5 Hal yang Harus Dilakukan Suami saat Dampingi Istri Berikan ASI

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Menyusui bukanlah pekerjaan sendiri, butuh dukungan ayah saat ibu memberikan ASI kepada si buah hati. ASI merupakan asupan penting untuk bayi sebagai proteksi utama untuk melindungi kesehatannya, serta mendukung tumbuh kembangnya.

Dukungan ayah juga turut serta dalam memperlancar ASI ibu dan juga perkembangan si kecil. Maka dari itu, ketahui betapa pentingnya keberadaan ayah dalam mendampingi ibu memberikan ASI.

Peran ayah dalam mendukung pemberian ASI

Secara alamiah, menyusui melibatkan kontak ibu dan anak. Dan proses ini berlangsung hingga anak menginjak sekitar usia 3 tahun. Lantas seperti apa peran ayah?

Dukungan ayah dalam mendampingi ibu saat pemberian ASI sangatlah berarti. Sebuah penelitian dari Women and Birth mengungkapkan, dukungan dan semangat ayah dapat memperlancar ASI dan membuat ibu mampu bertahan menyusui lebih lama.

Meski terdengar sederhana, ada masanya ibu merasa kelelahan. Bahkan sebagian ibu merasakan payudara sakit saat menyusui. Di sinilah peran Ayah untuk mendampingi dan memberi kekuatan kepada ibu, sehingga pemberian ASI akan terasa lebih menyenangkan.

Dukungan ayah juga bisa dilakukan dengan memperhatikan asupan nutrisi ibu. Melansir dari laman UNICEF, saat menyusui, ibu akan membutuhkan sebanyak 500 kalori tambahan per harinya. Kebutuhan ibu yang perlu dipenuhi di antaranya kalsium, vitamin A, zat besi, dan asam folat.

Asupan tersebut penting untuk menutrisi bayi yang akan disalurkan melalui ASI. Ketika gizi ibu cukup, maka kualitas ASI baik, dan bayi juga mendapatkan nutrisi yang membantunya bertumbuh serta berkembang.

Cara suami berikan dukungan ASI pada istri

menyusui

Setelah mengetahui manfaat dari pemberian dukungan ASI, lantas bagaimana para ayah memulainya? Anda tak perlu panik atau canggung saat mendampingi istri dalam memberikan ASI. Mulai dan lakukan hal berikut ini.

1. Bantu ibu lebih rileks

Saat pemberian ASI tiba, ayah bisa membantu istri lebih rileks. Berikan bantal pada kepala atau lengan istri, sehingga posisi menyusui lebih mudah dan nyaman.

Anda juga bisa menyetel musik lembut, sehingga ibu juga menikmati proses pemberian ASI. Duduklah di sampingnya sambil berbincang topik yang menyenangkan.

2. Ingatkan ibu untuk mengonsumsi nutrisi seimbang

Selama masa menyusui, ibu butuh nutrisi tambahan untuk menjaga staminanya dan juga mendukung kualitas produksi ASI. Stamina ibu tak hanya penting untuk produksi ASI, tetapi juga mendukung kegiatan barunya dalam menjaga si kecil.

Anda bisa mengingatkan ibu untuk mengonsumsi asupan nutrisi yang seimbang kandungan nutrisi makro dan mikro. Nutrisi yang dibutuhkan antara lain zat besi, kalsium, fosfor, magnesium, dan vitamin D.

3. Tetap lembut dan suportif

Terus dampingi ibu saat memberikan ASI. Bila ini pertama kali ibu memberikan ASI, ayah perlu tetaplah bersabar dalam mendampinginya. Terkadang pada tahap awal menyusui butuh banyak penyesuaian hingga akhirnya ibu merasa nyaman.

Bagaimanapun berikan ia kepercayaan diri dan tetap menjadi ayah yang suportif. Misalnya dengan mengatakan bahwa Anda mempercayai partner bisa memberikan ASI yang baik untuk tumbuh kembang si kecil.

4. Selalu siap sedia

Saat bayi baru lahir, ibu membutuhkan dukungan moral dalam memberikan ASI. Meskipun pemberian ASI terjadi secara alamiah, tetapi dukungan ayah tetap selalu dibutuhkan.

Jangan lupa selalu siap sedia untuk istri Anda. Persiapan menjadi ibu menyusui membutuhkan dua pihak yang bekerjasama. Alangkah lebih baik, bila Anda memberikan bantuan yang meringankan pekerjaan istri.

Misalnya, membantu pekerjaan domestik istri ketika ia sedang mengurus si kecil. Turut ada di sebelahnya ketika proses menyusui berlangsung. Di sinilah peran ayah sangat penting dalam meringankan dan memberikan semangat kepada ibu menyusui.

5. Menyentuh bayi saat menyusui

Menyusui melibatkan kontak fisik yang membentuk hubungan antara ibu, bayi, dan ayah. Oleh karenanya, ayah perlu memberi elusan lembut pada bayi saat proses menyusui.

Ketika ada proses kontak fisik, akan terjadi proses pelepasan hormon oksitosin. Hormon oksitosin membantu ikatan terjalin lebih dekat. Oleh karena itu, ayah bisa melakukan kontak fisik secara sering saat ibu memberikan ASI.

Hal sederhana tersebut bisa ayah terapkan sambil mendampingi ibu memberikan ASI, sehingga ikatan bersama si kecil terbangun lebih erat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayinya?

Diabetes merupakan penyakit yang bisa diwariskan dari orangtua kepada anaknya. Oleh karena itu, bolehkah ibu dengan diabetes menyusui bayinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diabetes, Health Centers 12/11/2019 . 4 menit baca

Boleh dan Amankah Ibu dengan Kanker Payudara Menyusui Bayinya?

Ibu dengan penyakit kanker payudara dan harus menyusui pasti khawatir dengan kesehatan bayinya. Lantas, boleh dan amankah jika ini dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Parenting, Menyusui 29/09/2019 . 4 menit baca

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Sushi? Simak Penuturan Ahli Berikut Ini

Makanan mentah, seperti sushi menjadi pantangan untuk ibu hamil. Lantas, apakah ibu menyusui juga tidak boleh makan sushi? Yuk, cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Parenting, Menyusui 26/09/2019 . 4 menit baca

5 Langkah Tepat Mengatasi Sakit Tenggorokan Pada Ibu Menyusui

Sakit tenggorokan saat menyusui, pasti membuat Anda tidak nyaman. Jangan cemas, Anda bisa mengatasi sakit tenggorokan saat menyusui dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Parenting, Menyusui 10/09/2019 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

ibu menyusui positif coronavirus

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . 6 menit baca
puting menyusui

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23/02/2020 . 4 menit baca
Cara menyusui bayi prematur

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhannya Optimal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020 . 7 menit baca
menyusui saat liburan

5 Tips Bagi Ibu Menyusui Agar Liburan Tetap Asyik dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/12/2019 . 4 menit baca