Nama Generik: Decolgen Merek: decolgen obat sakit kepala.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Decolgen digunakan?

Decolgen adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu seperti sakit kepala, demam, pilek, hidung tersumbat, mata berair, dan bersin-bersin. Obat ini memiliki tiga komposisi utama, yaitu:

  • Paracetamol 400 mg, berfungsi untuk mengobati rasa sakit ringan sampai sedang yang juga digunakan untuk meredakan demam.
  • Phenypropanolamine HCL 12,5 mg, obat dekongestan dengan fungsi menyusutkan pembuluh darah (vena dan arteri) sehingga bisa digunakan untuk mengobati kemampetan terkait dengan alergi, demam, iritasi sinus, dan flu biasa.
  • Chlorpheniramine maleate (jenis obat antihistamin) berfungsi untuk menghalangi histamin yang menyebabkan gejala alergi.

Bagaimana aturan pakai Decolgen?

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet dan digunaan setiap 4 sampai 6 jam sesuai kebutuhan. Jangan menggunakan dosis yang lebih atau mengurangi dosis atau menggunakan lebih sering dari yang disarankan oleh dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan.

Jika muncul gejala yang disertai dengan demam tinggi, atau jika mereka tidak membaik dalam 3 hari, hubungi dokter Anda. Ikuti petunjuk pada label obat Anda dengan hati-hati, dan tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk menjelaskan bagian yang tidak Anda mengerti.

Bagaimana cara menyimpan Decolgen?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis Decolgen untuk dewasa?

  • 1 tablet sekali minum 3 – 4 kali sehari sesuai kebutuhan

Berapa dosis Decolgen untuk anak-anak?

  • Anak-anak 6 – 12 tahun ½ tablet sekali minum 3 – 4 kali sehari sesuai kebutuhan

Dalam dosis dan sediaan apa Decolgen tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral, kapsul, dan sirup.

Efek Samping

Apa efek samping Decolgen yang mungkin terjadi?

Efek samping yang bisa ditimbulkan setelah mengonsumsi obat ini di antaranya:

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Penurunan napsu makan
  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Gangguan psikomotor
  • Jantung berdetak cepat dan berdebar-debar
  • Retensi urin (kandung kemih tidak bisa mengeluarkan urin hingga kosong)
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang dilaporkan bisa menyebabkan kerusakan hati

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Decolgen?

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan Decolgen, yaitu:

  • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak usia di bawa 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Penggunaan pada penderita yang mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu apabila Anda memiliki gangguan hati atau ginjal
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti orang dengan berat badan berlebih (overweight) dan usia lanjut.
  • Jangan gunakan obat ini apabila sudah lewat dari tanggal kadaluarsa.
  • Gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter atau petunjuk yang tertera di kemasan.

Apakah Decolgen aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Keamanan pemakaian obat ini untuk ibu hamil dan menyusui belum diketahui dengan jelas. Pasalnya sampai saat ini tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui.

Oleh karena itu, selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

 

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Decolgen?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Berikut ini beberapa jenis obat dan makanan yang seharusnya dihindari ketika akan mengonsumsi obat ini.

  • Jangan gunakan obat ini bersamaan dengan obat agen simpatomimetik (seperti epinephrine, pseudoefedrin, fenilefrin, dll) dan anestesi umum (seperti halothane, dll) karena akan membuat obat ini beracun.  
  • Jangan gunakan obat ini bersamaan dengan obat depresi (seperti amitriptylin, imipramin, sertraline, moclibemide, dll) karena dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah.
  • Jangan gunakan obat ini bersamaan dengan obat warfarin, obat pengencer darah. Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu apabila Anda sedang mengonsumsi obat warfarin.
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
  • Jangan gunakan obat ini bersamaan dengan obat yang mengandung paracetamol. Konsultasikan ke dokter atau apoteker untuk memastikan jika obat lain yang sedang Anda konsumsi tidak mengandung paracetamol.

Ada kondisi lain yang sebaiknya juga tidak bisa digunakan bersamaan dengan obat ini. Itu sebabnya, selalu konsultasi ke dokter terkait obat yang sedang Anda konsumsi, khususnya obat lain untuk batuk, pilek, demam, atau nyeri.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Decolgen?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Decolgen?

Ada beberapa kondisi kesehatan yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Memiliki riwayat alergi terhadap zat yang terkandung dalam obat decolgen, seperti paracetamol, phenypropanolamine HCL dan chlorpheniramine maleate.
  • Memiliki gangguan fungsi ginjal dan hati, glaukoma, anemia, hipertrofi prostat, hipertiroid, retensi urin.
  • Memiliki tekanan darah tinggi dan beberapa penyakit jantung, kecuali atas petunjuk dokter

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Decolgen dan apa efeknya?

Sama seperti penggunaan obat lainnya, overdosis obat Decolgen bisa menimbulkan gejala seperti keracunan yang menimbulkan rasa ketidaknyamanan.

Namun, sampai saat ini belum ada laporan mengenai kelebihan dosis penggunaan obat Decolgen. Jika ini terjadi, perlu dilakukan pengobatan simtomatik untuk menghilangkan atau mengurangi gejala. Segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2017 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan