Tips Aman Kalau Harus Mengajak Bayi Jalan-jalan ke Luar Rumah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/10/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setelah berminggu-minggu tinggal dalam lindungan tembok rumah, tidak apa untuk sesekali mengajak bayi jalan-jalan melihat dunia ketika cuaca mendukung. Menghirup udara segar dan perubahan suasana dapat sangat bermanfaat bagi Anda dan bayi Anda, bahkan di bulan pertamanya. Namun membawa bayi jalan-jalan keluar rumah tidak boleh sembrono. Sejumlah tips di bawah ini dapat membantu Anda mempersiapkan segala sesuatunya agar menjamin keselamatan sang buah hati.

Persiapan mengajak bayi jalan-jalan keluar rumah

1. Pastikan untuk memakaikan baju yang tepat

Pengendalian suhu internal tubuh bayi tidak sepenuhnya matang sampai akhir tahun pertamanya. Ini dapat menyulitkan bayi untuk mengatur suhu tubuhnya saat dia terkena panas atau dingin yang berlebihan. Dengan demikian, pakaian bayi harus berfungsi menjaga panas di saat ia berada di lokasi yang dingin dan mengeluarkan panas ketika dia di tempat yang bercuaca panas. Umumnya, bayi harus memakai satu lapisan tambahan pakaian lebih dari yang Anda kenakan.

Kulit bayi Anda juga sangat sensitif terhadap sinar matahari selama enam bulan pertama, jadi penting untuk menghindari sinar matahari langsung dan yang dipantulkan (misalnya, pantulan dari air, pasir, atau beton) sebanyak mungkin. Jika Anda harus menjemur bayi di bawah sinar matahari, beri ia pakaian tipis dan adem yang berwarna terang, dengan topi untuk melindungi wajahnya. Jika dia duduk  atau berbaring di satu tempat, pastikan tempat itu teduh, dan sesuaikan posisinya untuk tetap di bawah teduhan bayangan seiring mataharinya bergerak.

Untuk memeriksa apakah anak Anda sudah berpakaian dengan tepat, cobalah rasakan tangan dan kaki serta kulit di dadanya. Tangan dan kakinya harus sedikit lebih dingin dari tubuhnya, tapi tidak sangat dingin. Dadanya harus merasa hangat. Jika tangan, kaki, dan dada terasa dingin, bawa ia ke ruangan yang hangat, lepaskan pakaiannya, dan beri makan sesuatu yang hangat atau dekap erat tubuhnya sehingga panas dari tubuh Anda menghangatkan dirinya. Sampai suhu tubuhnya kembali normal, lapisan tambahan pakaian hanya akan menjebak dingin, jadi gunakan metode-metode lain untuk menghangatkan tubuhnya sebelum memberinya tambahan selimut atau pakaian.

2. Oleskan tabir surya khusus anak

Tabir surya dapat digunakan pada bayi Anda jika pakaian pelindung, topi, dan bayangan tidak tersedia. Oleskan hanya pada wilayah kecil dari tubuh seperti wajah dan punggung tangan yang diperlukan. Ujilah terlebih dahulu sunscreen tersebut dengan menerapkan sedikit krim di punggungnya untuk memastikan ia tidak sensitif terhadap produk tersebut. Meskipun tabir surya dapat diterapkan ke seluruh area tubuh yang dapat dicapai oleh matahari, selalu hindari area mata.

3. Perhatikan cuaca di luar

Ketika mengajak bayi jalan-jalan saat cuaca panas, jangan biarkan peralatan bayi (seperti kursi mobil bayi dan kereta dorong) kelamaan bermandikan sinar matahari. Ketika itu terjadi, bagian plastik dan logam bisa jadi cukup panas untuk membakar kulit anak Anda. Periksa suhu permukaan peralatan cukup aman sebelum bayi bermain atau menyentuh peralatan tersebut.

Dalam cuaca dingin atau hujan yang kurang nyaman, jagalah bayi Anda agar tetap di dalam ruangan sebanyak mungkin. Jika Anda harus pergi keluar, berikan ia pakaian yang tebal dan gunakan topi hangat untuk menutupi kepala dan telinganya. Anda dapat melindungi wajahnya dari dingin dengan selimut ketika Anda berada di luar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Eits, kata siapa semua bayi pasti pernah kena ruam popok? Dengan cara-cara berikut, Anda bisa mencegah ruam popok pada si buah hati, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit