backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Lezat dan Bergizi, Ini Pilihan Buah untuk Usia 7-10 Bulan

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 27/10/2022

    Lezat dan Bergizi, Ini Pilihan Buah untuk Usia 7-10 Bulan

    Pada usia 6 bulan, bayi siap diberikan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Salah satu jenis makanan yang penting untuk diberikan yaitu buah-buahan. Namun, tidak semua jenis buah dapat dikonsumsi oleh si kecil. Oleh karena itu, mari cari tahu buah apa saja yang dapat diberikan sebagai MPASI untuk bayi usia 7 sampai 10 bulan. 

    Manfaat buah sebagai MPASI untuk tumbuh kembang bayi

    buah untuk bayi 7 bulan

    Saat memasuki usia 6 bulan, bayi umumnya sudah mampu mengonsumsi makanan padat.

    Ini karena bayi mulai membutuhkan energi dan nutrisi yang lebih banyak untuk tumbuh kembangnya sehingga perlu didukung dengan asupan tambahan selain ASI.

    Buah merupakan salah satu jenis makanan yang perlu diberikan setiap hari sebagai MPASI untuk bayi usia 7 sampai 10 bulan.

    Buah-buahan dapat diberikan setelah dihaluskan menjadi bubur (pure), dalam bentuk potong sebagai camilan, atau bahkan dibuat jus buah. 

    Hal ini karena buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat sehingga mengandung banyak manfaat untuk bayi.

    Melansir dari Healthxchange, manfaat buah-buahan untuk bayi meliputi berikut ini.

    • Meningkatkan kesehatan tubuh dan melindungi diri dari penyakit kini dan nanti termasuk penyakit kronis, seperti penyakit jantung.
    • Membantu mendukung tumbuh kembang bayi.
    • Memperkuat daya tahan tubuh dan membantu melawan penyebab penyakit.
    • Menjaga fungsi sistem pencernaan dan mencegah konstipasi.

    Pilihan buah untuk MPASI bayi usia 7 sampai 10 bulan 

    buah untuk bayi 7 bulan

    Karena masih awal masa penyesuaian dengan makanan padat, belum terlalu banyak jenis buah yang dapat diberikan untuk bayi usia 7 sampai 10 bulan.

    Buah-buahan yang dapat diberikan sesuai dengan usia bayi yaitu sebagai berikut.

    Buah untuk bayi usia 7 bulan 

    Pada usia 7 bulan, jenis buah yang dapat diberikan untuk bayi masih sangat terbatas karena menyesuaikan dengan kemampuan pencernaan bayi.

    Di usia bayi 7 bulan ini, tekstur buah untuk bayi masih harus berbentuk bubur (pure) karena ia masih dalam tahap belajar makan dan mengunyah.

    Beberapa buah yang dapat diberikan yaitu sebagai berikut.   

    • Pisang, yang dihaluskan menjadi bubur (pure).
    • Alpukat, yang dihaluskan menjadi pure.
    • Melon, yang dipotong kecil atau dibuat jus.  
    • Mangga, yang dicincang halus atau dibuat jus.

    Buah untuk bayi usia 8 bulan 

    Untuk bayi usia 8 bulan, pilihan buah yang dapat diberikan lebih beragam.

    Namun, Anda mulai bisa memberikan buah lunak yang dipotong kecil-kecil seukuran genggaman dan mudah dikunyah bayi.

    Mulai usia 8 bulan, bayi sudah bisa diperkenalkan dengan finger foodBerikut beragam pilihan buah untuk bayi usia 8 bulan.

    • Pisang, yang dihaluskan menjadi pure.
    • Jeruk, yang dipotong kecil dan dibuang bijinya. 
    • Apel, yang dipotong kecil dan direbus terlebih dahulu agar lebih lunak.  
    • Mangga, yang dicincang halus atau dipotong kecil seukuran genggaman bayi.
    • Semangka, yang dihaluskan menjadi pure atau dijus.   

    Buah untuk bayi usia 9 bulan

    Bayi usia 9 bulan sudah lebih terbiasa makan makanan padat.

    Oleh karena itu, lebih banyak lagi pilihan buah yang dapat diberikan, baik berbentuk bubur maupun finger food.

    • Pisang, yang dihaluskan menjadi pure atau dipotong kecil.
    • Alpukat, yang dihaluskan menjadi pure.
    • Apel, yang dipotong kecil dan direbus terlebih dahulu agar lebih lunak. 
    • Pir, yang dipotong kecil dan direbus terlebih dahulu agar lebih lunak.  
    • Jeruk, yang dipotong kecil dan dibuang bijinya.
    • Pepaya, yang dipotong kecil atau dihaluskan menjadi pure.
    • Mangga, yang dicincang halus atau dipotong kecil seukuran genggaman bayi.
    • Labu kuning, yang dipotong kecil dan direbus terlebih dahulu agar lebih lunak. 
    • Stroberi, bluberi, dan raspberi, yang dihaluskan menjadi pure. 
    • Buah naga, yang dihaluskan mejadi pure atau dipotong keci.
    • Persik, yang dipotong kecil. 

    Buah untuk bayi usia 10 bulan    

    Pada usia 10 bulan, bayi umumnya sudah bisa mengonsumsi sebagian besar jenis buah, terutama buah-buahan yang telah disebutkan di atas. 

    Selain itu, bayi juga sudah dapat dilatih untuk mengonsumsi makanan yang lebih bertekstur, terutama jika gigi bayi mulai tumbuh.

    Buah yang sebelumnya perlu dihaluskan dapat diberikan sebagai camilan (finger food) untuk bayi.

    Agar lebih mudah, cukup potong buah sesuai dengan ukuran genggaman dan kemampuan mengunyah bayi.     

    Meski umumnya buah aman untuk dikonsumsi oleh bayi sejak usia 7 bulan, beberapa jenis buah dapat menimbulkan reaksi alergi pada sejumlah orang.

    Alergi tersebut juga tidak menutup kemungkinan terjadi pada si kecil.

    Supaya lebih aman, Anda dapat dilakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum memberikan buah kepada bayi.

    Dengan begitu, Anda bisa merasa lebih aman saat memilih dan memberikan buah sebagai MPASI untuk bayi usia 7 bulan ke atas.

    Namun, Anda tetap bisa memperkenalkan buah sejak usianya 6 bulan.

    Cara mempersiapkan buah untuk MPASI bayi

    buah untuk bayi 7 bulan

    Penting untuk memastikan buah sudah cukup lunak bagi bayi. Buah yang bertekstur keras dapat dimasak terlebih dahulu agar menjadi lunak.

    Berikut adalah cara mempersiapkan buah sebagai MPASI. 

    1. Cuci buah dengan air mengalir. Pastikan buah telah dicuci dengan bersih. 
    2. Kupas dan potong buah menjadi ukuran yang lebih kecil serta bersihkan biji yang ada di dalamnya. 
    3. Jika diperlukan, rebus buah selama sekitar 2 menit dengan air agar buah menjadi lebih lunak. Jumlah air yang digunakan dapat disesuaikan dengan ukuran dan tekstur buah itu sendiri. 
    4. Haluskan buah hingga sesuai dengan kemampaun mengunyah bayi. 
    5. Bila tekstur buah terlalu kental dapat ditambahkan ASI atau susu formula agar lebih encer.        
    6. Jika mengandung banyak air, buah juga dapat dijadikan sebagai jus. Namun, jangan menambahkan gula karena buah sudah mengandung gula yang cukup untuk bayi.   

    Bayi lebih rentan mengalami gangguan pencernaan akibat bakteri pada makanan, termasuk bakteri penyebab keracunan makanan.

    Oleh karena itu, sebelum mempersiapkan MPASI, pastikan juga untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu agar kebersihan makanan bayi dapat terjaga dengan baik.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 27/10/2022

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan