4 Cara Menghilangkan Rasa Mengantuk Setelah Makan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mengantuk setelah makan dialami hampir semua orang, terutama di siang hari. Hal ini mungkin mengganggu Anda saat harus bekerja. Berbagai cara dilakukan untuk melawan rasa kantuk ini, minum kopi misalnya. Apa saja cara untuk melawan kantuk setelah makan? Apa sih yang menyebabkan kita ingin tidur setelah makan?

Mengapa merasa ngantuk setelah makan?

Menguap dan mengantuk setelah makan umum dialami oleh banyak orang. Ini merupakan respons tubuh terhadap perubahan biokimia yang terjadi setelah makan. 

Salah satu penyebabnya adalah adanya produksi hormon serotonin dan melatonin yang dapat menyebabkan kantuk. Produksi hormon serotonin bisa meningkat saat Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat. Sedangkan, melatonin bisa didapatkan dari beberapa makanan seperti ceri, pisang, dan oat. Saat mencerna makanan, tubuh juga dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dan melatonin.

Alasan lain yaitu karena Anda kurang tidur atau Anda tidak melakukan hal apapun setelah makan. Beberapa alasan terkait kondisi kesehatan Anda juga bisa menjadi penyebab ngantuk setelah makan, seperti diabetes, anemia, penyakit celiac, dan intoleransi makanan.

ngantuk setelah makan kekenyangan

Bagaimana menghindari kantuk usai makan?

Sebenarnya, banyak hal yang bisa Anda lakukan selain minum kopi untuk membuang rasa kantuk Anda. Kopi memang mengandung kafein yang dapat menghalangi kerja hormon di otak yang menyebabkan ngantuk. Tapi, kopi bukan satu-satunya hal yang bisa membuat Anda tidak ngantuk.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindari rasa ngantuk setelah makan adalah:

1. Bergeraklah setelah Anda makan

Lakukan hal yang bisa Anda lakukan yang membuat Anda tetap aktif bergerak. Jika Anda hanya duduk-duduk saja setelah makan, kemungkinan Anda merasa ngantuk setelah makan akan lebih besar. Beraktivitas dapat meningkatkan aliran darah Anda, sehingga oksigen dan nutrisi dapat dialirkan dengan baik ke seluruh sel-sel tubuh dan Anda menjadi lebih berenergi. Berjalan setidaknya 15 menit setelah makan atau menaiki tangga dibandingkan lift mungkin dapat membantu mencegah kantuk.

2. Pilih makanan Anda dengan bijak

Pada saat makan siang, sebaiknya pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan cukup zat besi. Karbohidrat mengandung glukosa yang dapat memberikan energi bagi tubuh untuk melakukan fungsinya. Zat besi juga diperlukan untuk memproduksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh untuk meningkatkan tubuh.

Hindari mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula tinggi, seperti fast food. Makanan ini dapat menambah banyak kalori pada tubuh tapi kurang nutrisi. Gula yang tinggi juga dapat memberi lonjakan pada kadar gula darah Anda tapi bisa menghilang dengan cepat sehingga menyebabkan kantuk dan lelah.

Pada saat makan malam, sebaiknya pilih makanan yang mengandung karbohidrat sederhana dan protein. Kombinasi kedua zat gizi ini dapat membuat Anda ngantuk, sehingga Anda bisa tidur lebih cepat dan nyenyak. Pada pagi hari, sebaiknya pilih makanan yang lebih mudah dicerna dan dapat memberikan energi awal yang cukup untuk memulai aktivitas Anda.

3. Jangan makan terlalu banyak

Jaga porsi makan Anda jangan sampai berlebihan. Makan berlebihan dapat membuat Anda sangat kenyang sekaligus ngantuk. Mengapa menyebabkan ngantuk? Karena untuk mencerna semua makanan itu, tubuh juga membutuhkan lebih banyak energi. Hal ini tentu bisa membuat tubuh Anda merasa lelah dan ngantuk.

4. Minum air putih yang cukup

Pastikan Anda minum air putih yang cukup saat makan. Air putih dapat menghidrasi tubuh Anda, sehingga Anda terhindar dari kelelahan, sulit berkonsentrasi, dan ngantuk. Ingat, semua organ dalam tubuh Anda membutuhkan air untuk melakukan fungsinya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit