembali.

Nah, jika satu dari beberapa faktor keefektifan metode amenore laktasi di atas berubah, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan alat kontrasepsi lainnya. Khususnya bagi Anda yang memang ingin menunda kehamilan untuk sementara waktu.

Bagaimana cara kerja metode amenore laktasi?

fase menstruasi

Hal ini terjadi karena saat Anda menyusui, hormon yang dilepaskan untuk merangsang produksi ASI dapat mengganggu pelepasan hormon yang diperlukan untuk ovulasi (pelepasan telur). Itu sebabnya, semakin sering dan rutin Anda menyusui si kecil, bukan hanya produksi ASI yang akan semakin melimpah.

Namun, produksi hormon tersebut juga dapat semakin membantu untuk menekan proses pelepasan sel telur atau ovulasi. Akibatnya, semakin kecil kemungkinan tubuh untuk melepaskan sel telur, mengalami menstruasi, bahkan hamil kembali selama Anda masih aktif menyusui.

Bahkan, ibu yang menyusui bayinya secara eksklusif selama 6 bulan dan dalam frekuensi rutin sesuai keinginan bayi (ASI on-demand), juga berpeluang tidak hamil untuk sementara waktu.

Terlebih jika ibu belum mengalami menstruasi sama sekali sejak melahirkan. Inilah mengapa metode amenore laktasi diyakini mampu dijadikan andalan bagi Anda yang sedang menunda untuk memiliki momongan.

Bagaimana cara menerapkan metode amenore laktasi?

jadwal menyusui bayi

Supaya amenore laktasi berhasil untuk menunda kehamilan, metode ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada tiga poin yang harus Anda penuhi dengan baik guna membantu kesuksesan metode amenore laktasi, yakni:

Berikan bayi Anda ASI eksklusif

Artinya, bayi hanya menerima makanan dan minuman dari ASI selama 6 bulan penuh . Selain itu, Anda juga harus menyusui si kecil sesuai dengan keinginannya, atau kapan saja saat bayi minta (ASI on-demand). Anda mungkin akan menyusui bayi Anda setiap 4 jam atau kurang selama siang hari, dan setiap 6 jam atau kurang selama malam hari.

Ibu belum haid lagi sejak melahirkan

mendapatkan menstruasi lagi sejak melahirkan selama masa menyusui. Ketika menstruasi sudah datang kembali, tandanya tubuh Anda sudah bisa melepaskan telur lagi dan memiliki kesempatan untuk hamil lagi.

Ibu melahirkan kurang dari 6 bulan

Ya, metode amenore laktasi hanya dapat bekerja untuk mencegah kehamilan sekitar 6 bulan setelah Anda melahirkan. Meski begitu, tidak ada yang tahu kapan Anda akan mulai menstruasi lagi.

Memang, metode amenore laktasi biasanya dikatakan dapat berhasil ketika kombinasi dari ketiga faktor di atas berjalan dengan baik. Namun lagi-lagi, sebenarnya menstruasi bisa datang kapan saja, bahkan di luar dari prediksi Anda.

Oleh karena itu, metode amenore laktasi pada dasarnya tidak sepenuhnya efektif untuk mencegah kehamilan. Namun, setidaknya tubuh Anda tidak memproduksi sel telur selancar dan sebanyak biasanya selama 6 bulan setelah melahirkan si kecil.

Jika salah satu dari poin di atas sudah tidak dapat dipenuhi, mungkin Anda membutuhkan alat kontrasepsi lain untuk menunda terjadinya kehamilan.

Seberapa efektif kerja metode amenore laktasi?

tanda bayi cukup asi

Metode amenore laktasi dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menunda kehamilan setelah melahirkan. Seberapa besar efektivitas amenore laktasi dalam mencegah kehamilan, sebenarnya tergantung dari bagaimana cara Anda dalam menerapkan metode tersebut.

Jika Anda menerapkannya dengan benar, metode ini mungkin bisa sangat akurat untuk menunda kehamilan. Tidak menutup kemungkinan, metode amenore laktasi dapat memperkecil peluang Anda untuk hamil hingga kurang dari dua persen.

Berikut contoh kemungkinan keefektifan metode amenore laktasi selama menyusui:

  • Kurang dari 1 dari 100 ibu yang menyusui bayinya terus menerus dengan benar dapat hamil. Artinya, kemungkinan hamilnya sangat kecil jika ibu benar-benar menerapkan metode amenore laktasi.
  • Sekitar 2 dari 100 ibu yang menyusui bayinya secara terus menerus dapat hamil dalam enam bulan pertama jika mereka tidak menyusui bayinya dengan benar.

Perlu Anda ingat bahwa metode amenore laktasi dapat mencegah kehamilan karena bantuan hormon menyusui yang menekan hormon ovulasi. Namun, metode ini tidak dapat melindungi Anda dari infeksi menular seksual.

Oleh karena itu, Anda tetap membutuhkan kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah terjadinya penularan infeksi.

Kapan metode ini tidak lagi efektif untuk menunda kehamilan?

hamil setelah vasektomi

Mengingat metode amenore laktasi memiliki jangka waktu optimal selama bayi mendapatkan ASI eksklusif saja, maka metode ini tidak selamanya efektif dalam menunda kehamilan.

Metode ini umumnya hanya dapat diandalkan selama enam bulan pertama setelah kelahiran untuk menunda kehamilan. Selebihnya, Anda harus mulai menggunakan alat kontrasepsi jika Anda belum berencana untuk punya anak lagi.

Metode amenore laktasi sudah tidak lagi efektif dalam menunda kehamilan bila Anda mengalami satu atau beberapa kondisi di bawah ini:

Periode menstruasi sudah kembali

Menstruasi merupakan indikator penting dalam kesuburan. Jadi, jika ibu menyusui sudah kembali menstruasi, artinya kesuburan ibu sudah kembali dan ada kesempatan lagi baginya untuk hamil.

Bayi diberikan makanan dan minuman selain ASI

Perlu Anda ingat bahwa penekanan ovulasi terjadi karena bayi terus disusui pada payudara ibu. Jadi, jika bayi sudah jarang menyusu di payudara ibu, otomatis hormon yang menekan ovulasi lama-lama akan berkurang. Inilah yang membuat ovulasi bisa terjadi kembali.

Usia bayi sudah lebih dari 6 bulan

Bayi yang sudah berusia 6 bulan harus diberi makan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Oleh karena itu, metode amenore laktasi sudah tidak efektif karena pastinya bayi menjadi lebih jarang menyusu.

Singkatnya, ketika Anda tidak lagi menyusui bayi dan menggunakan susu formula sebagai penggantinya, berarti metode amenore laktasi tidak lagi efektif untuk diandalkan. Bahkan, metode kontrasepsi yang satu ini juga kurang bekerja optimal bagi Anda yang lebih sering memompa ASI ketimbang menyusui secara langsung pada bayi.

Baca Juga:

Sumber