home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Diabetes pada Anak, Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Diabetes pada Anak, Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Penyakit diabetes tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga pada anak. Ini adalah kondisi kadar gula dalam darah tinggi dan bisa membahayakan kesehatan. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kasus diabetes pada anak di tahun 2014 mencapai 1000 kasus. Berikut penjelasan seputar kondisi diabetes pada anak.

Diabetes melitus pada anak

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik pada anak yang sifatnya kronik dan mengganggu tumbuh kembang anak. Ada dua jenis diabetes, yaitu tipe 1 dengan jumlah kadar insulin rendah karena kerusakan sel pankreas. Sementara diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin.

Tipe diabetes pada anak

komplikasi diabetes tipe 1 pada anak

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, diabetes memiliki dua jenis, yaitu tipe 1 dan 2. Berikut penjelasan lengkapnya:

Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah kondisi yang sering terjadi pada anak dan remaja. Namun tidak menutup kemungkinan, diabetes tipe 1 juga bisa menyerang bayi, balita, sampai orang dewasa.

Kondisi ini terjadi akibat kelainan autoimun, ketika sistem kekebalan tubuh anak merusak pankreas sehingga fungsi pankreas terganggu.

Beberapa faktor risiko diabetes tipe 1 pada anak yaitu:

  • Genetik
  • Infeksi virus
  • Pola makan tidak sehat

Pola makan di atas termasuk mengonsumsi makanan atau minuman manis, seperti es krim, jus, dan minuman kemasan.

Diabetes tipe 2

Sementara itu untuk diabetes tipe 2, disebabkan oleh resistensi insulin. Ini adalah kondisi sel tubuh kesulitan menggunakan infulit untuk memanfaatkan gula darah sebagai energi.

Diabetes tipe 2 bisa terjadi karena tubuh kekurangan produksi insulin yang membuat kadar gula meningkat.

Berikut faktor risiko diabetes tipe 2:

  • Riwayat keluarga dengan kondisi diabetes tipe 2
  • Obesitas pada anak
  • Gaya hidup yang kurang baik seperti sering mengonsumsi makanan berlemak dan jarang bergerak

Pada anak, diabetes tipe 2 bisa terjadi saat ia berusia 10 tahun atau di usia remaja.

Gejala diabetes pada anak

gejala diabetes tipe 1 pada anak

Sekilas, gejala diabetes tipe 1 dan 2 sulit dibedakan karena keduanya memiliki tanda yang mirip. Namun biasanya diabetes pada anak memiliki gejala seperti:

  • Nafsu makan meningkat
  • Terlihat lesu dan tidak bertenaga meski makan dengan porsi besar
  • Warna kulit menghitam
  • Muncul luka yang sulit sembuh
  • Berat badan turun

Mengutip dari Mayo Clinic, berat badan turun bisa terjadi pada anak diabetes karena tidak ada pasokan energi dari gula. Ini membuat jaringan otot dan simpanan lemak menyusut. Ini adalah tanda awal dari diabetes pada anak.

Perawatan pada anak dengan diabetes

diabetes anak

Sebagai orangtua, penting untuk memantau perkembangan anak dengan kondisi diabetes. Anda harus memerhatikan asupan makanan, kadar gula darah agar tetap seimbang. Untuk memudahkan, berikut beberapa cara untuk merawat anak yang mengalami diabetes.

Pantau kadar gula darah anak agar tetap normal

Pemantauan kadar gula darah secara rutin adalah cara utama mengelola gejala diabetes pada anak. Anda harus memastikan anak mendapatkan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin.

Sebaiknya Anda memang memiliki alat untuk memeriksa kadar gula darah di rumah untuk mempermudah pemeriksaan.

Pemeriksaan kadar gula darah dapat dilakukan lewat tes darah sederhana dengan tusukan kecil di ujung jari.

Selain itu, ada cara terbaru untuk memantau kadar gula darah, yaitu dengan monitoring glukosa berkelanjutan atau Continuous glucose monitoring (CGM). Cara ini mungkin paling efektif untuk orang-orang yang menunjukkan gejala gula darah turun drastis (hipoglikemia).

CGM ditempelkan pada tubuh dengan menggunakan jarum halus tepat di bawah kulit, yang akan memeriksa kadar gula darah setiap beberapa menit.

Namun, CGM dianggap belum seakurat pemantauan gula darah biasa. Jadi CGM bisa menjadi alat tambahan, tapi bukan untuk menggantikan pemantauan gula darah biasa.

Pelajari jenis dan cara pakai insulin

Diabetes tipe 1 pada anak adalah kondisi di mana pankreas anak tidak berfungsi lagi untuk memproduksi hormon insulin. Karena itu, anak memerlukan pengganti insulin.

Orangtua harus tahu dosis dan jenis insulin yang bisa digunakan si kecil. Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara memberikan perawatan insulin untuk anak.

Ada beberapa jenis insulin yang bisa digunakan, diantaranya:

Insulin kerja cepat

Terapi insulin seperti lispro (Humalog), aspart (NovoLog) dan glulisine (Apidra) bekerja sangat cepat dalam menurunkan kadar gula darah tubuh. Oleh karena itu, digunakan 15 menit sebelum makan. Namun, efeknya tidak bertahan lama.

Insulin kerja singkat

erapi insulin seperti insulin yang sebenarnya (Humulin R) yang menurunkan kadar gula darah dengan cepat, tapi tak secepat insulin kerja cepat. Biasanya, insulin ini diberikan 30-60 menit sebelum makan.

Insulin kerja sedang

Terapi seperti insulin NPH (Humulin N) mulai bekerja dalam waktu sekitar satu jam, puncaknya sekitar enam jam dan terakhir 12 sampai 24 jam.

Insulin kerja panjang

Terapi insulin glargine (Lantus) dan detemir (Levemir) bisa bekerja selama seharian. Oleh karena itu insulin ini lebih banyak digunakan ketika malam hari dan hanya satu kali saja per hari. Biasanya, insulin kerja panjang akan dikombinasikan dengan insulin kerja cepat dan insulin kerja singkat.

Cara pemberian insulin yang paling umum adalah lewat suntikan (jarum suntik atau pena). Namun, suntikan insulin dengan pena belum disediakan untuk anak-anak.

Selain lewat suntikan, insulin juga dapat diberikan lewat pompa insulin. Pompa ini berupa perangkat elektronik kecil yang ukurannya sebesar ponsel. Pompa ini mudah dibawa, disangkutkan di sabuk, atau disimpan dalam saku celana.

Pompa ini akan menyalurkan insulin ke dalam tubuh Anda yang bereaksi secara cepat melalui tabung kecil fleksibel (kateter) di bawah kulit perut Anda dan disimpan di tempatnya.

Perhatikan asupan makanan si kecil sehari-hari

Memahami apa dan berapa banyak makanan yang harus diberikan pada anak dengan diabetes sangat penting. Namun, jangan menyuruh anak melakukan diet khusus untuk pasien diabetes. Hal ini akan membuat anak mudah stres karena pilihan makanan yang cenderung itu-itu saja dan akan terasa hambar baginya.

Sama seperti anak-anak sehat lainnya, anak yang memiliki diabetes juga masih tetap membutuhkan banyak nutrisi dari menu makanan yang bervariasi.

Makanan untuk anak diabetes sama seperti yang lain, seperti buah-buahan, sayuran, makanan yang tinggi nutrisi, rendah lemak, serta kalori dalam batas wajar.

Usahakan seluruh keluarga Anda makan makanan yang sama dengan si kecil. Jangan membeda-bedakan menu makanannya. Anda dan sekeluarga mungkin hanya harus mengonsumsi lebih sedikit produk hewani dan makanan manis.

Ajak anak berolahraga secara teratur

Ajak anak untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur dan jadikan itu sebagai bagian dari rutinitas harian.

Anda bisa mengajak anak bermain kejar-kejaran di halaman rumah, keliling kompleks naik sepeda, jogging sambil ajak anjing peliharaan jalan-jalan, atau berenang dapat menjadi pilihan aktivitas yang seru untuk anak.

Namun, ingat bahwa aktivitas fisik juga dapat menurunkan gula darah, sehingga akan memengaruhi kadar gula darahnya hingga 12 jam setelah berolahraga.

Bila anak Anda memulai aktivitas baru, periksa gula darah anak lebih sering dari biasanya sampai Anda belajar bagaimana tubuhnya bereaksi terhadap aktivitas tersebut.

Cara memberi pemahaman tentang diabetes pada anak

diabetes tipe 1 pada anak

Menjelaskan kondisi penyakit pada anak memang cukup membingungkan. Namun sebagai orangtua, Anda tetap perlu menjelaskan tentang kondisi yang sedang dialami oleh anak.

Berikut panduan untuk menjelaskan diabetes pada anak:

  • Ajak anak bicara sesuai dengan usia dan pemahamannya
  • Libatkan pembicaraan dengan keluarga
  • Gunakan bahasa yang lebih mudah dimengerti
  • Beri waktu agar anak lebih mengerti

Dalam memberi pengertian pada anak, ia perlu waktu untuk mengerti dan mencerna pengetahuan baru.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Treating Type 1 Diabetes (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 28 July 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/treating-type1.html

Type 1 diabetes – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 28 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes/symptoms-causes/syc-20353011

Type 1 diabetes in children – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 28 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes-in-children/symptoms-causes/syc-20355306

Silverstein, J., Klingensmith, G., Copeland, K., Plotnick, L., Kaufman, F., & Laffel, L. et al. (2004). Care of Children and Adolescents With Type 1 Diabetes: A statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care28(1), 186-212. doi: 10.2337/diacare.28.1.186

Waspadai Diabetes Mellitus pada Anak. (2017). Retrieved 28 July 2020, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/waspadai-diabetes-mellitus-pada-anak

Type 2 diabetes in children – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 28 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-2-diabetes-in-children/symptoms-causes/syc-20355318

Diabetes in Children. (2020). Retrieved 28 July 2020, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/chronic/Pages/Diabetes.aspx

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 10/06/2018
x