Pernahkah melihat bayi rewel sepanjang hari dan tampak merasa tidak nyaman dengan telinganya? Hal ini kemungkinan besar menunjukkan ada masalah infeksi pada telinga bayi.
Pernahkah melihat bayi rewel sepanjang hari dan tampak merasa tidak nyaman dengan telinganya? Hal ini kemungkinan besar menunjukkan ada masalah infeksi pada telinga bayi.

Meski umum terjadi dan biasanya ringan, infeksi yang dibiarkan bisa memengaruhi fungsi pendengaran buah hati Anda. Cari tahu berbagai fakta seputar masalah kesehatan ini pada ulasan berikut.
Infeksi telinga adalah kondisi peradangan pada bagian tengah telinga atau disebut dengan middle ear infection.
Salah satu penyakit infeksi telinga yang biasanya dikenal adalah otitis media. Infeksi telinga ini dapat dialami bayi dan anak dengan gejala yang serupa.
Penyakit infeksi telinga kerap menimbulkan peradangan dan sumbatan cairan sehingga membuat gendang telinga menjadi bengkak dan tampak kemerahan.
Sebenarnya, infeksi telinga bisa terjadi pada siapa pun mulai dari orangtua hingga bayi.
Akan tetapi, melansir dari National Institute on Deafness and Other Communication Disorder (NIDCD), anak-anak (termasuk bayi) lebih sering mengalaminya ketimbang orang dewasa.

Pada umumnya, infeksi telinga bisa menimbulkan sejumlah gejala, seperti berikut ini.
Namun pada bayi, tanda infeksi telinga bisa sulit dikenali karena mereka tidak dapat mengatakan apa yang mereka rasakan.
Sebagai orangtua, Anda perlu mengenali apa saja tanda pada bayi dan anak bila mengalami infeksi telinga.
Berbagai tanda dan gejala infeksi telinga pada si Kecil yang bisa diperhatikan yakni sebagai berikut.
Sangat umum jika penyakit infeksi pada anak dan bayi menimbulkan demam. Suhu tubuh yang tinggi dapat mempersulit bakteri dan virus penyebab infeksi untuk bertahan hidup.
Saat infeksi telinga terjadi, anak akan mengalami demam yang cukup tinggi, yaitu sekitar 38 derajat Celsius.
Kebiasaan menarik-narik telinga yang mungkin beberapa waktu belakangan dilakukan bayi dan anak bisa disebabkan oleh berbagai alasan. Salah satunya karena infeksi telinga.
Ini biasanya dilakukan karena bayi dan anak merasa nyeri, sakit, atau tidak nyaman pada salah satu maupun kedua telinganya.
Sakit pada telinga anak bayi yang terjadi karena infeksi telinga bisa membuat mengisap, mengunyah, dan menelan terasa menyakitkan.
Kondisi ini bisa membuat bayi enggan makan atau menyusu. Rasa sakitnya juga bisa membuat bayi menarik puting atau botol susu di tengah proses menyusuinya.
Membaringkan tubuh ke samping tepatnya pada bagian telinga yang terinfeksi menyebabkan adanya tekanan pada telinga tengah.
Kondisi ini membuat rasa nyeri pada telinga lebih menyakitkan. Ini akan membuat anak menjadi susah untuk tidur karena posisi tidurnya lebih terbatas.
Jika bayi menangis tak biasa, misalnya seperti merengek atau terus menerus tak berhenti, ini bisa menjadi tanda bahwa ia sedang kesakitan.
Inilah mengapa bayi umumnya menjadi rewel dan menangis saat ia mengalami infeksi telinga.
Saat infeksi terjadi dan lendir menumpuk, pendengaran si Kecil bisa terganggu. Ini sebabnya infeksi telinga pada bayi dan anak membuatnya tidak responsif terhadap suara.
Kemudian, telinga bagian tengah yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan tubuh juga terganggu fungsinya. Akibatnya, keseimbangan si Kecil menjadi terganggu.
Kondisi ini akan membuat anak berjalan goyah atau sulit mempertahankan posisi tubuhnya dengan benar.
Tanda infeksi telinga pada bayi lainnya, yaitu telinga bayi berair atau keluar cairan dari telinga. Keluarnya cairan terjadi secara alami untuk membantu meredakan tekanan yang menumpuk di telinga akibat infeksi.
Umumnya, cairan yang keluar dari telinga bayi tidak berbau, tapi dapat berkembang menjadi bau busuk pada telinga bayi.
Namun, bila cairan yang keluar dari telinga berwarna kekuningan atau seperti nanah, ini bisa jadi tanda bahwa si Kecil mengalami gendang telinga berlubang.
Penyebab infeksi telinga, termasuk pada bayi dan anak-anak, adalah virus, bakteri, atau keduanya yang menginfeksi telinga.
Paparan virus atau bakteri ini menyebabkan penumpukan cairan di bagian belakang gendang telinga sehingga timbul berbagai gejala.
Infeksi telinga dari virus, bakteri, maupun keduanya pada bayi dan anak dapat terjadi saat pilek.
Kuman yang menginfeksi saluran pernapasan ini bisa masuk ke telinga melalui tuba Eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan bagian atas tenggorokan ke telinga tengah.
Adapun pada bayi dan anak, bentuk tuba Eustachiusnya lebih pendek, lebar, dan horizontal daripada orang dewasa.
Itu sebabnya, lendir dari tenggorokan yang mengandung bakteri dapat lewat dengan mudah dan mencapai telinga tengah, hingga lebih mungkin menimbulkan infeksi telinga.

Sebagian besar kasus infeksi telinga pada bayi dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Meski begitu, perawatan rumahan berikut dapat membantu mengurangi gejala.
Untuk mengurangi nyeri, Anda dapat melakukan kompres hangat pada telinga bayi dan anak.
Lakukan cara ini kurang lebih selama 10—15 menit untuk mendapatkan efek yang maksimal.
Jika bayi Anda berusia 6 bulan atau lebih, Anda dapat memberikan paracetamol untuk mengurangi nyeri.
Akan tetapi, tetap ikuti instruksi yang diberikan oleh dokter dan baca petunjuk mengenai pemberiannya.
Berikan bayi minum yang cukup agar menelan yang dapat membantu drainase cairan yang berada di tuba Eustachius.
Jika bayi Anda masih menyusu, memberikan ASI tambahan juga bisa membantunya.
Ketika bayi tidur, pastikan kepala bayi terangkat dengan menggunakan bantal.
Hal ini dapat membantu mengurangi kelebihan cairan pada saluran tuba Eustachius.
Jika cara di atas tak cukup meredakan gejala, pengobatan medis sangat dianjurkan.
Oleh karena itu, ketika gejala infeksi telinga terjadi pada bayi dan anak, sebaiknya segera periksakan si Kecil ke dokter.
Anda juga perlu bawa si Kecil ke dokter jika mengalami kondisi berikut.
Umumnya, dokter akan memberikan obat berupa antibiotik jika diperlukan.
Jika infeksi terus berlanjut, perlu dilakukan tindakan operasi berupa pemasangan pipa ventilasi (ventilation tube) di gendang telinga.
Pengobatan ini dilakukan untuk mengeluarkan cairan telinga yang terperangkap dan melancarkan aliran udara.
Konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai kondisi si Kecil.

Mencegah infeksi telinga pada si Kecil perlu dilakukan dengan mengurangi faktor risiko. Berikut adalah beberapa langkah pencegahannya.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda dapat membantu mengurangi risiko infeksi telinga pada bayi Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Cleveland Clinic. (2025). Treating an Ear Infection at Home. Retrieved 11 February 2025, from https://health.clevelandclinic.org/home-remedies-for-ear-infection
Lane, D. (2021). Smelly Ear Wax Causes & Treatment: Why Does My Ear Smell. Retrieved 11 February 2025, from https://blackdoctor.org/ear-odor-smell/
Ear infections in babies and children. (n.d.). Retrieved 11 February 2025, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/ear-infections-in-babies-and-children
Ear Infections in Children. (n.d.). Retrieved 11 February 2025, from https://www.nidcd.nih.gov/health/ear-infections-children
Ear infections are common in babies. Signs of an ear infection are your baby tugging or rubbing their ear, & Leach, J. (n.d.). Ear infections in babies. Retrieved 11 February 2025, from https://www.babycentre.co.uk/a83/ear-infections-in-babies
Ear Infections in Babies and Toddlers. (2024). Retrieved 11 February 2025, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/ear-infections-in-babies-and-toddlers
Ear Infections. (N.d.). Retrieved 11 February 2025, from https://www.nhs.uk/conditions/ear-infections/
Fever in children. (N.d.). Retrieved 11 February 2025, from https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/infections-and-poisoning/fever-in-children
How to Know if Your Baby Has an Ear Infection. (N.d.). Retrieved 11 February 2025, from https://www.lancastergeneralhealth.org/health-hub-home/motherhood/the-first-year/how-to-know-if-your-baby-has-an-ear-infection
If your baby’s ill. (N.d.). Retrieved 11 February 2025, from https://www.nhsinform.scot/ready-steady-baby/early-parenthood/caring-for-your-new-baby/if-your-babys-ill
Middle ear infection. (2022). Retrieved 11 February 2025, from https://raisingchildren.net.au/babies/health-daily-care/health-concerns/middle-ear-infection
Will my baby need antibiotics for an ear infection? Most ear infections get better on their own within a few days, & Logan-Banks, P. (n.d.). Treating ear infections. Retrieved 11 February 2025, from https://www.babycentre.co.uk/a2010/treating-ear-infections
Versi Terbaru
19/02/2025
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Ditinjau secara medis oleh dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A
Diperbarui oleh: Ihda Fadila
Ditinjau secara medis oleh
dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A
Kesehatan Anak · Rumah Sakit EMC Pekayon