Methylergometrine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Methylergometrine Obat Apa?

Untuk apa methylergometrine?

Methylergometrine atau metilergometrin adalah obat dengan fungsi untuk mengatasi perdarahan setelah melahirkan (perdarahan postpartum). Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan kontraksi rahim.

Dosis dan efek samping methylergometrine akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana aturan pakai methylergometrine?

Obat ini tersedia sebagai tablet untuk dikonsumsi dan sebagai larutan yang harus disuntikkan oleh petugas medis ke dalam pembuluh darah.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau malah memburuk atau jika Anda memilki gejala baru. Jika Anda merasa Anda mungkin memiliki masalah medis yang serius, dapatkan bantuan medis segera.

Ikuti aturan minum obat yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Selalu baca petunjuk pemakaian obat sebelum menggunakan obat ini.

Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, lebih lama dari yang disarankan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Methylergometrine paling baik disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari paparan sinar cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram Methylergometrine ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Methylergometrine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis methylergometrine untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

Untuk mencegah pendarahan setelah melahirkan

  • Oral: 200 mcg 3-4 kali sehari dalam masa nifas selama 2-7 hari.
  • Intramuskular: 200 mcg. Dapat diulang setiap 2-4 jam. Max: 5 dosis.
  • Intravena: sebagai langkah darurat, 200 mcg melalui injeksi dengan lambat selama setidaknya 1 menit, dapat mengulang setiap 2-4 jam, hingga maksimal 5 dosis.

Bagaimana dosis methylergometrine untuk anak-anak?

Dosis untuk anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Larutan, suntikan: 0,2 mg / mL.

Efek samping Methylergometrine

Efek samping apa yang dapat dialami karena methylergometrine?

Seperti penggunaan obat-obatan lainnya, penggunaan methylergometrine dapat menyebabkan beberapa efek samping. Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan.

Namun, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda memiliki masalah apapun setelah minum obat ini.

Menurut Drugs.com, efek samping dari metilertgometrin meliputi:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Halusinasi
  • Tinnitus
  • Mual
  • Muntah
  • Rasa busuk
  • Diare
  • Hipertensi
  • Nyeri dada sementara
  • Palpitasi
  • Bradikardia
  • Hidung tersumbat
  • Dyspnoea
  • Diaphoresis
  • Tromboflebitis
  • Hematuria
  • Mabuk air
  • Kram kaki
  • Reaksi alergi

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Methylergometrine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Methylergometrine?

Sebelum memutuskan untuk memakai metilergometrin, Anda perlu memerhatikan beberapa hal. Berikut adalah kondisi-kondisi yang harus dipertimbangkan:

Obat-obatan dan penyakit tertentu

Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda gunakan, baik obat resep, nonresep, suplemen, atau obat herbal. Hal ini dikarenakan beberapa jenis obat mungkin dapat berinteraksi dengan methylergometrine.

Selain itu, penting juga untuk menginformasikan dokter mengenai penyakit atau kondisi kesehatan lain yang sedang Anda derita. Kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya interaksi dengan penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap methylergometrine atau bahan lainnya yang terkandung dalam obat ini. Selain itu, periksakan diri Anda untuk mengetahui jika Anda memiliki alergi lain, misalnya terhadap makanan, pewarna, atau hewan tertentu.

Anak-anak

Obat ini belum diuji keamanannya untuk anak-anak. Sebelum memberikan obat ini untuk anak-anak, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

Apakah Methylergometrine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Methylergometrine pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A=Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Methylergometrine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan methylergometrine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • antijamur azole (misalnya, itraconazole, ketoconazole, vorikonazol)
  • beta-blocker (misalnya, propranolol)
  • antibiotik
  • clotrimazole
  • cobicistat
  • fluoxetine
  • fluvoxamine
  • ketolide (misalnya, telitromisin)
  • antibiotik makrolida (misalnya, klaritromisin, eritromisin)
  • nefazodone
  • PI (misalnya, indinavir, ritonavir, telaprevir)
  • inhibitor reverse transcriptase (misalnya, delavirdine, efavirenz)
  • triptans (misalnya sumatriptan)
  • zileuton
  • nevirapine
  • rifamycin (misalnya rifampin)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan methylergometrine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain:

  • Infeksi darah atau riwayat masalah pembuluh darah (misalnya di otak atau jantung), stroke, masalah hati, masalah ginjal, masalah jantung, atau tekanan darah tinggi (tekanan darah tinggi terutama disebabkan oleh kehamilan)
  • Eklampsia (jenis kejang tertentu pada wanita hamil)
  • Jika Anda merokok, sangat gemuk, atau memiliki diabetes atau kolesterol tinggi

Overdosis Methylergometrine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Berikut adalah gejala-gejala overdosis yang perlu Anda waspadai:

  • mual
  • muntah-muntah
  • pusing
  • hilang keseimbangan
  • mati rasa dan kesemutan
  • kejang-kejang

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber