Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kaya Nutrisi, Ini 6 Manfaat Ikan Lele untuk Kesehatan Bayi yang Sayang Dilewatkan

Kaya Nutrisi, Ini 6 Manfaat Ikan Lele untuk Kesehatan Bayi yang Sayang Dilewatkan

Anda tentu sudah tak asing dengan ikan lele. Jenis ikan yang satu ini mungkin sudah sering menjadi bahan utama untuk masakan Anda. Rasa dagingnya yang gurih pun kerap menjadi makanan favorit banyak orang. Tidak hanya enak, ternyata ikan lele juga baik untuk kesehatan. Bahkan, manfaat ikan lele ini juga bisa diperoleh bayi melalui makanan pendamping ASI (MPASI) yang Anda berikan. Lantas, apa saja manfaat lele untuk bayi?

Kandungan gizi pada ikan lele yang baik untuk bayi

ikan lele mengandung sel kanker

Ikan adalah salah satu makanan yang direkomendasikan untuk bayi dan anak.

Pasalnya, ikan mengandung sejumlah nutrisi yang dapat membantu memenuhi gizi bayi Anda. Nah, dari sekian banyak jenis ikan yang sehat, lele adalah salah satunya.

Ikan yang hidup di air tawar ini mengandung beragam nutrisi sehingga bisa menjadi pilihan dalam mengolah menu MPASI atau makanan bayi Anda.

Nutrisi dalam ikan lele termasuk protein, vitamin D, kalsium, zat besi, kalium, folat, fosfor, natrium, serta berbagai vitamin, seperti B1, B2, B3, B6, dan B12.

Selain itu, ikan lele dilengkapi dengan DHA dan EPA yang merupakan jenis asam lemak omega-3.

Tak hanya kaya kandungan nutrisi, lele juga merupakan salah satu ikan dengan kandungan merkuri yang rendah.

Artinya, bayi Anda dapat terhindar dari risiko terpapar merkuri yang mungkin menumpuk di dalam daging ikan.

Ragam manfaat ikan lele untuk kesehatan bayi

minyak goreng untuk bayi

Sebagaimana penjelasan di atas, lele adalah salah satu jenis ikan yang bagus untuk MPASI karena kandungan nutrisinya yang melimpah.

Nah, karena kandungan nutrisi tersebut, ikan lele dapat memberikan berbagai manfaat untuk bayi.

Tak perlu ragu, berikut manfaat ikan lele untuk tumbuh kembang si kecil.

1. Mengoptimalkan perkembangan otak

Salah satu kandungan gizi dalam ikan lele adalah asam lemak omega-3, tepatnya DHA dan EPA.

Sementara asam lemak omega-3 dapat membantu menjaga kesehatan otak serta berperan penting dalam perkembangan otak bayi.

Bahkan, kandungan omega-3 ini membuat ikan lele sebagai salah satu makanan yang mendukung kecerdasan otak bayi Anda.

2. Memperkuat tulang

Tak hanya omega-3, ikan lele juga kaya akan kalsium dan vitamin D.

Kandungan vitamin dan mineral ini dapat membantu menjaga kesehatan serta memperkuat tulang si kecil.

Bahkan, melansir dari KidsHealth, kalsium dan vitamin D dapat membantu mencegah penyakit rakitis pada anak suatu saat nanti.

3. Melindungi sistem saraf

Manfaat ikan lele untuk bayi lainnya adalah melindungi sistem saraf. Pasalnya, kandungan merkuri dalam ikan lele sangat rendah.

Makan makanan tinggi merkuri berisiko menyebabkan kerusakan pada sistem saraf yang juga berisiko menimbulkan berbagai gangguan tumbuh kembang pada anak.

4. Mencegah anemia

Anemia pada bayi adalah masalah medis yang umum terjadi. Salah satu penyebabnya adalah si kecil kekurangan zat besi.

Nah, dengan makan lele, bayi Anda bisa terhindar dari anemia karena kandungan zat besi yang tersimpan di dalam ikan ini.

Akan tetapi, pastikan Anda sudah memisahkan daging lele dari duri-durinya sampai bersih agar tidak tersangkut di tenggorokan si kecil ya, Bu!

5. Menjaga kesehatan jantung

Asam lemak omega-3 tidak hanya baik untuk perkembangan otak bayi, tetapi juga untuk kesehatan jantungnya.

Dengan jantung yang sehat, bayi bisa terhindar dari penyakit jantung pada anak.

6. Meningkatkan kekebalan tubuh

Tak kalah menarik, manfaat lele untuk bayi juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sebagaimana ikan lainnya, lele merupakan salah satu makanan yang kaya protein.

Kandungan protein dapat membantu memelihara otot, organ, dan jaringan tubuh serta berperan dalam sistem kekebalan.

Hati-hati risiko alergi lele pada bayi!

bayi menangis saat tidur

Ikan lele memang memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan bayi Anda. Namun, Anda pun perlu berhati-hati saat memberikan makanan ini.

Pasalnya, berbagai jenis ikan, termasuk lele, adalah salah satu makanan yang dapat memicu reaksi alergi pada bayi.

Jadi, bila bayi Anda memiliki alergi seafood atau jika ada riwayat keluarga dengan alergi makanan, eksim, maupun asma, Anda mungkin perlu sangat berhati-hati saat memperkenalkan ikan lele.

Namun, jika Anda ragu dan ingin mencari tahu, Anda bisa memberi ikan lele dalam jumlah sedikit melalui MPASI bayi.

Jika muncul gejala alergi setelah makan, ada kemungkinan si kecil memiliki alergi terhadap ikan ini.

Bila ini terjadi, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk memastikan dan mencari cara untuk mengatasinya.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Floridahealth.gov. (2021). Retrieved 27 July 2021, from http://www.floridahealth.gov/programs-and-services/wic/nutrition-materials/_documents/food-for-babys-first-year-eng.pdf.

Healthy Fish Choices for Kids. HealthyChildren.org. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/all-around/Pages/Protecting-Your-Children-From-Contaminated-Fish.aspx.

Nutrition facts for Fish, raw, wild, channel, catfish, recommended daily values and analysis.. Nutritionvalue.org. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://www.nutritionvalue.org/Fish%2C_raw%2C_wild%2C_channel%2C_catfish_nutritional_value.html?size=100+g.

Do Kids Need Omega-3 Fats?. Eatright.org. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://www.eatright.org/food/vitamins-and-supplements/types-of-vitamins-and-nutrients/do-kids-need-omega-3-fats.

Mercury exposure and breastfeeding. Centers for Disease Control and Prevention. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://www.cdc.gov/breastfeeding/breastfeeding-special-circumstances/environmental-exposures/mercury.html.

Iron – Infant and Toddler Nutrition. Centers for Disease Control and Prevention. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://www.cdc.gov/nutrition/InfantandToddlerNutrition/vitamins-minerals/iron.html.

Food allergies in babies and young children. nhs.uk. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/food-allergies-in-babies-and-young-children/.

Calcium (for Parents) – Nemours Kidshealth. Kidshealth.org. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://kidshealth.org/en/parents/calcium.html.

Word! Protein (for Kids) – Nemours Kidshealth. Kidshealth.org. (2021). Retrieved 27 July 2021, from https://kidshealth.org/en/kids/protein-def.html.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui 30/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita