Concor

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa Concor digunakan?

Concor adalah obat untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dengan kandungan utama bisoprolol. Obat ini bekerja dengan cara melemaskan kerja pembuluh darah sekaligus memperlambat detak jantung, sehingga berangsur-angsur membantu menurunkan tekanan darah serta meringankan gejala-gejala hipertensi.

Obat Concor tergolong dalam kelas obat beta-blocker. Biasanya, obat darah tinggi beta-blocker jenis bisoprolol dapat digunakan sendiri atau digabung dengan obat-obatan lainnya.

Menurut DrugBank, selain untuk mengatasi hipertensi, obat ini juga dapat diberikan pada pasien penderita penyakit paru obstruktif kronis (COPD).

Bagaimana aturan pakai Concor?

Concor adalah obat oral yang ditelan melalui mulut. Obat ini dapat minum sebelum atau sesudah makan.

Dianjurkan untuk rutin mengikuti dosis demi mendapatkan manfaat optimal dari obat ini. Obat ini biasanya diminum sebanyak 1 tablet setiap hari.

Simak dengan baik aturan minum obat yang diberikan oleh dokter dan tim medis sebelum menggunakan obat ini. Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Concor adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, yaitu sekitar di bawah 30 derajat Celsius. Jauhkan dari paparan sinar cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram Concor ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan dengan Concor.

Berapa dosis Concor untuk dewasa?

Sebagai dosis awal, minum Concor dosis 5-10 miligram (mg) sebanyak 1 tablet sehari. Sedangkan untuk dosis pemeliharaan, Anda bisa mengonsumsi obat ini setiap harinya sesuai saran dokter.  

Berapa dosis Concor untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas obat ini belum ditetapkan pada pasien anak-anak kurang dari 18 tahun.

Dalam dosis dan sediaan apa obat ini tersedia?

Concor tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis yang berbeda-beda, yakni 1.25 mg, 2.5 mg, 5 mg, dan 10 mg. Kandungannya adalah bisoprolol yang merupakan jenis obat beta blocker.

Efek Samping

Apa efek samping Concor yang mungkin terjadi?

Seperti penggunaan obat-obatan lainnya, penggunaan Concor dapat menyebabkan beberapa efek samping. Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan.

Hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami efek samping berupa:

  • tekanan darah rendah (hipotensi)
  • bradikardia
  • sesak napas (dispnea)
  • pusing
  • mual
  • muntah
  • diare
  • sembelit
  • tubuh terasa lemas

Tidak menutup kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya reaksi alergi. Segera hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter Anda jika terjadi reaksi alergi parah (anafilaktik), dengan gejala-gejala seperti:

  • pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah
  • ruam kulit
  • gatal-gatal
  • kesulitan bernapas

Efek samping tersebut tidak selalu terjadi pada semua orang. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan kemungkinan efek samping yang timbul, silakan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Concor?

Sebelum memutuskan untuk memakai Concor, Anda perlu memerhatikan beberapa hal. Berikut adalah kondisi-kondisi yang harus dipertimbangkan:

Obat-obatan dan penyakit tertentu

Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda gunakan, baik obat resep, nonresep, suplemen, atau obat herbal. Hal ini dikarenakan beberapa jenis obat mungkin dapat berinteraksi dengan Concor.

Selain itu, penting juga untuk menginformasikan dokter mengenai penyakit atau kondisi kesehatan lain yang sedang Anda derita. Kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya interaksi dengan penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi obat, terutama terhadap Concor, bisoprolol, atau bahan lainnya yang terkandung dalam obat ini. Selain itu, periksakan diri Anda untuk mengetahui jika Anda memiliki alergi lain, misalnya terhadap makanan, pewarna, atau hewan tertentu.

Anak-anak

Obat ini belum diuji keamanannya untuk anak-anak. Sebelum memberikan Concor untuk anak-anak, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Concor termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (tidak berisiko pada beberapa penelitian) menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, setara dengan Badan POM di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A =  Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Concor?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Jika Anda menggunakan obat lain atau produk yang dijual bebas secara bersamaan, manfaat yang diberikan obat ini mungkin dapat berubah. Ini dapat meningkatkan risiko efek samping atau menyebabkan obat tidak bekerja dengan baik.

Menurut Healthline, kandungan bisoprolol dalam obat Concor dapat berinteraksi dengan obat atau produk berikut ini:

  • obat jantung (sotalol, amiodarone, quinidine, digoxin, propafenone)
  • obat beta-blocker lainnya (acebutolol, atenolol, metoprolol, propanolol)
  • obat calcium channel blocker (verapamil, amlodipine, felodipine, nifedipine)
  • obat anestesi (lidocaine)
  • obat malaria (mefloquine)
  • phenylephrine
  • pseudoephedrine
  • obat NSAID (ibuprofen, naproxen, sulindac, nabumetone)

Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan.

Makanan dan minuman apa saja yang tidak boleh dikonsumsi saat menggunakan Concor?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, perawat, atau tenaga medis lainnya.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Concor?

Kondisi kesehatan yang dialami mungkin bisa memengaruhi efek penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Hindari pemakaian obat ini jika Anda mengalami alergi terhadap kandungan Bisoprolol, bradikardia, gangguan pada jantung atau pembuluh darah, serangan jantung, gagal jantung, second degree heart block, penyakit ginjal, hipotensi, asma, penyakit hati akut, dan edema paru.  

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Concor dan apa efeknya?

Overdosis kandungan di dalam obat ini bisa menimbulkan gejala berupa detak jantung lemah, pusing, sulit bernapas, muntah, hilang kesadaran, dan kejang.

Maka itu, pastikan Anda menggunakan obat ini sesuai aturan pakai yang dianjurkan.

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi tim medis, ambulans (118 atau 119), atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saling Berkaitan, Ini Tips Cegah Hipertensi dan Atrial Fibrilasi

Hipertensi dan atrial fibrilasi berhubungan erat terhadap kualitas kesehatan. Cari tahu langkah cerdas bagaimana cara mencegah hipertensi dan dampaknya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
alat mencegah hipertensi
Hipertensi, Kesehatan Jantung 30 September 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Pasien penyakit jantung, perlu berhati-hati dalam memilih makanan. Berikut ini ada berbagai makanan yang dilarang (pantangan) untuk penyakit jantung.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Senam termasuk olahraga yang disarankan untuk penderita hipertensi. Yuk, ketahui apa saja manfaat dan jenis senam untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hipertensi, Kesehatan Jantung 17 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 4 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit