Pyrazinamide

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Pyrazinamide Obat Apa?

Untuk apa Pyrazinamide?

Pirazinamid adalah obat yang digunakan dengan obat lain dengan fungsi untuk mengobati tuberkulosis (TB). Obat ini adalah antibiotik dan bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Obat antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri. Obat ini tidak akan bekerja untuk infeksi virus (seperti flu biasa, pilek). Penggunaan yang tidak perlu atau penyalahgunaan antibiotik apapun dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.

Dosis pirazinamid dan efek samping pirazinamid akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Pyrazinamide?

Konsumsi obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali sehari atau dua kali seminggu, atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Dosis didasarkan pada usia, berat badan, kondisi medis, dan respon terhadap pengobatan.

Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda berada pada tingkat yang konstan. Oleh karena itu, gunakan obat ini secara teratur. Jika Anda minum obat ini setiap hari, gunakan pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda menggunakan obat ini pada jadwal mingguan, gunakan pada hari yang sama dalam seminggu dan pada waktu yang sama setiap hari. Tandai hari penggunaan obat pada kalender Anda.

Terus gunakan obat ini (dan obat TB lain) sampai jumlah yang ditentukan habis, bahkan jika gejala telah hilang. Penghentian pengobatan yang terlalu dini atau melewatkan dosis memungkinkan bakteri untuk terus tumbuh, yang dapat mengakibatkan kembalinya infeksi dan menyebabkan infeksi lebih sulit untuk diobati (tahan).

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Pyrazinamide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Aturan Pakai Pyrazinamide

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Pyrazinamide untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa Biasa untuk Tuberkulosis – Aktif

15 sampai 30 mg / kg (sampai 2 g) secara oral sekali sehari dalam kombinasi dengan tiga obat anti-tuberkulosis lainnya untuk awal 2 bulan dari 6 bulan atau 9 bulan waktu penggunaan pengobatan, sampai tes kemanjuran obat diketahui. Penggunaan dosis alternatif dari 50 sampai 75 mg / kg (sampai dengan 3 g) secara oral dua kali seminggu dapat digunakan setelah 2 minggu terapi setiap hari untuk meningkatkan kebutuhan pasien.

Atau, CDC, The American Thoracic Society, dan Infectious Diseases Society of America menyarankan dosis berikut berdasarkan taksiran berat badan ramping:

Dosis harian:

40 sampai 45 kg: 1000 mg

56-75 kg: 1500 mg

76-90 kg: 2000 mg

Dosis 2 kali setiap minggu:

40-55 kg: 2000 mg

56-75 kg: 3000 mg

76-90 kg: 4000 mg

Dosis 3 kali setiap minggu:

40-55 kg: 1500 mg

56-75 kg: 2500 mg

76-90 kg: 3000 mg

Dosis Dewasa Biasa untuk Tuberkulosis – Laten

Harus dikonsultasikan dengan ahli kesehatan masyarakat sebelum penggunaan dikombinasikan dengan rifampisin.

15 sampai 20 mg / kg, berdasarkan berat badan aktual, secara oral sekali sehari (maksimum 2 g) selama 2 bulan. Atau, dosis 50 mg / kg dapat diberikan secara oral dua kali seminggu (maksimum 4 g).

Bagaimana dosis Pyrazinamide untuk anak-anak?

Dosis Anak-anak Biasa untuk Tuberkulosis – Aktif

Tuberkulosis:

(Digunakan sebagai bagian dari penggunaan beberapa obat. Metode pengobatan terdiri dari fase 2 bulan awal, diikuti dengan fase kelanjutan mulai dari 4 atau 7 bulan tambahan. Frekuensi dosis dapat berbeda tergantung pada fase terapi)

Bayi, anak-anak kurang dari 40 kg dan Remaja 14 tahun dan kurang dari 40 kg:

Pasien non-HIV :

Terapi harian: 15 sampai 30 mg / kg / dosis (maksimum: 2 g / dosis) sekali sehari

Terapi yang diawasi langsung (DOT): 50 mg / kg / dosis (maksimum: 2 g / dosis) dua kali seminggu

Memiliki HIV / pasien yang terinfeksi:

Terapi harian: 20 sampai 40 mg / kg / dosis sekali sehari (maksimum: 2 g / hari)

Dalam dosis apakah Pyrazinamide tersedia?

Tablet 500 mg

Dosis Pyrazinamide

Efek samping apa yang dapat dialami karena Pyrazinamide?

Hentikan menggunakan Pyrazinamide dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • Reaksi alergi (kesulitan bernapas; penyumbatan tenggorokan, pembengkakan bibir, lidah, atau wajah, atau gatal-gatal);
  • Demam;
  • Kelemahan yang tidak biasa atau kelelahan;
  • Mual, muntah, atau kehilangan nafsu makan;
  • Kulit atau mata kuning;
  • Urin gelap;
  • Sulit atau nyeri saat buang air kecil;
  • Sendi terasa sakit atau bengkak;
  • Sengal yang parah; atau
  • Ruam

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Efek samping Pyrazinamide

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Pyrazinamide?

Dalam memutuskan untuk menggunakan obat, risiko minum obat harus dipertimbangkan. Ini adalah keputusan Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, berikut harus dipertimbangkan:

Alergi

Beritahu dokter jika Anda pernah memiliki reaksi yang tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lainnya. Juga beritahu ahli kesehatan jika Anda memiliki jenis lain dari alergi, seperti untuk makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk non-resep, baca label atau bahan obat dengan hati-hati.

Anak-anak

Pirazinamid telah digunakan pada anak-anak dalam dosis yang efektif, dan belum dilaporkan menyebabkan efek samping yang berbeda atau masalah pada anak-anak daripada yang terjadi pada orang dewasa.

Lansia

Banyak obat belum diteliti secara khusus pada orang tua. Oleh karena itu, mungkin tidak diketahui apakah mereka bekerja dengan cara yang sama pada orang dewasa muda. Meskipun tidak ada informasi spesifik yang membandingkan pyrazinamide pada orang tua dengan penggunaan dalam kelompok usia lainnya, obat ini tidak diharapkan untuk menyebabkan efek samping yang berbeda atau masalah pada orang tua yang dibandingkan dengan orang dewasa muda.

Apakah Pyrazinamide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •  A= Tidak berisiko
  •  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C=Mungkin berisiko
  •  D=Ada bukti positif dari risiko
  •  X=Kontraindikasi
  •  N=Tidak diketahui

Studi pada wanita menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko yang minimal untuk bayi bila digunakan selama menyusui.

Peringatan dan Perhatian Obat Pyrazinamide

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Pyrazinamide?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Siklosporin
  • Etionamid
  • Rifampisin
  • Zidovudine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Pyrazinamide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Pyrazinamide?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Encok (adanya riwayat)–Pyrazinamide dapat memperburuk atau menyebabkan serangan encok pada pasien dengan riwayat encok
  • Penyakit hati (berat)–Pasien dengan penyakit hati yang parah yang menggunakan pyrazinamide mungkin memiliki peningkatan efek samping

Interaksi Obat Pyrazinamide

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saling Berkaitan, Ini Tips Cegah Hipertensi dan Atrial Fibrilasi

Hipertensi dan atrial fibrilasi berhubungan erat terhadap kualitas kesehatan. Cari tahu langkah cerdas bagaimana cara mencegah hipertensi dan dampaknya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
alat mencegah hipertensi
Hipertensi, Kesehatan Jantung 30 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Hemodialisis, Prosedur Cuci Darah untuk Penyakit Gagal Ginjal

Hemodialisis merupakan prosedur membersihkan tubuh dari limbah berbahaya, garam ekstra, dan air ekstra. Berikut pertanyaan umum tentang hemodialisis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Urologi, Ginjal 21 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Penyakit Ginjal

Penyakit atau sakit ginjal adalah gangguan fungsi pada organ ginjal. Apa saja gejala dan penyebab penyakit ini? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Ginjal 16 September 2020 . Waktu baca 12 menit

Transplantasi Ginjal

Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit