Nama Generik: Cefuroxime Merek: Anbacim, Celocid Dexa Medica, Oxtercid, Sharox, Situroxime, Zinnat, Celocid Ferron, Cethixime, Kalcef, Naroxit, Soxime, Zinacefdanshutterstock_705668254.

Penggunaan

Untuk apa Cefuroxime?

Cefuroxime adalah obat antibiotik dengan fungsi untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakterial. Obat ini tergolong dalam obat-obatan kelas antibiotik yang dikenal sebagai cephalosporin yang bekerja untuk menghentikan pertumbuhan bakteria.

Antibiotik seperti cefuroxime tidak akan berpengaruh pada infeksi viral seperti demam dan influenza.  Menggunakan antibiotik saat tidak dibutuhkan meningkatkan risiko terkena infeksi yang kebal dengan pengobatan antibiotik. Oleh sebab itu, konsumsi obat ini sesuai dengan instruksi dokter.

Dosis cefuroxime dan efek samping cefuroxime akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Cefuroxime?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan antibiotik cefuroxime adalah:

  • Selalu ikuti aturan yang telah diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.
  • Patuhi jumlah, takaran dosis dan jadwal konsumsi obat ini sesuai yang telah diresepkan untuk Anda. kuti petunjuk pemakaian yang tertulis pada label produk.
  • Anda dapat mengonsumsi tablet cefuroxime setelah makan atau tanpa makan terlebih dahulu.
  • Cefuroxime cair harus dikonsumsi setelah makan.
  • Kocok botol sebelum digunakan. Untuk memastikan Anda menakar dosis yang tepat, gunakan sendok atau gelas khusus obat yang disediakan. Tidak dianjurkan untuk menakar dosis menggunakan sendok makan. Jika Anda tidak memiliki sendok obat, mintalah kepada apoteker Anda.
  • Jika ingin berganti dari obat tablet ke obat cair, Anda mungkin harus menyesuaikan kembali dosis yang tepat untuk Anda. Pengobatan tidak akan bekerja optimal jika Anda tidak mengikuti jumlah dan takaran dosis yang telah ditentukan oleh dokter.
  • Konsumsi obat ini sampai habis sesuai masa konsumsi yang telah diresepkan oleh dokter Anda.
  • Cefuroxime tidak akan berpengaruh pada infeksi viral seperti demam dan influenza.
  • Cefuroxime dapat mengaburkan hasil tes medis Anda, termasuk tes kadar gula dalam urin. Informasikan kepada dokter yang menangani Anda jika Anda sedang menggunakan cefuroxime.

Bagaimana cara penyimpanan Cefuroxime?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Cefuroxime untuk orang dewasa?

Untuk pengobatan infeksi, dosis cefuroxime adalah 250 – 500 mg yang diminum 2 kali sehari. Sementara melalui suntikkan ke dalam otot atau pembuluh darah vena, dosis cefuroxime berkisar dari 750 mg – 1,5 gram setiap 8 jam selama 5-10 hari.

Bagaimana dosis Cefuroxime untuk anak-anak?

Anak usia 3 bulan – 12 tahun

  • Untuk pengobatan infeksi, dosis cefuroxime adalah 50 – 100 mg/kg/hari dalam dosis yang terbagi tiap 6 – 8 jam. Maksimum dosis 6 gram/hari selama 7 – 10 hari, tergantung tingkat keseriusan infeksi dan kondisi kesehatan pasien.

Dalam dosis apakah Cefuroxime tersedia?

Cefuroxime tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Tablet, oral: 250mg, 500mg
  • Larutan, injeksi: 750mg, 1.5g, 7.5g
  • Larutan, intravenous: 750mg, 1.5g, 7.5g
  • Suspensi, reconstituted, oral: 125mg/5ml, 250mg/5ml

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Cefuroxime?

Efek samping paling umum dari antibiotik cefuroxime adalah:

  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Kram perut
  • Diare ringan
  • Batuk
  • Hidung mampet
  • Sakit otot atau otot terasa tegang
  • Sakit kepala, mudah mengantuk
  • Reaksi alergi
  • Bercak putih atau nyeri di dalam mulut atau bibir
  • Rasa tidak nyaman dalam mulut
  • Ruam popok pada bayi setelah mengonsumsi cefuroxime cair
  • Gatal-gatal ringan atau ruam
  • Gatal-gatal pada area vagina atau bokong

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Cefuroxime?

Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini jika Anda pernah mengidap reaksi alergi parah terhadap cefuroxime atau obat antibiotik tipe cephalosporin lainnya, seperti:

Untukmemastikan bahwa cefuroxime aman untuk Anda konsumsi, informasikan kepada dokter jika Anda memiliki alergi obat-obatan (terutama penisilin) atau jika Anda mengidap:

Jika Anda mengidap salah satu kondisi di atas, penting untuk Anda untuk menyesuaikan dosis atau melakukan tes khusus sebelum menjalani pengobatan dengan cefuroxime.

Apakah Cefuroxime aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Cefuroxime?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Cefuroxime?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Cefuroxime?

Kondisi kesehatan yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa masalah kesehatan yang harus Anda beritahu dulu ke dokter sebelum mengonsumsi antibiotik cefuroxime adalah:

  • Colitis, atau pernah mengidap
  • Gangguan saluran pencernaan, atau pernah mengidap
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Kadar nutrisi yang tidak seimbang
  • Gangguan ginjal temporer atau permanen

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis antibiotik cefuroxime adalah:

  • Kejang

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 2, 2018 | Terakhir Diedit: April 2, 2018