Kebiasaan anak ngompol rasanya lumrah terjadi sampai ia memasuki usia tertentu. Biasanya, masalah ini tidak berlangsung lama karena kebiasaan anak yang sering kencing akan berhenti dengan sendirinya, setidaknya sampai ia memasuki usia sekolah.
Kebiasaan anak ngompol rasanya lumrah terjadi sampai ia memasuki usia tertentu. Biasanya, masalah ini tidak berlangsung lama karena kebiasaan anak yang sering kencing akan berhenti dengan sendirinya, setidaknya sampai ia memasuki usia sekolah.

Namun, jangan anggap remeh jika kebiasaan anak sering buang air kecil atau pipis ini tidak berkurang atau sampai mengganggu kegiatan sehari-hari. Pasalnya, ada kemungkinan anak memiliki penyakit pada kandung kemih. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya di bawah ini.
Gejala anak sering kencing (frequent urination) dapat berupa kebiasaan buang air kecil yang berubah. Berikut perubahan yang perlu dikenali orangtua.

Penyebab sering buang air kecil bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat fisiologis maupun patologis. Berikut adalah beberapa penyebab utama sering pipis pada anak.
ISK atau infeksi saluran kemih merupakan penyebab umum anak pipis terus. Infeksi ini dapat mengiritasi kandung kemih sehingga menyebabkan rasa ingin kencing yang lebih sering.
ISK sering disertai dengan gejala lain seperti nyeri saat kencing, demam, atau urine berbau.
Akibat diabetes, tubuh berusaha mengeluarkan kelebihan gula melalui urine, sehingga anak lebih sering buang air kecil.
Diabetes insipidus, yang lebih jarang, terjadi karena ketidakseimbangan hormon yang mengatur cairan tubuh.
Melansir dari Children’s hospital pf Philadelphia, anak sering kencing bisa menjadi gejala kandung kemih overaktif.
Kondisi ini membuat anak merasa perlu buang air kecil meskipun kandung kemih tidak penuh. Penyebabnya meliputi iritasi kandung kemih atau pola buang air kecil yang tidak teratur.
Anak yang mengalami tekanan emosional sering kali menunjukkan gejala fisik, termasuk sering buang air kecil.
Hal ini bisa terkait dengan perubahan rutinitas atau lingkungan.
Pada sejumlah kasus, anak sering kencing bisa disebabkan oleh kurangnya produksi hormon antidiuretik (ADH) yang penting untuk memperlambat produksi urine, terutama di malam hari.
Kebalikan dari kelebihan hormon yang bisa menyebabkan anak dan bayi jarang pipis, produksi urine akan terus mengalami peningkatan jika tubuh tidak menghasilkan hormon ADH dalam jumlah normal.
Akibatnya, kandung kemih anak menjadi lebih cepat penuh dan mereka kesulitan menahan rasa ingin buang air kecil.
Artikel terkait
Anak sering kencing bisa terjadi ketika alergi memicu peradangan atau iritasi yang memengaruhi fungsi saluran kemih.
Sebagai contoh, beberapa alergi makanan seperti alergi terhadap susu, gandum, atau pewarna makanan tertentu dapat menyebabkan gejala berupa dorongan kuat untuk buang air kecil.
Anak minum soda, kopi, atau teh akan lebih sering buang air kecil karena sifat diuretik pada kafein yang terkandung di dalamnya.
Kafein meningkatkan produksi urine dengan cara merangsang ginjal untuk melepaskan lebih banyak cairan tubuh.
Kelainan struktur kandung kemih melibatkan gangguan pada bentuk atau fungsi fisik kandung kemih, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam menahan urine atau meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Salah satu contohnya adalah vesicoureteral reflux (VUR), di mana urine mengalir kembali dari kandung kemih ke ginjal, meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) yang dapat memicu peningkatan frekuensi buang air kecil.
Kondisi seperti sleep apnea dapat memengaruhi pola buang air kecil pada anak.
Gangguan tidur seperti ini juga dapat menyebabkan anak sulit mengenali sinyal penuh kandung kemih saat tertidur, sehingga meningkatkan frekuensi buang air kecil di malam hari
Buang air kecil tidak tuntas (urinary retention), atau disebut juga dengan anyang-anyangan, terjadi ketika kandung kemih tidak sepenuhnya kosong setelah buang air kecil.
Pada anak, masalah ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk infeksi saluran kemih, kelainan anatomi saluran kemih, atau gangguan fungsi kandung kemih.
Akibatnya, anak mungkin sering merasa ingin buang air kecil meskipun volume urine yang keluar hanya sedikit.

Pertama-tama, dokter akan memberikan penanganan nonmedis berupa latihan kontrol kandung kemih.
Di sini, anak belajar mengatur jadwal atau pola buang air kecil agar lebih teratur dan berjarak, misalnya setiap 2 jam sekali dan terus ditambahkan seiring waktu.
Selain latihan kandung kemih, ada pengobatan lainnya yang disebut double voiding.
Anak akan berlatih buang air kecil sebanyak dua atau tiga kali setiap ke kamar mandi guna memastikan kandung kemihnya benar-benar sudah kosong.
Pelatihan biofeedback juga dapat diterapkan sebagai terapi untuk mengatasi anak sering kencing.
Dengan bantuan seorang terapis, anak akan dibantu belajar bagaimana caranya memusatkan perhatian pada otot-otot kandung kemih.
Selanjutnya, anak juga berlatih mengendurkan kandung kemih ketika buang air kecil.
Jika masih tetap sering kencing, dokter mungkin akan memberikan perawatan berupa obat-obatan serta melatih anak memperkuat otot kandung kemihnya.
Obat-obatan untuk mengatasi anak sering kencing biasanya ditujukan untuk mengurangi frekuensi buang air kecil.
Selama menjalani berbagai perawatan di atas, orangtua juga perlu menerapkan hal-hal berikut kepada anak.
Sebagai orangtua, peran Anda adalah memantau kebiasaan buang air kecil si buah hati, termasuk frekuensinya dan apakah ia buang air kecil hingga tuntas.
Jangan ragu berkonsultasi kepada dokter spesialis anak atau dokter spesialis urologi bila terdapat hal yang belum Anda pahami.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
6 Signs Your Child May Have Bladder Dysfunction. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/700childrens/2016/06/6-signs-your-child-may-have-bladder-dysfunction
Savory, G. (2024). Bladder Care For Children. Retrieved 18 November 2024, from https://www.bladderandbowel.org/bladder/bladder-resources/bladder-care-for-children/
Bladder Control Problems in Children. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/b/bladder-control-problems-in-children
Ramsay S, Bolduc S. Overactive bladder in children. Can Urol Assoc J. 2017 Jan-Feb;11(1-2Suppl1):S74-S79. https://doi.org/10.5489/cuaj.4337
Urinary Incontinence in Children. (2024). Retrieved 18 November 2024, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/urinary-incontinence/urinary-incontinence-in-children
Home. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.beaumont.org/conditions/voiding-problems-children
Daytime Accidents & Bladder Control Problems: Voiding Dysfunction Explained. (2019). Retrieved 18 November 2024, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/genitourinary-tract/Pages/Daytime-Accidents-Bladder-Control-Problems-Voiding-Dysfunction-.aspx
Why Does My Child Always Need to Go to the Bathroom? (2024). Retrieved 18 November 2024, from https://healthcare.utah.edu/the-scope/kids-zone/all/2018/05/why-does-my-child-always-need-go-bathroom
Overactive Bladder (OAB) in Children. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.childrenshospital.org/conditions/overactive-bladder-children
Children’s bladder health: bladder problems and incontinence. (2024). Retrieved 18 November 2024, from https://eric.org.uk/childrens-bladders/
Symptoms & Causes of Bladder Control Problems & Bedwetting in Children – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/bladder-control-problems-bedwetting-children/symptoms-causes
Bladder and voiding problems in children. (N.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.cuh.nhs.uk/patient-information/bladder-and-voiding-problems-in-children/
when to be concerned about frequent urination. (2023). Retrieved 18 November 2024, from https://www.childrensdayton.org/the-hub/when-be-concerned-about-frequent-urination
Philadelphia, T. C. H. of. (n.d.). Urinary Frequency. Retrieved 18 November 2024, from https://www.chop.edu/conditions-diseases/urinary-frequency
Food Allergies. (2022). Retrieved 18 November 2024, from https://www.cdc.gov/healthyschools/foodallergies/index.htm
Frequent or urgent urination: MedlinePlus Medical Encyclopedia. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://medlineplus.gov/ency/article/003140.htm
Symptoms & Causes of Bladder Control Problems & Bedwetting in Children – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/bladder-control-problems-bedwetting-children/symptoms-causes
15 Tips To Keep Your Bladder Healthy. (N.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.nia.nih.gov/health/bladder-health-and-incontinence/15-tips-keep-your-bladder-healthy
Commissioner, O. of the. (n.d.). Spilling the Beans: How Much Caffeine is Too Much? Retrieved 18 November 2024, from https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/spilling-beans-how-much-caffeine-too-much
NICHD. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.nichd.nih.gov/health/topics/factsheets/congenital-anomalies
Bladder Control Problems & Bedwetting in Children – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/bladder-control-problems-bedwetting-children
Urinary Tract Infection Basics. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.cdc.gov/uti/about/index.html
Symptoms & Causes of Bladder Control Problems & Bedwetting in Children – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/bladder-control-problems-bedwetting-children/symptoms-causes
Symptoms & Causes of Urinary Retention – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/urinary-retention/symptoms-causes
Urinary Retention – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/urinary-retention
Symptoms & Causes of Bladder Infection in Children – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/urinary-tract-infections-in-children/symptoms-causes
Definition & Facts of Urinary Retention – NIDDK. (n.d.). Retrieved 18 November 2024, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/urinary-retention/definition-facts
Versi Terbaru
11/12/2024
Ditulis oleh Reikha Pratiwi
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Diperbarui oleh: Edria
Ditinjau secara medis oleh
dr. Patricia Lukas Goentoro
General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)